Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal


Kalau tone-up cream udah pasaran lah ya, apalagi brand korea banyak banget yang ngeluarin tone-up cream. Nah, bagaimana dengan tone-up powder? Kayak gimana sih?
Kali ini aku mau bahas salah satu produk dari brand lokal yang bisa terbilang cukup inovatif karena produk-produknya anti mainstream dan punya konsep yang keren banget. Yup, meet Jacquelle Tone Up Powder!



Jacquelle ini adalah brand lokal yang bisa dibilang cukup baru juga. Pada awalnya produk-produk Jacquelle adalah skincare & makeup tools, tapi semakin lama semakin berkembang hingga sekarang Jacquelle punya range produk yang lumayan banyak.





Produk ini merupakan salah satu dari isi goodie bag yang aku dapatkan dari acara Blogger Gathering Makeupuccino X Jacquelle beberapa waktu yang lalu.
Tone Up Powder ini adalah produk decorative make up pertama Jacquelle yang launching tahun kemarin. Yang menarik, belum ada produk sejenis seperti ini di brand lokal lainnya. Jadi Tone-Up Powder ini adalah loose powder yang bisa mencerahkan warna kulit secara instan dan tersedia dalam 4 shade yaitu Vivid, Bloom, Delight, dan yang bakal aku review sekarang yaitu shade Pure.
Shade Pure sendiri cocok untuk light to medium skin dengan matte finishing yang akan membuat tampilan wajah semakin flawless.
Penasaran? Yuk langsung dibaca aja reviewnya!

Review Jacquelle Tone-Up Powder

 

Produk ini dilengkapi dengan box dengan design ala holographic yang keeping up dengan tren sekarang. Di bagian dasar boxnya terdapat product knowledge dan ingredient list. Period after openingnya 36 bulan (3 tahun) dan kemasannya dapat didaur ulang.

Ingredients: Talc, Mica, Zinc Stearate, Dimethicone/Methicone Copolymer, Pentaerythrityl Tetraisostearate, Polymetyl Methacrylate, Hydroxyapatite, Ethylexyl Methoxycinnamate, Silicate, Phenoxyethanol, Diisostearyl Malate, Dimethiconol, Chlorphenesin, Fragrance, Methicone, Triethoxycaprylylsilane.
May contain: CI 77019, CI 77492, CI 77742, CI 77891, CI 77491, CI 15850:2, CI 19140:1, CI 77499, CI 77510

Jacquelle Tone Up Powder ini bebas dari Alkohol dan Paraben, namun masih mengandung Fragrance. Produk ini juga mengandung UV Protection dari Ethylhexyl Metoxycinnamate.

 



Berikut adalah foto packaging dari Jacquelle Tone Up Powder. Sekilas tampak seperti loose powder biasa, namun jika dilihat dari bagian bawahnya, terlihat ada 3 kompartemen terpisah yang masing-masing berisi powder berwarna beige, purple, dan green.
Produk ini juga sudah dilengkapi dengan puff untuk pemakaian on-the-go atau untuk sekedar touch-up.
Sebenarnya konsep tone-up yang dipakai disini adalah color correcting menggunakan ketiga warna tersebut. Uniknya, kita juga bisa mix ketiga warna tersebut sesuai dengan kebutuhan, misalnya untuk wajah yang kemerahan kita bisa memperbanyak powder berwarna green untuk menetralisirnya dan untuk wajah yang kusam kita bisa menggunakan warna purple yang lebih banyak.
Karena kompartemennya terpisah, kita bisa mengontrol jumlah powder yang ingin dikeluarkan dengan menepuk-nepuk bagian belakangnya untuk mengeluarkan powdernya.

