Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal


Sebagai (self proclaimed) K-Beauty Enthusiast, dari dulu moonshot jadi salah satu brand kosmetik Korea yang ada di wishlistku. Pertama aku tahu brand moonshot waktu G-Dragon masih jadi brand ambassadornya untuk produk Microfit Cushion. Ketika brand Korea mulai booming di Indonesia, agak susah mencari produk moonshot. Nah, sekarang moonshot sudah resmi masuk di Indonesia dan kalian bisa beli produknya di Official Tokopedia & Shopee milik moonshot Indonesia.

Beberapa waktu yang lalu aku mendapatkan kesempatan dari Clozette Indonesia (@clozetteid) untuk mencoba dua produk dari moonshot yaitu Micro Settingfit Cushion & Multi Protection Tinted Moist. Keduanya hadir dalam packaging ala-ala holographic yang cantik banget. Micro Settingfit Cushion diklaim sebagai Summer Cushion atau Cushion Musim Panas yang dapat menempel dengan baik di kulit meskipun berkeringat dan Multi Protection Tinted Moist adalah base make up yang juga berfungsi sebagai tone up cream, moisturizer, dan juga sunscreen.
Berikut akan aku review satu-satu ya.

Review moonshot Multi Protection Tinted Moist

 
 

Dikemas dalam box berukuran sedang, moonshot Multi Protection Tinted Moist hadir dalam perpaduan warna pink dan beige dengan aksen holographic & glittery. Untuk ingredients list dan product knowledge yang ditulis menggunakan bahasa Inggris, stiker label yang terdapat di bagian depan harus dilepas terlebih dahulu.

moonshot Multi Protection Tinted Moist Ingredient List - Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Butylene Glycol, Cyclopentasiloxane, Titanium Dioxide (CI 77891), Dicaprylyl Carbonate, Ethylhexyl Salicylate, Cyclohexasiloxane, Glycerin, Niacinamide, Pentylene Glycol, Gossypium Herbaceum (Cotton) Seed Oil, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Sodium Hyaluronate, Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate, Diphenylsiloxy Phenyl Trimethicone, Octyldodecanol, Polymethylsilsesquioxane, Triceteareth-4 Phosphate, Glycol Stearate, Glyceryl Stearate, PEG-100 Stearate, PEG-2 Stearate, Potassium Cetyl Phosphate, Hydroxyethyl Acrylate/Sodium Acryloyldimethyl Taurate Copolymer, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, PEG-10 Dimethicone, Aluminum Hydroxide, Squalane, Stearic Acid, Tromethamine, Ethylhexylglycerin, Polysorbate 60, Adenosine, Triethoxycaprylylsilane, Sorbitan Isostearate, 1,2-Hexanediol, Hydrogenated Lecithin, Polyglyceryl-10 Stearate, Panthenol, Sodium Ascorbyl Phosphate, Tocopheryl Acetate, Glyceryl Arachidonate, Glyceryl Linolenate, Biotin, Retinyl Palmitate, Carbomer, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Fragrance(Parfum), Ultramarines (CI 77007), Mica (CI 77019), Iron Oxides (CI 77491)

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, moonshot Multi Protection Tinted Moist ini lebih cocok untuk kulit kering karena mengandung bahan-bahan yang moisturizing seperti Panthenol, Glycerin, dan Sodium Hyaluronate.
Key Ingredient dari produk ini adalah Cottonseed Oil yang melembabkan dan melembutkan kulit, Hyaluronic Acid yang memberikan radiant dan transparent finishing, dan Vitamin Complex yang dapat membantu mencerahkan kulit.
Produk ini juga sudah dilengkapi dengan SPF30, PA++ untuk memberikan perlindungan dari sinar matahari.

 



Packaging moonshot Multi Protection Tinted Moist ini berupa tube berwarna pink dan pump untuk mengeluarkan produknya. Di bagian belakang tube terdapat keterangan bahwa kemasannya recyclable dan PAOnya adalah 12 bulan.
Menurutku design kemasannya simple dan sleek dengan perpaduan warna pink dan hitam.



Bisa dilihat pada foto di atas, tekstur dari produk ini adalah cream yang agak thick, tapi masih mudah dibaurkan. Berdasarkan petunjuk penggunaannya yang diambil dari Instagram Official moonshot Indonesia, cukup gunakan sedikit saja untuk seluruh wajah ya. Selain itu berdasarkan informasi yang aku dapatkan dari website resmi moonshot, untuk pengaplikasiannya bisa menggunakan puff dari cushion moonshot untuk hasil yang lebih maksimal. Warna produknya sendiri pink agak pucat.

Bagaimana hasil penggunaan moonshot Multi Protection Tinted Moist?



Mengingat salah satu fungsi dari moonshot Multi Protection Tinted Moist ini adalah tone up cream, produk ini akan memberikan efek tone up atau membuat kulit tampak lebih cerah.
Masalah utama tone up cream brand Korea apabila digunakan di kulit yang kuning langsat atau medium, biasanya akan tampak agak ashy. Tapi moonshot Multi Protection Tinted Moist ini tidak membuat complexion aku terlihat ashy sama sekali, malah kalau diperhatikan efek tone up-nya nggak terlalu kelihatan. Tapi untuk efek glowingnya, keren banget! Kulit aku langsung terlihat glossy dan sehat gitu. Bisa kalian lihat hasil pemakaiannya di mana glowingnya terlihat di bagian tulang pipi. Ini aku pakai sedikit aja, kira-kira ukurannya setengah biji jagung.



Menurut aku produk ini bakal cocok jika dikombinasikan dengan produk complexion tipe liquid lainnya seperti BB Cream atau CC Cream, hasilnya kulit wajah bakal terlihat glowing maksimal deh.
Oh iya, meskipun nama produk ini Multi Protection Tinted Moist, menurut aku nggak ada tinted-tintednya sama sekali alias no coverage. Jika kulit wajah kamu banyak bekas jerawat atau noda hitam, sebaiknya dilayer lagi dengan produk complexion lain atau menggunakan concealer ya.


Review moonshot Micro Settingfit Cushion

 

moonshot Micro Settingfit Cushion ini dikemas dalam box berukuran kecil dan designnya keren banget, background imagenya berupa galaxy gitu. So chic! Sama seperti produk sebelumnya yaitu Multi Protection Tinted Moist, untuk ingredient listnya terdapat pada stiker labelnya. Nah, produk ini juga sudah mengandung SPF50 PA+++, tapi aku tetap menganjurkan untuk menggunakan sunscreen terpisah ya.

moonshot Micro Settingfit Cushion Ingredient List - Water, Titanium Dioxide (CI 77891), Cyclopentasiloxane, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Methyl Trimethicone, Ethylhexyl Salicylate, Isononyl Isononanoate, Alcohol Denat., Butylene Glycol, PEG-10 Dimethicone, Synthetic Fluorphlogopite, Niacinamide, Pentylene Glycol, Silica, Bis-PEG/PPG-14/14 Dimethicone, Hydrolyzed Vegetable Protein, Trimethylsiloxysilicate, Disteardimonium Hectorite, Magnesium Sulfate, Isododecane, Stearic Acid, Alumina, Acrylates/Polytrimethylsiloxymethacrylate Copolymer, Triethoxycaprylylsilane, Aluminum Hydroxide, Ethylhexylglycerin, Adenosine, Maltodextrin, Disodium EDTA, Phenoxyethanol, Fragrance(Parfum), Iron Oxides (CI 77492), Iron Oxides (CI 77491), Iron Oxides (CI 77499)

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, produk ini mengandung ingredients yang memiliki brightening dan anti aging properties yaitu Niacinamide dan Adenosine. Untuk EWG Ingredients Ratingnya sendiri juga cukup baik.

 





Packaging dari moonshot Micro Settingfit Cushion ini beneran, bikin jatuh cinta pada pandangan pertama. Jadi ya packagingnya itu sebenernya warna abu-abu, tapi kalau kena cahaya jadi holographic gitu. Gemes banget! Untuk bagian kacanya disegel dengan menggunakan plastik buram dan seperti cushion lainnya, pada bagian bantalan cushionnya disegel dengan menggunakan sticker. Pada bagian belakangnya terdapat nomer shade dan keterangan lainnya seperti PAO dan netto produk.



Yang aku suka selanjutnya dari moonshot Micro Settingfit Cushion ini adalah puffnya. Jadi nggak berbentuk bulet konvensional biasa gitu, tapi puff cushion moonshot ini bentuknya lancip di bagian atas, jadi gampang untuk mengaplikasikan produk di bagian-bagian tertentu yang susah dijangkau dengan puff bulat biasa. Selain itu juga puff ini nggak kaku dan enak dipakainya. Aku juga blend concealer di bagian bawah mata menggunakan ujung puff ini dan hasilnya oke banget.



Berikut adalah hand swatch dari moonshot Micro Settingfit Cushion, ini aku pakai shade 201 Beige ya. By the way, moonshot Micro Settingfit Cushion ada 3 pilihan shade yaitu 101 Ivory untuk kulit fair, 201 Beige, dan 301 Honey yang lebih gelap untuk kulit yang tanned. Jika dilihat dari swatch ini sih warnanya agak keterangan di aku, tapi agak yellowish sih, jadi jatuhnya bisa masuk ke skintone aku.

Bagaimana hasil penggunaan moonshot Micro Settingfit Cushion?



Aku menggunakan Multi Protection Tinted Moist sebelumnya sebagai base make up, baru dilanjutkan dengan menggunakan moonshot Micro Settingfit Cushion setelahnya. Nah, untuk foto full make-up di atas aku masih menggunakan concealer dan highlighter lagi. Untuk hasil penggunaan base dan cushion saja bisa dilihat pada foto berikut.



Menurut aku nggak terlalu ashy ya, setelah aku foto dengan lighting yang proper dan full make-up, kulit terlihat glossy milky white gitu ala artis korea. Suka banget deh pokoknya. Tapi dari foto tanpa filter di atas, bisa dilihat kalau coverage dari moonshot Micro Settingfit Cushion ini lebih sheer to medium ya. moonshot sendiri mengklaim kalau produk ini buildable dan tidak akan cakey apabila dilayer. Untuk dark circle tidak bisa tercover dengan sempurna, apalagi kasus aku ini dimana memang bagian bawah mata aku agak cekung dan dark circlenya agak parah.
Sesuai dengan klaimnya yaitu moonshot Micro Settingfit Cushion ini adalah Summer Cushion yang nyaman dipakai saat udara panas, betul banget. Aku masih ngerasa nyaman menggunakan cushion ini padahal dipakai pas udara panas-panasnya dan aku take photo di lantai atas yang notabene suhunya lebih panas daripada lantai bawah rumah karena langsung kena sinar matahari. Cushion ini sama sekali nggak geser dan tetep stay dengan cantik. Untuk finishingnya sendiri juga sudah dewy finish, apalagi basenya Multi Protection Tinted Moist, cakep banget!



Overall, aku suka banget kombinasi moonshot Micro Settingfit Cushion dan Multi Protection Tinted Moist yang hasilnya glowing ini. Selain itu aku juga suka banget designnya yang cantik, disayang-sayang banget deh ini makenya. Pokoknya kedua item ini adalah must have untuk kamu yang doyan bikin look ala korea seperti aku yang dewy atau glossy finish.
Cushionnya juga kalau dipakai single use untuk daily oke banget sih menurutku. Tapi kalau butuh tambahan coverage lagi di bagian imperfections bisa dilayer lagi dan pakai concealer. Kalau kamu nggak suka tampilan dewy, cukup set pakai bedak yang matte. Oh iya, untuk oil control aku nggak bisa komentar ya, soalnya kulit aku kering. Untuk ketahanannya aku bisa bilang awet sekitar 3 hingga 4 jam tanpa touch up.
Mungkin review sekarang ini terlihat agak biased, karena aku sendiri fans garis kerasnya GD & YGStan, tapi beneran kok sebagus itu! Hahaha. Kalian sendiri tertarik nggak nyobain produk moonshot ini? Komen di bawah ya!

Get to know more about moonshot Indonesia
Instagram
Official Shopee

Score: 9,5/10
Where to Buy? Official E-Commerce Shop moonshot Indonesia
Price:
moonshot Micro Settingfit Cushion: IDR 490.000
mooonshot Multi Protection Tinted Moist: IDR 440.000



This is a sponsored post. moonshot Indonesia & Clozette Indonesia send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



For those with dry skin, finding a good moisturizer is essentials!
Selama aku nyobain berbagai merek skincare, aku masih belum nemu moisturizer yang cocok banget di kulitku. Apa aja sih kriteria moisturizer idaman aku? Pertama, teksturnya mesti light. Aku kurang suka produk dengan tekstur yang super thick karena kadang menyebabkan whiteheads tumbuh subur di kulit wajah aku. Selanjutnya, mesti long lasting dan cukup apply di pagi hari aja kulit bisa lembab seharian sampai waktunya pakai skincare malem. Tambahannya packagingnya mesti lucu. Duh, banyak maunya ya :(



Beberapa waktu yang lalu aku mendapatkan kesempatan dari Clozette Indonesia (@clozetteid) untuk mencoba salah satu produk dari Kiehl's, yaitu Ultra Facial Cream. Diformulasikan dengan Glacial Glycoprotein dan Squalene, moisturizer ini diklaim dapat memberikan kelembaban yang long lasting hingga 24 jam.
Oh iya, yang aku dapatkan adalah kemasan spesial Holiday & Gifting Season. Kemasan ini hadir dalam kolaborasi dengan Janine Rewell yang disertai ilustrasi unik yang cantik untuk menyambut holiday season. Janine Rewell adalah ilustrator dari Helsinki yang terkenal dengan ilustrasi vektor geometrinya yang colorful!


Review Kiehl's Ultra Facial Cream

 
 

Kiehl's Ultra Facial Cream ini hadir dalam jar kecil dengan netto 50ml. Produk ini tidak dikemas di dalam box maupun disegel menggunakan plastik di luarnya, namun untuk menjaga kehigienisan produknya terdapat segel dari alumunium foil di dalamnya. Nah, kemasan tanpa box dan segel plastik ini termasuk eco-friendly ya karena meminimalisir sampah yang dihasilkan dari produk ini. Selain itu jar dari Kiehl's Ultra Facial Cream ini terbuat dari 30% recycled plastic, lho.





Product knowledge tercantum pada jarnya, sedangkan ingredient list terdapat pada bagian dasar jar. Stiker ini bisa dibuka untuk melihat ingredient listnya seperti yang bisa dilihat pada foto di atas.
Period After Opening dari Kiehl's Ultra Facial Cream ini adalah 12 bulan. Sayang aku nggak nemuin keterangan expiration datenya di mana.

Ingredients - Aqua/Water, Glycerin, Cyclohexasiloxane, Squalane, Bis-PEG-18 Methyl Ether Dimethyl Silane, Sucrose Stearate, Stearyl Alcohol, PEG-8 Stearate, Myristyl Myristate, Pentaerythrityl Tetraethlhexanoate, Prunus Armeniaca Kernal Oil/Apricot Kernal Oil, Phenoxyethanol, Persea Gratissima Oil/Avocado Oil, Glyceryl Stearate, Cetl Alcohol, Oryza Sativa Bran Oil/Rice Bran Oil, Olea Europaea Fruit Oil/G4Olive Fruit Oil, Chlorphenesin, Stearic Acid, Palmitic Acid, Disodium EDTA, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Carbomer, Prunus Amygdalus Dulcis Oil/Sweet Almond Oil, Xanthan Gum, Ethylhexylglycerin, Sodium Hydroxide, Tocopherol, Glycine Soja Oil/Soybean Oil, Pseudoalteromonas Ferment Extract, Myristic acid, Hydroxypalmitol Sphinganine, BHT, Salicylic Acid, Citric Acid.

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, Kiehl's Ultra Facial Cream lebih cocok untuk kulit kering karena adanya bahan-bahan seperti Glycerin, Avocado Oil, dan Tocopherol. Avocado Oil dapat membantu mengunci kelembapan pada kulit wajah. Oh iya, produk ini juga tidak mengandung paraben, alcohol, dan artificial fragrance.



Berikut tekstur dari Kiehl's Ultra Facial Cream. Teskturnya berupa light cream yang berwarna putih susu dan tidak ada wanginya. Menurut aku teksturnya ringan dan mudah dibaurkan di kulit wajah. Kiehl's Ultra Facial Cream ini cocok banget buat aku yang nggak suka rich moisturizer.

Bagaimana hasil penggunaan Kiehl's Ultra Facial Cream?



Pada awalnya aku skeptis karena teksturnya yang ringan. Biasanya moisturizer dengan tekstur light seperti ini tidak bertahan terlalu lama dan apabila kulit aku kering di siang hari aku harus menggunakan face mist lagi untuk melembabkannya. Tapi ternyata Kiehl's Ultra Facial Cream ini surprisingly long lasting. Sebagai contoh, aku pakai Kiehl's Ultra Facial Cream di jam 7 pagi dan sore hari hingga malam harinya kulit aku masih lembab tanpa dry patches. Memang nggak 24 jam banget seperti klaimnya, tapi setidaknya seharian sekitar 10 hingga 12 jam kelembapannya masih bertahan.

Yang aku kurang suka dari Kiehl's Ultra Facial Cream adalah setelah pengaplikasiannya ada rasa lengket yang bertahan cukup lama. Hal ini wajar sih mengingat dia adalah moisturizer yang long lasting, ya kan? Cuma memang beberapa hari ini cuacanya panas dan aku kurang suka sensasi lengket pas cuaca lagi panas, kan enggak nyaman banget ya. Mungkin next aku mau coba akalin apply pas muka basah pake toner, mudah-mudahan nggak terlalu 'cepel' ya. Nanti bakal aku update untuk selanjutnya.

Overall, aku suka Kiehl's Ultra Facial Cream. Kelembapannya long lasting, nggak ada wanginya juga, dan kemasannya simple. Pas untuk dibawa bepergian alias travel friendly. Kulitku juga nggak mengalami reaksi negatif apapun setelah memakai cream ini. Cuma untuk repurchase, mungkin harganya agak out of my budget, hehehe.
Oh iya, untuk kemasan spesial edisi Holiday & Gifting Season ini limited edition. Kamu bisa beli di Kiehl's Official Store di kotamu atau di www.kiehls.co.id ya!

Get to know more about Kiehl's Indonesia
Website
Instagram
Facebook Fanpage


Score: 9,5/10
Where to Buy: Kiehl's Official Store, Kiehl's Webstore
Price: IDR 520.000



This is a sponsored post. Kiehl's & Clozette Indonesia send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



Nowadays, skincare with fermented ingredients are quite happening in Korea. The fermentation process supposedly renders active ingredients in skincare products to be more absorbable. In addition to easier and quicker absorption, fermentation also works to increase the nutrient density, making the product's natural ingredient to be more powerful. Fermentation process also reduces the chance of skin irritation and making the product more suitable for sensitive skin. (taken from here & here)
Benton Cosmetics, of course joined the hype, have their Fermentation Line that consisted of Essence, Eye Cream, and the latest addition, Mask Pack.


View this post on Instagram

Benton's new product COMING SOON!💫 . New product will be added to fermentation line which is loved by all Benton people. . Improvement in wrinkle care functional mask pack containing 3 types of premium fermented ingredients! . 'Fermentation Mask Pack' . See you soon♥
A post shared by 벤튼 공식/ Benton Inc. Official (@bentoncosmetic) on Nov 21, 2019 at 2:19am PST

Benton Fermentation Mask Pack is a premium boosting mask that contains 3 high-grade fermentation ingredients,

  • Galactomyces Ferment Filtrate, a natural yeast extracted from fermented rice which is rich in minerals such as vitamin and amino acid to make dull skin tone to appear more clear and bright. It's excellent for moisturizing, elasticity, and oil & moisture balance.
  • Bifida Ferment Lysate, is obtained by culturing bacteria of yogurt which is nourishes and moisturizes rough and weak skin caused by unhealthy environments. It is also could help boost skin's immunity by supplying oxygen, abudant proteins, vitamins, and minerals.
  • Lactobacillus/Collage Ferment Filtrate, is Collagen that fermented and filtered together with Lactobacillus that makes the particle size smaller and easier for skin to absorb. It help skin to have elasticity.

The key ingredients provide intensive elasticity and nutrition. They're also comes with wrinkle care function, so Benton Fermentation Mask Pack is excellent for those who are looking for Anti Aging Treatment. I was given the product by Benton for review purposes, so here's my thoughts on Benton Fermentation Mask Pack.

Benton Fermentation Mask Pack Review

 

It comes with a black medium-sized box that keeps 5 pieces of sheet mask inside. You can find the product information on the back side, but unfortunately for international users, it's all written in Korean except the ingredient list.
The design of the box is no doubt Benton's style, clean, simple, and effortless.

Benton Fermentation Mask Pack ingredient list - Galactomyces Ferment Filtrate, Water, Lactobacillus/Collagen Ferment Filtrate, Glycerin, Propanediol, Pentylene Glycol, Butylene Glycol, Bifida Ferment Lysate, 1-2-Hexanediol, Sodium Hyaluronate, Ceramide NP, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Althaea Rosea Root Extract, Acetyl Hexapeptide-8, Cooper Tripeptide-1, Betaine, Panthenol, Usnea Barbata (Lichen) Extract, Zanthoxylum Piperitum Fruit Extract, Pulsatilla Koreana Extract, Hydroxyethylcellulose, Adenosine, Carbomer, Hydrogenated Lecithin, Arginine.

Based on Skincarisma Ingredient Analyzer, the ingredients within Benton Fermentation Mask Pack has very good low risk EWG rating. They also excluded ingredients like Paraben, Artificial Fragrance, Artificial Coloring, PEGs, and any other high risk ingredients. This product is suitable for all skin type, including dry skin like mine because there's some ingredients that powerfully moisturizing like Panthenol, Butylene Glycol, and Sodium Hyaluronate.

 

Like usual sheet mask, it comes in a single pack of mask. The packaging is stylish black, matte-textured. Did i mention black is the color image of Benton's Fermentation Line?
You can find the cruelty-free logo  on the back side of the packaging.



Talking about the sheet, for me it's a little too big for my very small face. To be honest it's really hard for me to find a sheet mask that fits me perfectly because the size of my face.
Benton claims that they use eco-friendly sheet derived from cotton and celullose. They adheres smoothly and gently along the skin texture, instantly delivers moisture and nutrition to the skin. Unfortunately due to my face's size, i couldn't fit the sheet perfectly as you can see in the pictures above.

I found lots of Korean brand sheet mask has so many essence in the pouch. So many that you could use the rest for your body. But Benton Fermentation Mask Pack is different!
Don't worry about that, because due to excellent impregnation of the sheet, it leaves not much essence in the pouch and sheet is moist even after recommended usage time (it takes about 10 to 20 minutes). Prepare your face with toner first before using Benton Fermentation Mask Pack to maximize the effect.

After 15 minutes of application, i find my skin feels a little bit sticky for a while. It's a little uncomfortable especially if the weather is hot. After the stickiness are gone, my skin feels firm and slightly supple. I could say the moisture is somewhat long lasting, though. I believe with continued use of this products could do more to my tired and dull skin.



Here's some other tips on using Benton Fermentation Mask Pack:


  • Keep your mask on the fridge - to give cooling sensation, pore shrinkage effect, and refreshing feeling.
  • Shake your mask before use if you keep it upright - the solution might gathered at the bottom of the pack, shake it to make the sheet soaked perfectly with the solution.
  • Use steam towel first - to open up pores so the essence will seeps in perfectly.
  • Do not exceed the fixed time (20 minutes) - if the sheet dries, it will take the moisture from your skin.
  • Use cream after application - to lock moisture on your skin.



Overall, Benton Fermentation Mask Pack is the right choice for you who wants simple and practical anti-aging treatment with natural ingredients. I strongly recommended this for those with aging skin and dry skin. Follow treatments with Benton Fermented Essence and Benton Fermented Eye Cream for greater effect on the skin.
I love the design of this product and how they picture they brand is natural, eco-friendly, and 'green' beauty. Have you tried any Benton products? Please share in the comment section below!

Get to know more about Benton Cosmetics
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Twitter

Score: 7/10
Where to Buy? Benton Website



This is a sponsored post. Benton send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Brand drugstore yang satu ini terkenal dengan produk face wash dan maskernya yang konon katanya ampuh banget untuk mengatasi jerawat. Yup, Himalaya Herbals!
Dari sebelum ngeblog, aku sudah coba salah satu produk dari Himalaya Herbals yaitu Purifying Neem Mask. Biasanya aku memang jarang jerawatan, tapi kalau jerawat hormonal lagi muncul aku pakai Himalaya Herbals Purifying Neem Mask dan jerawat langsung cepet mateng dan kempes dalam waktu singkat. Beneran lho!
Tapi udah lama juga aku nggak pakai Purifying Neem Mask yang melegenda ini karena belakangan sibuk coba berbagai macam masker dari brand lain. Nah, beberapa waktu yang lalu HIIP Indonesia mengirimi aku satu set Himalaya Neem Series yang terdiri dari Purifying Neem Mask dan Purifying Neem Face Wash serta Clear Complexion Whitening Face Wash.



Kebetulan dari produk-produk di atas aku cuma pernah coba Purifying Neem Mask aja, yang lainnya yaitu Himalaya Face Wash, aku belum pernah coba.
Oh iya, Neem itu apa sih? Neem alias daun Mimba ini kaya akan zat anti oksidan yang mampu melindungi kulit dari radikal bebas. Selain itu, daun Mimba juga mengandung berbagai senyawa yang aktif untuk membantu mengurangi terjadinya kerusakan sel kulit dan mengandung antiseptik yang baik untuk mengatasi jerawat serta kemerahan di kulit.
Sudah jelas dong ya berarti key ingredients dari Himalaya Herbals ini ditujukan untuk kulit berjerawat atau acne prone. Tapi bagaimana hasilnya jika Neem digunakan untuk kulit kering? Yuk kita simak dulu reviewnya berikut ini.

Review Himalaya Herbals Purifying Neem Mask

 

Himalaya Herbals Purifying Neem Mask tersedia dalam 2 pilihan kemasan ukuran 50ml dan 100ml. Period after opening dari produk ini hanya 6 bulan saja jadi sebaiknya cepat dihabiskan ya. Dikemas dalam tube berwarna putih dan tutup berwarna hijau, pada bagian belakangnya terdapat product knowledge, cara pemakaian dan ingredient list yang sudah ditulis dengan bahasa Indonesia.

Ingredients - Aqua, Kaolin, Melia Azadirachta Leaf Extract, Propylene Glycol, Bentonite, Fuller's Earth, Curcuma Longa Root Extract, Perfume, Sodium Methylparaben, Imidazolidinyl Urea, DMDM Hydantoin, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Sodium Propylparaben, Citric Acid, Sodium Lauryl Sulfate.

Key ingredients dari produk ini selain Neem adalah kunyit dan Fuller's Earth (Multani Mitti). Kunyit dapat membantu menyamarkan bekas jerawat, mencerahkan kulit, serta mengurangi kerutan di wajah. Fuller's Earth adalah sejenis clay mineral yang dapat berfungsi sebagai skin cleanser dan menyerap minyak berlebih pada kulit wajah.



Tekstur dari Himalaya Herbals Purifying Neem Mask ini sangat kental, warnanya hijau keabu-abuan. Wanginya juga cukup menyengat. Kalau dideskripskian wanginya tuh mirip jamu herbal-herbal gitu deh. Nah, saat pertama kali dikeluarkan isinya ada sedikit air yang ikut keluar.
Jika diperhatikan, ada butiran-butiran kecil yang mirip dengan pasir. Melihat dari ingredientsnya, Himalaya Herbals Purifying Neem Mask ini bisa dikategorikan sebagai clay mask karena basenya adalah Kaolin.



Saat dibaurkan ke kulit, agak susah untuk meratakannya karena teksturnya ini. Dibutuhkan waktu yang agak lama sampai maskernya kering sekitar 10 hingga 15 menit. Menurut cara penggunaannya, produk ini cukup digunakan seminggu sekali atau dua kali dan jangan digunakan pada bagian kulit yang luka atau mengalami radang.



Yang aku rasakan saat menggunakan masker ini ada sedikit tingling sensation, dan seperti clay mask pada umumnya, kulit wajah terasa tertarik dan kencang. Bagi yang nggak biasa dengan wanginya mungkin akan merasa wangi herbalnya terlalu kuat dan menyengat. Kebetulan aku sendiri sudah menggunakan produk ini dari dulu jadi sudah terbiasa dengan wanginya.

Review Himalaya Herbals Purifying Neem Face Wash

 

Packaging dari Himalaya Herbals Purifying Neem Face Wash ini berupa tube di mana kita bisa melihat isi dalam produknya. Sama dengan Purifying Neem Mask sebelumnya, product information yang cukup lengkap tertera di bagian belakang tubenya. Namun PAOnya sedikit lebih lama yaitu 12 bulan.

Ingredients - Aqua, Ammonium Lauryl Sulfate, Melia Azadirachta Leaf Extract, Cocamidopropyl Betaine, Sodium Cocoyl Glutamate & Disodium Cocoyl Glutamate, Glycerin, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, Curcuma Longa Root Extract,  Sodium Hydroxide, Phenoxyethanol, Fragrance, Methylchloroisothiazolinone & Methylisothiazolinone, Sodium Metabisulfite, Citric Acid, Disodium EDTA, Tocopheryl Acetate, CI 19140, CI 42090.


Tekstur dari Himalaya Herbals Purifying Neem Face Wash ini berupa gel berwarna hijau kekuningan. Menurut aku busa yang dihasilkan produk ini cukup banyak dan nggak ada rasa 'ketarik' di muka saat diaplikasikan. Wanginya cukup kuat dan senada dengan Purifying Neem Mask akan tetapi lebih ke arah 'wangi antiseptik' gitu sih menurut aku.



Good news untuk pemilik kulit kering, Himalaya Herbals Purifying Neem Face Wash ini tidak membuat kulit kesat setelah cuci muka.

Review Himalaya Herbals Clear Complexion Whitening Face Wash

 

Sama dengan kedua produk sebelumnya, packaging dari Himalaya Herbals Clear Complexion Whitening Face Wash ini berupa tube. PAOnya 12 bulan dan tercantum juga logo recyclable serta not tested on animals. Untuk expiration date juga tercantum di bagian belakang tubenya.


Ingredients - Aqua, Ammonium Lauryl Sulfate, Cocamidopropyl Betaine, Glycol Distearate, Sodium Cocoyl Glutamate & Disodium Cocoyl Glutamate, Coco-Glucoside & Glycerin, Acrylates/C10-30 Alkyl Acrylate Crosspolymer, PEG-150 Distearate, Cetyl Alcohol, Glyceryl Oleate, Fragrance, Phenoxyethanol, Sodium Hydroxide, Crocus Sativus Flower Extract, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Citric Acid, Menthyl Lactate, Methylchloroisothiazolinone & Methylisothiazolinone, Disodium EDTA, Tocopherol Acetate, Punica Granatum Fruit Extract, Menthol, CI 15985, Glycyrrhiza Glabra (Licorice) Root Extract, Vateria Indica Bark Extract.


Key Ingredients dari Himalaya Herbals Clear Complexion Whitening Face Wash ini adalah Saffron, Licorice, Dammar Putih, Delima, dan Mentimun. Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, produk ini cocok untuk kulit kering dan juga kulit berminyak.



Tekstur dari Himalaya Herbals Clear Complexion Whitening Face Wash ini berbeda dengan Purifying Neem Face Wash di mana teksturnya berupa lotion yang agak runny. Warnanya putih agak pink dan wanginya soft, sedikit powdery.
Yang aku rasakan setelah menggunakan Himalaya Herbals Clear Complexion Whitening Face Wash ini, kulitku terasa agak kesat dan wanginya masih menempel hingga beberapa saat setelah mencuci muka. Mungkin facial wash ini lebih cocok untuk yang kulitnya berminyak, dan kurang cocok untuk yang kulitnya kering banget seperti kondisi kulitku sekarang ini.

Overall, produk dari Himalaya Herbals ini oke dan aku pun dari dulu sudah menggunakan Himalaya Herbals Purifying Neem Mask untuk mengatasi jerawat dan hasilnya jerawat cepat matang dan hilang dalam waktu sebentar saja. Untuk Purifying Face Wash juga lumayan cocok untuk kulit keringku.
Kalian sudah pernah mencoba produk yang mana dari Himalaya Herbals? Yuk komen di bawah ya!

Get to know more about Himalaya Herbals Indonesia
Instagram
Facebook Fanpage
Official Shopee
Official Tokopedia




This is a sponsored post. HIIP Indonesia & Himalaya Herbals Indonesia send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Jujur sebenernya aku nggak menggunakan produk-produk khusus selama masa kehamilan kemarin dan setelah melahirkan sekarang. Aku pikir selama produk perawatan yang aku pakai sudah berBPOM ya aman-aman aja.
Nah, aku tuh baru tahu kalau ditemukan fakta bahwa hampir 300 toksin pada bayi baru lahir karena terpapar melalui tubuh ibunya setiap hari. Serem nggak sih?
Jadi, produk-produk yang aku pakai setiap harinya bisa menjadi gerbang dari bahan-bahan berbahaya (toksin) terpapar kepada bayi kita. Baik yang kita pakai secara topikal maupun yang kita konsumsi akan sampai ke bayi melalui aliran darah dan bisa berdampak buruk di hari nanti.
Oleh karena itu kita mesti pilih-pilih banget produk yang kita pakai sehari-hari selama hamil dan juga menyusui.

Ada beberapa bahan yang harus kita perhatikan karena mengandung risiko seperti berikut:

  • Paraben, karena menyebabkan peluang lebih tinggi untuk melahirkan bayi prematur, meningkatkan risiko keguguran, dan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Fluoride, apabila tertelan dan terakumulasi dalam dosis tinggi, berpotensi untuk memberikan pengaruh buruk pada kesehatan janin dan bayi.
  • Triclosan, beracun bagi lingkungan air dan bisa berdampak pada sistem reproduksi.
  • Artificial Coloring, dapat menyebabkan iritasi saluran pernafasan dan merupakan zat karsinogenik.
  • SLS, bisa menimbulkan iritasi pada jaringan lunak dalam rongga mulut dan kulit.
  • Phthalates, berpotensi mengganggu sistem endokrin dan dapat menyebabkan cacat lahir.
  • Alkohol, dapat menimbulkan iritasi dan kemerahan pada kulit yang sensitif.

Jadi semakin khawatir ya dengan produk-produk yang kita gunakan sehari-hari. Tapi bahan-bahan tersebut nggak bakal kamu temui di produk-produk Mama's Choice, lho!
Mama's Choice adalah brand produk perawatan yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Produk Mama's Choice bebas zat kimia berbahaya, teruji di laboratorium di Singapura, diformulasikan dengan bahan alami terbaik, serta halal dan sudah terdaftar di BPOM.

Produk-produknya berupa produk sehari-hari yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui, seperti Mama's Choice Non-Flouride Toothpaste, Mama's Choice Non-Flouride Mouthwash, Mama's Choice Stretch Mark Cream. Selain melalui webstore resminya, produk Mama's Choice bisa didapatkan di berbagai e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, JD.ID, dan juga Blibli.com.


Salah satu produk Mama's Choice yang akan aku review sekarang adalah Mama's Choice Stretch Mark Cream.
Dari waktu hamil sebenernya aku nggak mengalami stretch mark, tapi berdasarkan pengalaman aku di kehamilan sebelumnya stretch mark-ku biasanya muncul setelah melahirkan, terutama di bagian pangkal paha. Nah, setelah melahirkan kemarin, bagian kulit perut aku terasa kering dan gatal. Kulit yang gatal tersebut apabila digaruk terus-menerus dapat menimbulkan stretch mark, lho.

Mama's Choice Stretch Mark Cream ini diklaim dapat melembabkan kulit yang kering, membantu menjaga elastisitas kulit, meminimalisir risiko timbulnya stretch mark, dan apabila sudah ada stretch mark, Mama's Choice Stretch Mark Cream dapat membantu menyamarkan stretch mark tersebut secara berkala.
Mama's Choice Stretch Mark Cream ini mengandung 5 key ingredients yaitu Lipobelle Soyaglycone, Aloe Vera, Jojoba Oil, Olive Oil, dan Shea Butter. Kombinasi Lipobelle Soyaglycone dan Aloe Vera merupakan formula paten yang hanya bisa didapatkan di Mama's Choice Stretch Mark Cream. Keduanya berkhasiat untuk menyamarkan dan mencegah stretch mark, mengencangkan kulit, dan meredakan rasa gatal.

Seperti yang sudah aku tulis di atas, salah satu bahan utama yang beresiko untuk pertumbuhan bayi adalah Paraben. Paraben adalah zat kimia yang digunakan sebagai bahan pengawet pada produk kosmetik.
Padahal, di pasaran banyak sekali produk stretch mark cream yang masih mengandung Paraben. Lebih lengkapnya mengenai bahaya Paraben dapat dibaca di sini.
Oleh karena itu, Mama's Choice Stretch Mark Cream adalah pilihan yang tepat untuk perawatan kulit ibu hamil dan postpartum karena bebas dari Paraben. Produk ini juga bebas dari toksin dan alkohol. Mama's Choice Stretch Mark Cream ini juga teruji tidak berisiko menyebabkan alergi (hypoallergenic) dan dermatologist tested. Bisa digunakan juga untuk kulit sensitif. Pokoknya formulanya 100% aman untuk ibu hamil dan menyusui.

Review Mama's Choice Stretch Mark Cream

 
 

Produk ini dikemas dalam box berukuran ramping yang cukup besar. Pada bagian samping kiri boxnya tertera product knowledge yang lengkap, sementara pada bagian samping kanannya tercantum cara pemakaian dan ingredient list.

Ingredients - Water, Ethylhexyl Palmitate, Cetyl Alcohol, Propylene Glycol, Glycerin, Isopropyl Myristate, Propanediol, Glyceryl Stearate, Stearic Acid, PEG-100 Stearate, Simmondsia Chinensis Seed (Jojoba) Oil, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, 1,2-Hexanediol, Glyceryl Stearate SE, Carbomer, Butyrospermum Parkii Butter (Shea Butter), Triethanolamine, Caprylhydroxamic Acid, Aloe Barbadensis Leaf Juice (Aloe Vera), Polysorbate 80, Fragrance, Butylene Glycol, Lecithin, Methylsilanol Mannuronate, Phenoxyethanol, Sorbic Acid, Genistein (Soy Isoflavones)

Mama's Choice Stretch Mark Cream dipakai setiap pagi dan sore hari pada bagian yang rentan terkena stretch mark, seperti perut, payudara, pinggul, paha, dan kaki. Pengolesan disertai pemijatan lembut searah jarum jam sampai cream menyerap secara sempurna. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, gunakan Mama's Choice Stretch Mark Cream dari awal kehamilan sampai setelah melahirkan.

 

Packaging produk ini adalah tube dengan perpaduan warna putih dan pink. Nettonya 100ml. Pada saat pembelian, mulut tube-nya disegel untuk menjaga kehigienisannya. Pada bagian belakangnya tercantum product knowledge, namun tidak ada ingredients list lengkapnya. Di bagian bawah terdapat kode produksi, expiration date, dan nomer POM.


Tekstur Mama's Choice Stretch Mark Cream ini unik, seperti lotion tapi agak watery. Saat dioleskan juga cream akan berubah tekstur menjadi lebih cair seperti gel sehingga mudah dibaurkan dan mudah menyerap. Warnanya putih susu, dan wanginya mirip seperti gel lidah buaya atau aloe vera. Wanginya nggak begitu menyengat, sehingga aman untuk pemilik hidung yang agak sensitif dengan bau-bauan seperti aku.
Mama's Choice Stretch Mark Cream juga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menyerap dan tidak meninggalkan rasa lengket yang berlebihan. Idealnya, gunakan Mama's Choice Stretch Mark Cream setelah mandi atau dalam keadaan kulit lembab supaya lebih mudah untuk dibaurkan.

Bagaimana hasil penggunaan dari Mama's Choice Stretch Mark Cream?


Sebelum mulai menggunakan Mama's Choice Stretch Mark Cream, kondisi kulitku kering dan agak gatal. Namun setelah menggunakan cream ini, kulit menjadi lembab dan bebas gatal. Karena teksturnya yang ringan, Mama's Choice Stretch Mark Cream ini nyaman digunakan, berbeda dengan body lotion yang biasanya bertekstur lebih rich dan meninggalkan rasa lengket.
Oh iya, aku menggunakan produk ini di bagian perut dan juga pangkal paha ya.
Aku sudah menggunakan produk ini selama kurang lebih satu minggu sehingga efek jangka panjangnya memang belum terlihat. Mudah-mudahan dengan menggunakan Mama's Choice Stretch Mark Cream ini stretch mark nggak jadi muncul di kulitku, ya. Nanti bakal aku update lagi untuk efek jangka panjangnya.



Tertarik untuk mencoba Mama's Choice Stretch Mark Cream? Kalian bisa mendapatkannya di official store Mama's Choice di Shopee dengan harga Rp99.000. Menurut aku terjangkau dan worth it banget ya. Produk ini juga bisa digunakan selama 2 hingga 3 bulan jika dipakai 2 kali dalam sehari, jadi termasuk hemat. Oh iya, jangan lupa gunakan kode voucher MAMAANPER untuk tambahan diskon 10% :)

Get to know more about Mama's Choice
Website
Instagram
Facebook Fanpage




Instagram | Facebook | Twitter
Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates