
Oke, untuk para beauty enthusiast & beauty junkies pasti mengenal istilah preloved makeup. Yup, preloved adalah barang bekas pakai, alias barang second, yang layak pakai tentunya.
Girls, pernah nggak membeli lipstick yang pas di swatch di tangan warnanya cucok banget, tapi begitu dicobain di rumah warnanya enggak banget?
Pernah nggak laper mata beli foundation high-end tapi ternyata shadenya nggak pas?
Pernah nggak kalap belanja makeup tapi pas akhir bulan ternyata butuh duit
Yes, i feel you.

So as a seller, mempertimbangkan menjual kembali makeup bekas pakai mungkin menjadi pilihan. Tetapi harga jual kembalinya juga tidak terlalu tinggi, terlebih lagi negotiable karena barang second.
Its up to you, karena selling preloved items berarti kamu nggak akan dapat profit, kecuali kalo barang kamu freebies, tapi kamu jual lagi. Tapi lumayanlah buat nambah-nambah tabungan, daripada nganggur di meja rias. Dan akhirnya expired. Dan akhirnya menyesal. Di pojokan :'))))

Itu tadi sudut pandang seller, bagaimana dengan sudut pandang buyer?
Pernah suatu hari, aku lagi bungkusin palet eyeshadow yang baru beberapa kali dipakai buat dikirim ke buyer di IG preloved makeupku. Ibuku langsung nanya, "Emang ada yang mau beli makeup bekas? Kan jijik, abis dipake orang"
Dari segi kehigienisan, ya, mungkin harus dipertimbangkan lagi. Karena nggak semua orang higienis dalam memakai makeupnya. Apalagi yang type liquid atau cream, di jar atau pot gitu, rentan kontaminasi kuman & bakteri.
Tapi kalo dari segi harga, ini menguntungkan. Kamu bisa dapet barang dengan kondisi masih bagus,dan tentunya dengan harga murah. Bahkan bisa sampe setengah harga. Untuk barang high-end sih jangan ngarep harga yang murah ya, setidaknya bisa hemat sekitar 80% dari harga normal.
Nah, kalo aku, yes, i consider buying and also selling preloved makeup.
Dimana aku biasa beli barang preloved?
Biasanya aku cek grup jualan preloved item di Facebook. Disana ada adminnya, setiap post akan melalui proses verifikasi, dengan cara menuliskan nama & no hp / alamat di kertas kemudian difoto bareng-bareng sama barang jualannya. Meminimalisir penipuan lah, biar nggak ada yang nyomot foto dagangan dari google.
Opsi kedua, lewat Instagram. Pakai hashtag #prelovedmakeup. Langsung deh keluar banyak. Tinggal scroll-scroll, like, contact seller, transfer, duduk manis di rumah nunggu abang JNE deh,
![]() |
| pengen colorpop :( |
Jadi bagaimana tips memilih barang preloved?
Pertama, cek kondisi barang yang dijual. Biasanya seller mencantumkan persentasi kondisi barang. Dan kalau ada minus, biasanya mengurangi harga, contohnya tutup hilang, logo pudar, puteran macet, dsb. Jangan lupa cek keaslian barang juga, gak jarang ada barang KW yang 'disamarkan' jadi barang ori lho. Kamu bisa minta real detailed pict ke seller.
Kedua, is the price reasonable? Memang ada seller yang biasa menjual dengan harga murah dengan tujuan supaya cepat laku. Gak jarang juga yang cuci gudang, ngosongin meja rias, sehingga harganya murah, Tapi harus tetap waspada ya,
Ketiga, make sure the seller is trusted. Hari gini gitu lho, banyak penipuan sis di dunia maya. Kamu bisa cek dengan googling nomer hp atau nama seller/buyer. Biasanya kalo pernah ada kasus, it's recorded on the internet. Trust me, you can google everything. Aku aja kalo lupa NPM bisa googling kok...
So, kalo kamu gimana? Yay or Nay for preloved makeup? Tulis di kolom komentar ya!





















