Cara pemakaiannya agak tricky memang, kuncinya adalah mengenali tone wajah asli sebelum menggunakan Jacquelle Tone Up Powder agar bisa nge-mix warna dengan benar. Untuk tutorial pemakaiannya aku sudah upload juga di Instagram dan bisa kalian lihat di video berikut ini,


View this post on Instagram

Minggu kemarin aku hadir di acara Blogger Gathering #MakeupuccinoxJacquelle. Kita kenalan sama produk makeup pertamanya @jacquelle_official yaitu Tone Up Powder. Penasaran nggak kayak gimana sih Tone Up Powder ini? Langsung tonton aja mini video reviewnya yaa! Yang aku suka dari produk ini adalah butirannya yang halus banget, tanpa fragrance yang berlebih, dan pastinya design packagingnya gemes banget khas Jacquelle! Tunggu review lengkapnya ya di blog 😘 Oh ya, kalian bisa beli produk-produknya Jacquelle di @makeupuccino online or offline di @rumahmakeupuccino 🦄 🎶 Shallyn - Come Away 📷 Nikon 1 J5 + Meike 35mm f1.7 #clozetteid #reviewmakeup #makeupreview #akpertiwi1minutereview #1minutereview #powder #nikonj5 #meike35mm
A post shared by Annisa Pertiwi 🦄 (@akpertiwi) on Jul 12, 2019 at 5:18am PDT

 
 

Nah, untuk pemula aku sarankan untuk menggunakan brush pada pengaplikasiannya. Jacquelle merilis produk tools khusus untuk pasangan tone-up powder ini yaitu Capsule Brush yang ukurannya pas sekali untuk loose powder seperti ini.


Jacquelle Capsule Brush juga sudah dilengkapi dengan brush guard untuk menjaga kerapihan bulu-bulu brushnya.

Bagaimana hasil pemakaian Jacquelle Tone Up Powder?



Bisa dilihat pada foto di atas perbandingan sebelum dan sesudah menggunakan Jacquelle Tone Up Powder. Disini aku bare face tanpa menggunakan make up apapun. Shade Pure ini bisa dibilang cenderung translucent dan tidak punya coverage, sehingga noda-noda di wajah tidak bisa tertutupi hanya dengan menggunakan produk ini. Aku sarankan kamu untuk menggunakan cc cream atau bb cream sebelum menggunakan produk ini apabila wajah kamu banyak bekas jerawat atau noda. Tapi perbedaan tone kulitnya bisa terlihat dimana setelah pemakaian dari Jacquelle Tone Up Powder ini kulit terlihat sedikit lebih cerah. Kulit juga tampak lebih matte dan produk ini bakal cocok banget untuk kamu dengan tipe kulit oily.
Sayang sekali kondisi kulit aku saat ini lagi kering banget dan ketika aku menggunakan Jacquelle Tone Up Powder dalam kondisi kulit belum menggunakan skincare, bakal terasa kering banget dan dry patches bakal kelihatan banget karena finishing dari Jacquelle Tone Up Powder shade Pure ini cenderung matte. Untuk pemilik kulit kering jangan lupa untuk memakai skincare dan pelembab yang cukup sebelum menggunakan Jacquelle Tone Up Powder karena jika tidak bakal kelihatan kering banget kulitnya.



Overall, menurut aku Jacquelle Tone Up Powder ini worth to try, dan bagus untuk touch up makeup yang harus selalu tersedia di dalam pouch make up. Konsepnya keren, designnya juga bagus. Soal harga, oke lah nggak terlalu mahal dan masih terjangkau. Terkadang juga suka ada promo bundle tone-up powder & capsule brushnya sehingga bisa lebih murah, lho.
Jacquelle Tone-Up Powder dapat kalian beli di Makeupuccino secara online maupun di Rumah Makeupuccino secara offline. Thank you Jacquelle & Makeupuccino sudah kasih aku kesempatan untuk mencoba produk yang keren ini!


Get to know more about Jacquelle
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Youtube Channel

Score: 7/10
Where to Buy? Makeupuccino
Price: IDR119.000



This is a sponsored post.  Jacquelle & Makeupuccino sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Belakangan ini aku lagi suka eyeshadow dengan nuansa warna coklat, karena itu aku nggak ambil pikir panjang saat masukkin produk yang satu ini ke cart dan checkout pakai point dari Althea. Begitu sampai juga langsung aku colek-colek dong, habis penasaran warna-warnanya cantik banget kalau lihat dari foto.



Hasil ngeswipenya Etude House Play Color Eyes - Caffeine Holic ini sih nggak mengecewakan sis! Sekali swipe warnanya keluar, pokoknya sekarang eyeshadow korea tuh udah canggih banget deh. Nah, itu kan baru first impression ya, setelah membuat beberapa look menggunakan Etude House Play Color Eyes - Caffeine Holic ini aku memutuskan untuk membuat in-depth reviewnya karena cukup puas juga dengan hasilnya. Yuk langsung baca aja reviewnya dan siap-siap keracun yaaa!

Review Etude House Play Color Eyes - Caffeine Holic

 

Sama seperti seri Play Color Eyes lainnya, palette Caffeine Holic ini dilengkapi dengan box. Tapi karena limited edition, design boxnya agak berbeda dengan lainnya. Di bagian depannya ada ilustrasi coffee cups yang gemes banget. Di bagian belakangnya ada sedikit product information, tapi hampir semuanya ditulis dengan huruf hangeul, kecuali cara pemakaian dan juga cara penyimpanan. Palette ini punya 10 warna dengan konsep coffee colors, perpaduan nuansa warna kemerahan, cokelat muda, dan cokelat tua. Kesepuluh warnanya punya nama shade masing-masing.
Berikut ingredient list dari Etude House Play Color Eyes - Caffeine Holic yang aku ambil dari website Althea:


Ingredients: Talc, Mica, Iron oxides (Ci 77491), Calcium aluminum borosilicate, Iron oxides (Ci 77499), Titanium dioxide (Ci 77891), Neopentyl glycol diethylhexanoate, Diisostearyl malate, Silica, Phenyl trimethicone, Nylon-12, Synthetic fluorphlogopite, Boron nitride, Iron oxides (Ci 77492), Triethylhexanoin, Cetyl ethylhexanoate, C16-18 Hydroxyalkyl hydroxydimerdilinoleyl ether, Octyldodecyl stearoyl stearate, Diphenylsiloxy phenyl trimethicone, Magnesium myristate, Titanium/Titanium Dioxide, Methyl methacrylate crosspolymer, Barium sulfate, Diphenyl dimethicone/Vinyl diphenyl dimethicone/Silsesquioxane crosspolymer, Polypropylene, 1,2-Hexanediol, Caprylic/Capric triglyceride, Carmine (Ci 75470), Red 7 (Ci 15850), Magnesium stearate, Yellow 5 lake (Ci 19140), Dimethicone, Pentaerythrityl tetraethylhexanoate, Dipentaerythrityl hexahydroxystearate/Hexastearate/Hexarosinate, Glyceryl caprylate, Polybutene, Methicone, Triethoxycaprylylsilane, Tin oxide, Aluminum myristate, Manganese violet (Ci 77742), Rosin, Hydrogenated lecithin.

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, bahan-bahan daripada produk ini memiliki EWG Health Rating yang baik. Akupun juga nggak mengalami masalah kulit apa-apa selama menggunakan produk ini.

 

Packaging dari Etude House Play Color Eyes - Caffeine Holic ini terbuat dari material doff plastic yang menurut aku cukup kokoh dan terasa enak digenggam. Di bagian depan dan belakangnya juga terdapat stiker dengan design dan tulisan yang sama dengan boxnya, kecuali di bagian belakang minus cara pemakaian dan cara penyimpanan. Di bagian belakang ini juga tercantum expiration datenya.





Saat pertama kali dibuka, kamu bisa menemukan produk ini dilengkapi dengan cermin yang cukup besar, 2 buah dual-ended sponge applicator, dan separator mika untuk menjaga warna-warna di pan palettenya tidak kena kacanya. Oh iya, kacanya juga dilapisi dengan plastik buram yang harus dikelupas terlebih dahulu sebelum bisa mulai digunakan.



At the first glance, warna-warnanya sih cakep banget menurut aku. Ada perpaduan shade yang shimmery dan matte. Warna-warna untuk base color dan transition color seperti beige juga ada di palette ini. Warna shimmerynya ada beberapa yang punya frosty finish.
Berikut adalah hand swatches untuk masing-masing warnanya.



Menurut aku tekstur dari warna-warna yang ada di palette Etude House Play Color Eyes - Caffeine Holic ini cukup lembut, nggak ada yang chalky banget gitu. Pigmentasinya bagus. Warna-warna mudanya juga mudah untuk keluar warnanya, perlu diingat untuk hand swatch ini aku nggak pakai primer terlebih dahulu. Apalagi kalau pake primer, pasti bakal lebih pop lagi warnanya deh. Warna-warna glitterynya juga malah kelihatan kayak wet look gitu, jadi si glitternya bisa ditaro di atas warna lain tanpa merusak warna di bawahnya, cocok untuk highlight color. Tapi aku prefer aplikasi warna-warna yang glittery ini pakai jari aja, supaya si glitter chunks-nya ini lebih nempel di lid.

Berikut adalah brownish-look yang aku buat menggunakan palette ini. Keduanya nggak pakai primer sama sekali dan warnanya pun cakep ala korea gitu. Suka banget!

Look #1



Kalian juga bisa lihat mini tutorialnya di Instagram aku berikut ini


View this post on Instagram

☕ Cafe Latte Makeup ☕ Welcome to #AkpertiwiKBeautyCafe ! Today's menu is Cafe Latte. A make up look inspired by Cafe Latte, one shot of espresso, milk, and frothed cream. No colored lens & false lashes, a very beginner-friendly make up look! (Although here i am using a clear contact lens because i can't see anything without my glasses on 🤣) Details Face @missha.official Glow Tension Cushion in Beige @altheakorea Flawless Creamy Concealer in Ginger @catrice.cosmetics @mybeautypediaid Blush Box in Berry Eye @makeoverid Brow Styler Eye Definer in Americano @nyxcosmetics_indonesia Eyebrow Cake Powder in Auburn @holikaholika_official 1sec Finish Browcara - Dark Brown @etudehouseofficial Play Color Eyes Caffeine Holic Etude House Styling Eyeliner in Brown @maybelline Hyper Curl Mascara Catrice Cosmetics The Little Black One Volume Mascara Waterproof Lips @peripera_official Ink Airy Velvet in Elf Light Rose + Ink The Velvet in Dollish Rose Beige Thank you so much ❤ 고맙습니다! Come again! 🎵 AHMUSAI - Love is On The Way 📷 Nikon 1 J5 - Meike 35mm f/1.7 #makeuptutorial #tutorialmakeup #makeupkorea #koreanmakeup #makeupvideo #videomakeup #clozetteid #tampilcantik @tampilcantik #ragamkecantikan @ragam_kecantikan #wakeupandmakeup @wakeupandmakeup #bunnyneedsmakeup @bunnyneedsmakeup #boldmakeup #easykoreanmakeup #kbeauty #kbeautyaddict #kbeautyenthusiast #beautyblogger #beautybloggerindonesia
A post shared by Annisa Pertiwi 🦄 (@akpertiwi) on Jul 15, 2019 at 7:22pm PDT

Look #2



Aku buat dua look yang berbeda, yang satu menggunakan eyeliner pensil warna cokelat dan yang satu lagi menggunakan penliner hitam matte. Aku pribadi sih lebih suka hasil yang eyeliner coklat karena bisa ngeblend dengan bagus banget. Pokoknya kalau kalian mau bikin cute looks yang korean style gitu, palette ini cocok banget deh!
Overall, aku puas banget. Dari segi harga juga nggak mahal-mahal banget, nggak sampe 300rb. Warna yang didapatkan juga cukup komplit dan performanya nggak mengecewakan. Designnya juga nggak usah diragukan ya, Etude kan emang jagonya bikin packaging gemes.
Oh iya, aku juga beli seri lain dari Play Color Eyes ini yaitu seri Cherry Blossom. Tunggu reviewnya ya, apakah sebagus yang Caffeine Holic ini? We'll find out!

Get to know more about Etude House
Website
Instagram
Facebook Fanpage

Score: 10/10
Where to buy? Althea Korea
Price: IDR211.000 (waktu beli dulu, sekarang udah naik jadi IDR288.000 huhuhu)


This is a sponsored post.  Althea send me the products but i don't obligated to write a review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Punya kulit kering itu sama rempongnya dengan kulit berminyak. Kalau kena udara dingin dikit aja rasanya gatel & bakalan muncul dry patches di area cheek atau jawline. Tapi aku sendiri kurang nyaman menggunakan moisturizer yang terlalu rich atau face oil karena teksturnya yang kental dan terkadang bikin whiteheads muncul.
Nah, kali ini aku mau share review moisturizer yang ringan, tapi oke banget untuk melembabkan kulit normal to dry aku. Kalau kalian tipe yang suka moisturizer ringan seperti aku pasti bakal suka juga dengan produk ini deh.


View this post on Instagram

지금 뷰티콜라보에서는, 황바울님과 성하윤양이 우유크림 라이브 방송중!😍 라이브 방송중 뷰티콜라보에서만 진행되는 깜짝 세일 🎶우유크림 200g 13,900원에 샘플 20매 증정까지! 단 한시간만 진행하는 대박 기회 놓치지 마세요 ‼️ . . . https://beautycollabo.com/ . . . #본트리 #borntree #지성용크림 #영양크림 #본트리우유크림 #물광피부 #골드밀크스팀크림 #가성비 #미네랄워터 #우유크림 #skincare #수분크림 #건성피부 #cosmetics #코스메틱 #화장품 #코스메틱 #코덕스타그램 #뷰스타그램 #뷰티 #beauty #뷰티스타그램 #케이뷰티 #kbeauty #화장품추천 #스킨케어추천 #수분관리 #예민성피부 #수부지
A post shared by 본트리 공식계정 (@borntree_korea) on May 29, 2019 at 10:45pm PDT

Yup, sudah beberapa minggu ini aku nyobain Borntree Gold Milk Steam Cream. Borntree ini brand korea yang punya konsep eco-green gitu deh. Borntree juga mendukung gerakan cruelty-free, yaitu tidak menguji produknya pada hewan dan menggunakan bahan-bahan natural yang dikulitivasi sendiri.

Yang membuat aku penasaran sama Gold Milk Steam Cream ini adalah key ingredientsnya yaitu Donkey Milk dan Goat Milk. Selain itu produk ini juga mengandung Horse Fat dan Shea Butter untuk menjaga kelembaban kulit dan Niacinamide untuk membantu mencerahkan kulit. Penasaran nggak? Yuk langsung baca aja reviewnya!

Review Borntree Gold Milk Steam Cream

 
 

Produk ini ukurannya cukup besar dan dilengkapi dengan box. Di boxnya tertulis product information seperti cara penggunaan, product knowledge, dan ingredient list.
Netto produk ini 200g dan ada keterangannya diprint menggunakan soy ink, sehingga kemasannya pun ramah lingkungan dan juga recyclable.

Ingredients: Mineral Water, Glycerin, Butylene Glycol, Betaine, Dipotassium Glycyrrhizate, Niacinamide, Adenosine, Scutellaria Baicalensis Root Extract, 1,2-Hexanediol, Carbomer, Stearic Acid, Cetearyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Polysorbate 60, Sorbitan Sesquioleate, Cetyl Ethylhexanoate, Dimethicone, Horse Fat, Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Tocopheryl Acetate, Donkey Milk, Beeswax, Sodium Hyaluronate, Water, Arnica Montana Flower Extract, Acacia Farnesiana Flower Extract, Carum Petroselinum (Parsley) Extract, Goat Milk Extract, Fragrance.

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, produk ini cocok untuk kulit kering. EWG Rating untuk keseluruhan produknya juga baik, namun produk ini masih mengandung fragrance dengan kadar yang sedikit sekali (karena berada di urutan terbawah dari ingredient listnya).

 

Bisa dilihat dari foto di atas, kemasan dari Borntree Gold Milk Steam Cream ini adalah jar besar dengan warna dominan putih. Aku suka designnya simple meskipun bulky. Ya, mirip-mirip dengan jar produk aloe vera lah yang biasa memakan tempat. Produk ini dilengkapi dengan separator, tapi sayang tidak ada spatulanya.
Oh iya, produk ini bisa digunakan untuk segala usia, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa, lho. Selain itu produk ini juga bisa dipakai sebagai day cream dan juga night cream.
Malah terkadang aku menggunakannya sebagai hand cream & juga foot cream.





Tekstur dari produk ini berupa light cream yang mudah menyerap di kulit. Menurut petunjuk penggunaannya, gunakan Borntree Gold Milk Steam Cream ini pada tahap akhir skincare routine untuk mengunci semua kelembaban dibawahnya.
Salah satu yang aku suka juga dari produk ini adalah wanginya. Tadinya kepikir bakal wangi heboh  yang kecium banget wangi artificial milknya, tapi ternyata nggak. Produk ini wanginya faint dan seperti wangi permen susu White Rabbit yang ngehits di tahun 90an itu lho. Wanginya milky, soft, smooth. Aku bisa bilang wanginya agak powdery juga.

Bagaimana hasil penggunaan Borntree Gold Milk Steam Cream?


Setelah menggunakan produk ini secara rutin, aku nggak mengalami purging atau break out, which is nggak ada ingredients yang nggak cocok di kulit aku. Tapi kulit aku sendiri memang badak sih, jarang nggak cocok sama produk.
Borntree Gold Milk Steam Cream juga bekerja dengan baik untuk melembabkan kulit aku dan aku merasa nyaman-nyaman aja memakainya. Satu-satunya kekurangannya cuma packagingnya yang agak bulky jadi agak susah untuk dibawa jika bepergian, dan males juga kalau harus didepot ke jar dulu jika aku mau travelling. Tapi aku lihat di Instagramnya Borntree ada packaging versi tube yang lebih higienis dan juga lebih travel friendly.


Kalau kamu mau beli Borntree Gold Milk Steam Cream, kamu bisa mendapatkannya dengan harga Rp242.000 (sudah include diskon 13%) di Charis Shop aku. Bisa langsung klik disini ya!

Get to know more about Borntree
Website
Instagram
Facebook Fanpage

Score: 9.5/10
Where to Buy? Hicharis Official
Price: IDR242.000


This is a sponsored post. Charis & Borntree sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Aku cukup sering gonta-ganti sampo karena aku masih mencari produk yang cocok untuk rambut aku. Dulu, kondisi rambut aku rontok parah dan kering karena sering diwarnai. Setelah puasa beberapa tahun nggak warnain rambut, aku mulai untuk merawat rambut dengan coba berbagai macam treatment products seperti hair oil, hair tonic, dan lain-lainnya.
Nah, kondisi rambutku sekarang sudah mendingan. Menurut aku rontoknya sudah agak jauh berkurang, dan meskipun rambut yang diwarnai sudah mulai habis terpotong, rambutku masih agak kering.
Jadi sekarang concern aku adalah membuat rambut aku kembali halus dan sehat lagi. Kebetulan sudah beberapa minggu ini aku lagi nyobain sampo dan kondisioner dari Eternaleaf.


Eternaleaf ini sendiri sebenarnya bukan produk baru juga, dan sudah bisa dengan mudah ditemukan di berbagai ecommerce atau drugstore. Yang menariknya, Eternaleaf Shampoo & Conditioner ini mengandung ekstrak buah merah papua atau Pandanus Conoideus yang diklaim dapat membantu menutrisi, memperbaiki, melembutkan, dan memberikan volume pada rambut. Selain itu produk ini juga bebas dari paraben, paraffin, silicone, alcohol, dan sulfate. Penasaran? Yuk kita langsung simak aja reviewnya!

Review Eternaleaf Moisturizing Shampoo & Eternaleaf Pure Conditioner

 
 

Dikemas dalam botol berukuran sedang dengan netto 250ml, kita bisa dengan mudah membedakan sampo dan conditionernya karena warna dan gambar di bagian depannya berbeda. Jujur menurut aku ini penting sih, soalnya banyak brand yang punya produk sampo dan kondisioner yang warna serta designnya plek ketiplek sama, cuma beda di tulisan doang. Terkadang kalau nggak teliti kita bisa salah ambil, misalnya mau beli sampo malah keambilnya conditioner, ya nggak? Maka dari itu aku lebih prefer yang berbeda seperti ini.
Di bagian belakang botolnya tercantum product information seperti product knowledge, cara pemakaian, dan ingredient list.

Eternaleaf Moisturizing Shampoo Ingredient List: Aqua, Cocomidopropyl Betaine, Lauryl Glucoside, Sodium Laureth Sulfosuccinate, Cocamide MEA, Polyquarternium-7, Behentrimonium Chloride, PEG-200 Hydrogenated Glyceryl Palmate, PEG-7 Glycerl Cocoate, Glycol Distearate, Glycerin, Perfume, Pandanus Conoideus Fruit Oil, Olive Oil PEG-7 Esters, Citric Acid, Butylene Glycol, DMDM Hydantoin, Etidronic Acid, Iodopropynyl Butyl Carbamate.

Eternaleaf Pure Conditioner Ingredient List: Aqua, Behentrimonium Chloride, Cetearyl Alcohol, Cetyl Alcohol, Perfume, Propylene Glycol, DMDM Hydantoin, Iodopropynyl Butylcarbamate, Butylene Glycol, Hydroxypropyl Methylcelullose, Etidronic Acid, Pandanus Conoideus Fruit Oil, Citric Acid, CI17200.

Berdasarkan ingredient list di atas bisa dilihat bahwa Eternaleag Moisturizing Shampoo tidak mengandung pewarna buatan, dan keduanya masih mengandung perfume. Tapi menurut aku wanginya pas, nggak terlalu bikin pusing, tapi nggak terlalu faint juga sehingga habis keramas rambut masih tercium harumnya.

Untuk tekstur, keduanya bertekstur kental dimana Eternaleaf Pure Conditioner lebih kental daripada samponya. Untuk intensitas wanginya lebih wangi Conditioner, tapi wanginya sama sehingga wanginya nggak nabrak-nabrak.

Sampo khusus rambut rontok yang aku gunakan sebelumnya memang cukup ampuh sehingga bisa mengatasi kerontokan rambut aku, tapi sayang kalau dipakai single-use, wanginya nggak tercium dan nggak bikin rambut lembut juga. Berbeda dengan Eternaleaf Moisturizing Shampoo ini yang wanginya tetep nempel dan rambut tetap lembut meskipun nggak pakai conditioner. Tapi untuk hasil yang lebih maksimal aku pasti menggunakan Eternaleaf Pure Conditioner lagi setelahnya.

Bagaimana hasil penggunaan Eternaleaf Moisturizing Shampoo & Eternaleaf Pure Conditioner?

Menurut aku sesuai dengan klaimnya, setelah digunakan teratur dua hari sekali selama kurang lebih dua minggu, rambut terasa lebih lembut dan tidak mudah lepek. Tapi kalau habis keramas nggak langsung dikeringkan dia bakal bikin rambut terlihat agak lepek di hari berikutnya, karena itu make sure langsung mengeringkan rambut menggunakan hair dryer setelahnya.
Untuk perawatan basic, menurut aku menggunakan Eternaleaf Shampoo & Conditioner sudah cukup. Bisa juga dibarengi dengan treatment lainnya seperti hair oil atau hair tonic.
Bagaimana dengan ketombe atau kerontokan rambut? Menurut aku nggak terlalu berpengaruh juga, tetap harus menggunakan perawatan khusus anti ketombe atau kerontokan. Eternaleaf Moisturizing Shampoo & Eternaleaf Pure Conditioner ini lebih cocok untuk rambut normal atau cenderung kering karena proses pewarnaan rambut.


Kalau kalian punya masalah rambut yang sama dengan aku, kalian bisa mencoba menggunakan Eternaleaf Moisturizing Shampoo & Eternaleaf Pure Conditioner. Kedua produk ini bisa kalian dapatkan di Gogobli.com dan dapatkan juga promo dan harga menariknya disini.


Selain produk kecantikan seperti hair care, skin care, dan juga make up, kalian bisa membeli juga produk-produk kesehatan seperti obat-obatan atau vitamin.
Di Gogobli aku juga mendapatkan produk kesehatan yaitu Madurasa Jeruk Nipis. Minum madu baik untuk kesehatan, lho. Manfaatnya juga banyak banget seperti untuk sumber energi, antibiotik alami, mengandung banyak antioksidan, dan kecantikan kulit. 


Madurasa Jeruk Nipis ini tersedia dalam dua varian yaitu bentuk sachet dan botol. Aku sendiri lebih suka yang kemasan botol karena lebih praktis untuk penyimpanan. Biasanya aku mengkonsumsi Madurasa Jeruk Nipis ini sekali sehari sebanyak satu sendok obat (5ml) untuk aku sekeluarga termasuk anakku. Madurasa Jeruk Nipis juga berbeda dengan madu lainnya karena mengandung tambahan royal jelly dan bee pollen. Komplit banget kan?

Nah, sekarang nggak perlu bingung lagi kan dimana mendapatkan produk kecantikan dan juga kesehatan untuk sehari-hari? Produk-produk yang dijual di Gogobli juga sudah terjamin original, aman, nyaman, dan terpercaya.

Get to know more about Gogobli
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Youtube Channel
Twitter





This is a sponsored post. Gogobli sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter

Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates