[EVENT REPORT] Soft Opening Bandung Champion City, Wisata Edukatif Anak di Bandung Timur

6:43:00 PM



Nyari playground yang pas untuk anakku itu susah-susah gampang, karena anakku aktif dan senang eksplorasi. Ya, di Bandung Timur memang tempat bermain untuk anak-anak jumlahnya terbatas dan harus ke daerah utara atau ke pusat kota dulu untuk mengunjungi playground yang bagus dan luas.

Hari Minggu, 24 Maret 2019 kemarin aku diundang untuk menghadiri acara Soft Opening Bandung Champion City di Lucky Square Mall, Antapani. Para warga Bandung Timur pastinya tahu lah ya, Lucky Square ini termasuk mall yang sepi banget karena isinya cuma sedikit, paling yang aku tahu cuma Yogya Fashion, AW, dan Electronic City. Udah lama banget juga aku nggak ke Lucky Square, kayaknya dulu terakhir pas aku SMP atau SMA deh, lupa.


Nah, sekarang Lucky Square punya tempat wisata edukatif untuk anak nih, namanya Bandung Champion City. Konsep dari BCC ini adalah kota metropolitan mini dimana anak-anak bisa bermain peran menjalani berbagai profesi sekaligus belajar berbagai macam hal. Tidak hanya itu, setelah bermain di BCC juga para orangtua akan mendapatkan report berupa hasil analisa minat dan bakat sesuai dengan aktifitas yang telah dilakukan oleh anak selama bermain di BCC.







BCC terdiri dari 78 wahana dan 177 profesi di dalam area seluas 10.000m2 yang dipantau oleh CCTV di setiap sudutnya. Hasil CCV juga bisa dicek di smartphone orang tua untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.



Selain belajar mengenai konsep bekerja dan masing-masing profesi, anak juga akan belajar mengenai cara memanage uang. Saat bermain anak akan diberikan upah atau gaji berupa mata uang CC (Champion Cash, CMIIW) yang bisa didapatkan setelah menyelesaikan satu pekerjaan, serta diharuskan untuk membayar sejumlah CC untuk memainkan wahana tertentu. Tentunya dengan konsep learning by doing ini anak akan bisa belajar dengan lebih baik dibandingkan dengan metode textbook konvensional.
Di depan masing-masing wahana profesi terdapat informasi seperti rentang umur anak yang diperbolehkan untuk memainkan wahana profesi tersebut, harga yang harus dibayar dan jumlah upah yang akan didapatkan saat memainkan wahana tersebut, dan lain-lainnya. Di setiap wahana juga ada mentor khusus yang akan mendampingi anak-anak untuk melakukan kegiatan, jadi tidak perlu khawatir. Anak-anak juga akan diajari untuk mandiri seperti memakai kostum sendiri dan melipatnya serta mengembalikan ke rak setelah digunakan.


Acara Soft Opening kemarin diawali dengan welcome speech dari Presiden Direktur Bandung Champion City dan tidak lama kemudian rombongan undangan dibawa berkeliling untuk melakukan tour di area wahana BCC.





Kalian bisa langsung naik lift ke lantai P8A untuk masuk ke BCC, nanti akan langsung disambut dengan ruangan berkonsep ala space station yang berfungsi sebagai loket tiket dan tempat pendaftaran.



Setelah membayar tiket masuk dan mendapatkan tiket, anak akan diberi sebuah gelang yang terkoneksi dengan GPS sehingga orang tua juga bisa melihat dimana keberadaan anak di dalam area BCC saat mengenakan gelang tersebut.






Setelah mengikuti tour berkeliling BCC, para tamu undangan dipersilahkan untuk melihat-lihat dan mencoba semua wahana yang ada. Namun karena masih periode soft opening, belum semua wahana beroperasi dengan sempurna, hanya sekitar 60% saja. Nah, aku dan anakku mencoba beberapa wahana diantaranya simulasi pesawat ini, anak akan mendapatkan pengalaman seperti berada di dalam kokpit pesawat sungguhan. Tentunya ada mentor juga yang siap untuk mendampingi dan membantu anak dalam mengoperasikan simulator pesawat tersebut.



Selanjutnya kami mencoba wahana profesi stasiun TV yang disponsori oleh Bandung TV. Disini anak bisa memilih untuk menjadi kameraman, news anchor, atau crew produksi. Karena masih sepi jadi anakku bisa mencoba semuanya. Menurut aku sih dia paling antusias saat mencoba menjadi crew produksi TV karena banyak alat-alatnya yang bisa dipencet. Di wahana ini mentornya cukup banyak, ada 3, mungkin karena banyak peralatan dan kabel-kabel ya sehingga anak perlu diawasi dengan baik agar tidak tersandung.


Karena wahana polisi banyak sekali peminatnya dan harus antri, anakku cuma sempat foto-foto pakai topi polisi saja dan kami mencoba wahana populer lainnya yaitu Fire Station, dimana anak berperan sebagai pemadam kebakaran.




Disini anak diberi briefing singkat terlebih dahulu mengenai profesi pemadam kebakaran dan dibawa naik mobil pemadam kebakaran ke tempat yang ceritanya kebakaran dan menembakkan air untuk memadamkan api. Seru banget!





Aku juga senang lihat anakku antusias banget dan dia menawarkan diri untuk duduk di kursi depan mobil pemadam kebakaran sementara anak-anak yang lain nggak ada yang mau. Bangga banget lihat anakku percaya diri dan nggak malu-malu.











Selain itu kami juga mencoba wahana lainnya seperti menjadi customer service di wahana Grapari Telkomsel, menjadi perawat bayi di wahan Hospital, menjadi designer interior di wahana Interio, menjadi teknisi di wahana First Media, serta menjadi customer di wahana Mini Market (Lah ini sih udah jago! Wong tiap hari jajan di Indomaret hahaha). Semua mentornya baik dan ramah, dan pastinya bisa menghandle anak kecil dalam mengikuti permainan.

Gimana, seru kan? Kalau kalian tertarik untuk mengajak si kecil bermain di Bandung Champion City, saat ini sedang berlangsung promo diskon HTM sebesar 50% sampai tanggal 1 April 2019. Yuk buruan ke Bandung Champion City dan rasakan asyiknya jadi Juara yang sebenarnya!

Bandung Champion City
Lucky Square Mall Lantai P8A, Jalan Terusan Jakarta No.2 Bandung

Jam Operasional: 09.00 - 15.00

HTM:
usia 4-15 tahun: Rp150.000
usia di bawah 4 tahun: Gratis
usia di atas 16 tahun: Rp100.000



This is a sponsored post
photos by fotografer pribadiku @arizalamn


For any inquiries you can send me an e-mail at

You Might Also Like

1 komentar

  1. Wah baru tahu nih tapi mungkin enaknya klo anak usia 4+ ya biar udah ngerti, tfs teh

    ReplyDelete

Hello beautiful! Thanks for visiting my blog.
Komentar dari kamu akan membuat aku lebih semangat lagi untuk ngeblog.
Oh iya, tolong untuk tidak meninggalkan link hidup ya :)