Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal


Ngomongin skincare, yang paling pas di kulit aku tuh skincare dari brand Korea. Skincare lokal biasanya agak cenderung concern untuk kulit berminyak, kalau skincare Korea lebih dry-skin friendly karena rata-rata di sana tipe kulitnya kering.
Aku sudah coba cukup banyak juga produk skincare Korea dan jarang ada yang nggak cocok di aku. Tapi emang kulit aku juga dari dasarnya badak, dipakein apa aja ya cocok cocok aja sih.
Kali ini aku mau review salah satu brand Korea yang cukup terkenal, yaitu Mamonde.


Jadi aku dapet gift set dari Mamonde dan Clozette Indonesia yang isinya sample size Rose Water Toner, Chamomile Pure Toner, Ceramide Cream, Rose Moisturizing Sheet Mask, dan full size produk Mamonde Red Energy Recovery Serum.

Mamonde Red Energy Recovery Serum ini konon katanya adalah hasil dari research selama 28 tahun, lho. 
Menurut klaim produknya, visible result dari Mamonde Red Energy Recovery Serum ini bakalan bisa terlihat hanya dalam waktu 5 hari aja! Masak sih? Yuk langsung kita buktiin aja!

Review Mamonde Red Energy Recovery Serum





Yang aku terima ini satu set, tapi kalau misalnya beli terpisah aku nggak tau ada boxnya sendiri apa enggak. Untuk ingredient list juga tertulis di bagian belakang kotak yang gede ini.


Mamonde Red Energy Recovery Serum Ingredient List - Water/Aqua/Eau, Dimethicone, Alcohol, Glycerin, Propanediol, 1,2-Hexanediol, Betaine, Niacinamide, Glyceryl Polymethacrylate, Butylene Glycol, Tranexamic Acid, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Saccharide Isomerate, Cetearyl Alcohol, Polyglyceryl -3 MethylGlucose Distearate, Sodium Hyaluronate, Xanthan Gum, Glyceryl Caprylate Hydrogenated Lecithin, Glyceryl Stearate Citrate, Ethylhexylglycerin, Hydroxyethylcellulose, Adenosine, Sucrose, Fragrance/Parfum, Disodium EDTA, Punica Granatum Fruit Extract, Beta Glucan, Sodium Citrate, Citric Acid, Rosa Canina Fruit Extract, Tocopherol, Punica Granatum Flower Extract, Indole Acetic Acid

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, Mamonde Red Energy Recovery Serum ini memiliki cukup banyak ingredients yang berfungsi untuk melembabkan. Dilihat dari ingredient listnya juga Niacinamide ada di posisi atas sehingga dapat disimpulkan bahwa persentasenya cukup banyak. Ada juga Traxenamic Acid yang jika digunakan secara topikal seperti ini dapat mengatasi melasma dan hyper-pigmentasi pada kulit. So, menurut aku ini cocok buat kulit kering dan kusam.
Hanya saja, Mamonde Red Energy Recovery Serum masih mengandung alcohol dan juga fragrance.

Menurut website Mamonde, Mamonde Red Energy Recovery Serum ini berfungsi untuk memperkuat skin barrier, menghilangkan sel kulit mati agar tampilan kulit lebih halus, dan memberikan kelembaban hingga lapisan dalam kulit.

Mamonde sendiri punya konsep yaitu skincare yang berasal dari ekstrak bunga. Untuk Mamonde Red Energy Recovery Serum ini bunga yang dipakai adalah Punica Granatum atau Delima/Pomegranate dan Rosa Canina, sejenis mawar liar dari Eropa.

 




Packagingnya cantik banget, berupa botol tipe pump yang terbuat dari kaca dengan netto 30ml. Warnanya gradation merah dan pink. Botolnya sendiri cukup berat, tapi karena ukurannya nggak terlalu besar, cukup travel-friendly lah. Aku suka pemilihan warnanya, warnanya tuh merah yang agak deep gitu, cantik deh. Untuk expiration date bisa dilihat di bagian dasar botol dan PAO-nya 12 bulan.


Bisa dilihat di foto di atas tekstur dari Mamonde Red Energy Recovery Serum ini berupa gel yang ringan. Biasanya untuk seluruh muka plus leher aku cuma perlu satu atau dua pump aja. Bisa dibilang ini nggak ada warnanya sih, cuma nggak transparan juga, jadinya warnanya seperti putih pucet gitu. Karena Mamonde Red Energy Recovery Serum ini mengandung fragrance, ada wangi floral yang lembut. Menurut aku cukup subtle dan yang jelas nggak mengganggu sama sekali.

Setelah diaplikasikan juga nggak ada rasa lengket yang berlebihan, malah teksturnya berubah jadi kayak air gitu.

Bagaimana Hasil Penggunaan Mamonde Red Energy Recovery Serum?


Aku menggunakan Mamonde Red Energy Recovery Serum ini beserta item lainnya yang ada di dalam satu set selama 5 hari, pagi dan malam hari.
Oh iya, urutan pemakaiannya cleanser - toner (Rose Water Toner atau Chamomile Pure Toner, tapi kalau aku sih keduanya karena kebetulan kulit memang kering dan ada sedikit redness) - Mamonde Red Energy Recovery Serum - moisturizer (Ceramide Cream) - sunscreen. Untuk maskernya dipakai seminggu sekali saja.

Menurut keterangan yang aku dapat dari website Mamonde, setelah 5 hari pemakaian Mamonde Red Energy Recovery Serum wajah akan terasa lembab dan lebih smooth. Lalu setelah 14 hari pemakaian, wajah akan terlihat lebih cerah dan juga glowing.

Yang aku rasakan setelah 5 hari pemakaian, betul kulit wajah terasa lebih lembab dan smooth. Menurut aku combo Ceramide Cream dan Red Energy Recovery Serum ini hasilnya lembab yang long lasting. Kelembabannya memang nggak bisa bertahan hingga 24 jam untuk kulit extra dry, tapi tahan sekitar 10 sampai 12 jam dan itu menurut aku udah lumayan banget.
Kulit tuh terasa lebih smooth banget setelah pemakaian, freshly applied. Jadi setelah apply serum, terasa ada semacam layer tipis di atas kulit kita. Kayaknya ini pengaruh karena ada Dimethicone ya di ingredient listnya. Nah, si layer ini kayak bisa menahan moisture tetap di kulit jadi rasanya kulit terasa smooth, kaya habis pake primer buat ngeblur pori-pori gitu deh.


Kalian bisa lihat dari foto di atas, kondisi kulit aku sebelum dan sesudah pakai Mamonde Red Energy Recovery Serum. Terlihat wajah langsung lebih lembab setelah pemakaian. Meskipun pori-pori nggak terlihat ngeblur seperti pakai primer, tapi kalau disentuh terasa lebih halus.




Nah, selanjutnya ini foto progress kulit aku setelah 5 hari menggunakan Mamonde Red Energy Recovery Serum. Hasilnya, dry patches yang biasa ada di jawline nggak terasa lagi dan kulit aku juga rasanya lebih plump.


Overall, menurut aku Mamonde Red Energy Recovery Serum worth to try. Apalagi kalau dikombinasiin dengan produk-produk yang ada di setnya ini, jadi kepengen buat beli full size semuanya, hahaha atau Mamonde mau sponsorin aku juga boleh :p. Aku suka design dan konsepnya dari Mamonde ini. Hasilnya juga memang sesuai klaim dan mungkin next bakal aku update lagi untuk hasil pemakaian 14 harinya ya!

Score: 7/10
Where to Buy? Mamonde Indonesia official store Shopee, Lazada, JD.Id, Sephora
Price: Rp450.000

Get to know more about Mamonde Indonesia
Website
Instagram
Facebook Fanpage




This is a sponsored post. Mamonde Indonesia & Clozette Indonesia sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



Ngomongin produk make up bibir emang nggak ada habisnya ya. Mulai dari classic bullet lipstick, lip cream, lip tint, dan tren terbaru produk make up bibir yaitu lip crayon.

Sebenarnya lipstik crayon kurang lebih sama dengan bullet lipstick biasa, yang membedakannya biasanya ukurannya (bullet lipstick cenderung hadir dalam ukuran yang sama, sedangkan lip crayon ada yang ramping dan ada juga yang besar). Lip crayon juga umumnya hadir dengan ujung yang lebih lancip daripada bullet lipstick biasa untuk mempermudah aplikasi produk di bibir.

Di awal tahun 2020 ini setelah sukses dengan Superstay Matte Ink Lip Cream, Maybelline Indonesia mengeluarkan produk lip make up terbarunya yaitu Maybelline Superstay Ink Crayon. Superstay Ink Crayon adalah tipe lip crayon dengan ukuran yang ramping, ujung yang lancip, dan sudah dilengkapi dengan sharpener pada ujung tubenya sehingga lip crayon bisa tetap lancip dan mudah untuk digunakan.


Maybelline Super Stay Ink Crayon hadir dalam 10 warna yang menarik.
Selain berukuran ramping dan mudah dibawa-bawa, produk ini juga sudah dilengkapi dengan penyerut atau sharpener pada ujungnya. Menurut aku, Maybelline Superstay Ink Crayon ini sangat travel-friendly.

Yuk langsung kita lihat aja reviewnya!

Review Maybelline Superstay Ink Crayon




Kemasannya berupa tube yang ramping dan panjang. Aku kurang tahu juga ada boxnya atau engga, tapi saat menerima produk, lipstik Maybelline baru ini hanya disegel menggunakan plastik. Nah, untuk ingredientsnya hanya tercantum di plastik segel tersebut. Untuk product information juga tidak tertulis banyak dan hampir seluruhnya menggunakan bahasa Jepang.

Berikut adalah ingredient list dari Maybelline Superstay Ink Crayon yang aku ambil dari website Walmart.

Maybelline Superstay Ink Crayon Ingredient List - Isododecane, Polyethylene, Trimethylsiloxyphenyl Dimethicone, Isohexadecane, Dimethicone, Acrylates/dimethicone Copolymer, Polypropylsilsesquioxane, Stearyl Heptanoate, Hydrogenated Polyisobutene, Hydrogenated Styrene/methyl Styrene/indene Copolymer, Alumina, Synthetic Fluorphlogopite, Calcium Aluminum Borosilicate, Limonene, Calcium Sodium Borosilicate, Aluminum Hydroxide, Polybutylene Terephthalate, Silica, Magnesium Silicate, Silica Silylate, Ethylene/va Copolymer, Acrylates Copolymer, Pentaerythrityl Tetra-di-t-butyl Hydroxyhydrocinnamate, Benzyl Benzoate, Tin Oxide, Benzyl Alcohol, Citronellol, Linalool, Geraniol, Disodium Stearoyl Glutamate, Tocopherol, Parfum / Fragrance, [+/- May Contain / Peut Contenir Ci 77891 / Titanium Dioxide, Ci 77491, Ci 77492, Ci 77499 / Iron Oxides, Ci 45410 / Red 28 Lake, Ci 15850 / Red 7, Ci 45380 / Red 22 Lake, Mica, Ci 15985 / Yellow 6 Lake, Ci 19140 / Yellow 5 Lake, Ci 77163 / Bismuth Oxychloride, Ci 17200 / Red 33 Lake, Ci 42090 / Blue 1 Lake, Ci 15850 / Red 6, Ci 75470 / Carmine F.i.l. D225467/4

Maybelline Superstay Ink Crayon tidak mengandung Paraben dan turunannya, namun masih mengandung Fragrance.





Meskipun masing-masing lip crayon ini berbeda-beda warnanya sesuai dengan shadenya, untuk menemukan nomer dan nama shadenya perlu agak teliti. Bisa dilihat pada kedua foto di atas, untuk produk Maybelline Superstay Ink Crayon yang masih disegel, kita bisa menemukan nomer dan nama shadenya pada plastik pembungkusnya (lihat bagian yang dilingkari). Sedangkan untuk produk yang sudah dibuka packagingnya, kita bisa menemukan nomer shade tercantum pada bagian warna putih yang ada di dekat sharpener seperti yang sudah aku lingkari. Hope it helps untuk membantu kalian mencari nomer atau nama shadenya, ya!





Untuk sharpenernya terbuat dari plastik dan bisa dikeluarkan dari ujung lipstiknya dengan cara ditarik. Cukup putar ujung lipstik di dalam penyerut ini untuk membuat ujung lipstik menjadi runcing.

Swatch Maybelline Superstay Ink Crayon




Bisa dilihat pada hand swatches di atas, Maybelline Superstay Ink Crayon ini warna-warnanya wearable dan cukup lengkap. Mulai dari nude, natural color hingga bold color. Untuk bold colornya juga cukup beragam, ada blue based red, plum, orange based red, dan bright pink. Sedangkan natural colornya ada mauve, pinkish beige, dan brown.
Finishing dari lipstik ini somewhere between satin & creamy. Tidak matte, tapi tidak terlalu glossy juga.

Berikut adalah lip swatch dari Maybelline Superstay Ink Crayon.


05 Live On The Edge - Ini warna favorit aku, warna brown dengan hint ungu yang cantik dipadukan dengan berbagai macam eye makeup. It goes both with natural and bold make up.


15 Lead The Way – Satu-satunya warna nude yang ada di antara semua shades dari Maybelline Superstay Ink Crayon. Warna nomer 15 ini bisa dijadikan sebagai base untuk ombre atau gradient lips.


20 Enjoy The View - Pinkish Beige, ini termasuk warna aman juga yang bisa digunakan di berbagai occasion.


25 Stay Exceptional - Grayish Mauve. Warna MLBB yang cocok untuk daily.


30 Seek Adventure - Cool Pink. Warnanya saat diswatch di tangan cantik, tapi di bibirku jatuhnya terlalu cool jadi terlihat agak pucat.


35 Treat Yourself - Bright Reddish Pink. Ini warnanya agak vibrant dan cocok dipadukan dengan eye make up yang colorful.


40 Laugh Louder - Orangey Red. Not really my cup of tea, tapi warnanya bikin complexion terlihat lebih bright.


45 Hustle In Heels - True Red. Di bibirku terlihat agak sedikit orange, mirip dengan warna sebelumnya.


50 Own Your Empire - Blue Based Red. My kind of favorite red. Cocok untuk night make up look.



55 Make It Happen - Burgundy Red. Harusnya ada sedikit hint ungu ya kalau dilihat dari foto hand swatches sebelumnya, tapi di bibirku nggak terlalu ungu,


Best seller shade dari Maybelline Superstay Ink Crayon ini adalah nomer 15, 20, dan 25.

Bagaimana rasanya menggunakan Maybelline Superstay Ink Crayon?




Pertama, Maybelline Superstay Ink Crayon ini sangat nyaman digunakan. Mudah untuk memulas lipstik di bibir, it glides smoothly on lips. Ujung lancipnya juga sangat memudahkan untuk mengaplikasikan lipstik secara lebih presisi dibandingkan classic bullet lipstick biasa. Precision tip dari Maybelline Superstay Ink Crayon ini dapat membuat garis yang sharp, mengikuti garis bibir dengan sempurna dan dapat menjangkau bagian-bagian yang agak sulit dijangkau seperti ujung dalam bibir & sisi-sisi bibir.

Maybelline Superstay Ink Crayon ini empuk, tidak terlalu keras dan chalky, it just the right amount of softness. Aku pernah mencoba lipstik yang sangat empuk dan creamy sehingga mudah patah, tapi Maybelline Superstay Ink Crayon ini tidak mudah patah dan cenderung kokoh. Built-in sharpenernya juga dapat meraut ujung lip crayon ini dengan mudah hingga benar-benar runcing dan sangat praktis karena tidak perlu membawa sharpener terpisah.

Karena mengandung fragrance, Maybelline Superstay Ink Crayon ini punya wangi vanilla. Wanginya tidak terlalu menyengat dan cenderung soft.

Untuk daya tahannya aku berikan two thumbs up. Meskipun Maybelline Superstay Ink Crayon ini tipe lipstik yang tidak transferproof yang pastinya bakal transfer di gelas atau di sedotan, ketahanannya cukup bagus dan tidak mudah terhapus. Bahkan saat membuat foto hand swatches di atas, lipstik baru Maybelline ini tidak bisa dihapus hanya dengan menggunakan air dan sabun, tetap harus menggunakan make up remover, cleansing oil, atau micellar water. Aku bisa bilang ini lipstick yang 'cukup waterproof' dan lipstick yang tahan lama hingga 8 jam pemakaian.

Overall, menurut aku Maybelline Superstay Ink Crayon ini sangat worth to buy, mengingat harganya hanya Rp99.000. Lip crayon ini tersedia di berbagai drugstore, departemen store, toko kosmetik, dan juga e-commerce.
Maybelline Superstay Ink Crayon ini nyaman digunakan, travel friendly, dan performanya cukup oke. Warna yang disediakan juga cukup beragam. Maybelline Superstay Ink Crayon ini cocok untuk jadi lipstick on the go untuk wanita aktif yang punya segudang aktifitas!

Get to know more about Maybelline Indonesia
Website
Instagram
Twitter
Facebook Fanpage
Youtube Channel




This is a sponsored post. Maybelline Indonesia sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



Sejak memasuki usia 25, aku mulai memasukkan beberapa skincare anti aging di dalam skincare routine-ku. Aku punya beberapa signs of aging yang sudah mulai terlihat, contohnya seperti crow's feet pada bagian ujung mata dan smile lines yang cukup visible. Tanda-tanda penuaan pada kulit ini sendiri bikin aku agak insecure.

Setelah membaca beberapa artikel dan buku mengenai self love, embracing our aging process itu sebenarnya penting, lho. Umur kita pasti akan bertambah dan tentunya waktu akan terus berjalan. Maka dari itu, kita harus bisa menerima bahwa kulit yang semakin menua itu tentunya pasti akan terjadi. Perasaan insecure atau kecewa pastinya ada, bukan berarti kita nggak boleh insecure, tapi yang penting adalah bagaimana kita menyikapi rasa insecure tersebut, ya kan?

Terus apa yang harus kita lakukan? Kita bisa merawat kulit agar tetap sehat. Happy skin leads to happy life. Mindset bahwa kecantikan kita akan semakin berkurang seiring dengan bertambahnya umur kita juga harus dirubah. We're beautiful regardless of our age!
So, please don't stop loving your skin even if you're getting old, ok?



Ngomong-ngomong soal skincare anti-aging, kali ini aku mencoba satu set rangkaian khusus anti-aging dari Clinelle Indonesia yaitu Clinelle Age Revive. Ini pertama kalinya aku mencoba satu set skincare anti aging, sebelumnya aku cuma pakai satu atau dua produk saja dan dikombinasikan dengan produk dengan concern yang berbeda.
Oh iya, aku mendapatkan satu set skincare Clinelle Age Revive ini dari Clozette Indonesia (@clozetteid), thank you so much Clozette!
Untuk review kali ini aku nggak bahas satu-satu produknya seperti biasa tapi langsung aku bahas secara garis besar untuk semua produknya dan apa saja yang aku rasakan setelah menggunakan satu set rangkaian skincare Clinelle Age Revive, ya.
Let's get it started!

Review Clinelle Age Revive


Overview



Produk yang aku dapatkan adalah Lifting Cleanser, Lifting Lotion, Lifting Eye Serum, Lifting Youth Essence, Lifting Emulsion, dan Lifting Cream. Semua produk ini bisa dipakai baik siang maupun malam hari. Seri Clinelle Age Revive diformulasikan dengan Youth Activate Technology [8+1] yang menggunakan 9 ekstrak tumbuh-tumbuhan yang mampu melindungi dan merawat kulit dari tanda-tanda penuaan. Tumbuh-tumbuhan yang digunakan adalah sebagai berikut:


  • Crocus Chrysantus Bulb Extract - Bunga krokus emas atau snow crocus ini dapat merangsang natural growth factor kulit dan meningkatkan sintensis kolagen & elastin.
  • Achillea Millefolium Extract - Tanaman yang disebut daun seribu ini dapat merawat tampilan kulit yang kering, mengurangi pengelupasan kulit, dan mengembalikan kekenyalan kulit
  • Alchemilla Vulgaris Extract - Disebut juga sebagai tanaman Lady's Mantle, yaitu sejenis herba yang tumbuh di daerah Eropa dan Greenland. Mengandung antioksidan yang tinggi untuk membantu melawan radikal bebas dan memastikan kulit tetap terjaga keelastisannya.
  • Malva Sylvestris (Mallow) Extract - Ekstrak dari bunga ini membentuk gel pelindung pada permukaan kulit, yang bersifat soothing sekaligus moisturizing.
  • Mellisa Officinalis Leaf Extract - Daun Lemon Balm atau daun balsem mint, baik untuk perawatan kulit berjerawat dan berminyak. Kaya juga akan antioksidan dan anti-aging properties.
  • Mentha Piperita (Peppermint) Leaf Extract - Dapat membantu mengurangi peradangan pada kulit sekaligus menyejukkan. Dapat juga membantu menyamarkan pori-pori yang terlihat besar.
  • Primula Veris Extract - Primula Veris adalah tanaman herbal yang dapat membantu memperbaiki masalah kulit seperti jerawat, breakout, ruam, atau kemerahan.
  • Veronica Officinalis Extract - Ekstrak bunga yang disebut juga sebagai gypsyweed ini dapat menenangkan dan menyejukkan kulit serta membuatnya tampak lebih cerah


Dilihat dari key ingredients di atas, dapat disimpulkan bahwa Clinelle Age Revive dapat digunakan untuk semua jenis kulit, baik kulit kering, berminyak, berjerawat, dan juga kulit kombinasi.
Urutan pemakaiannya adalah cleanser - lotion - eye serum - essence - emulsion - cream. Pada beberapa brand skincare asal Asia, lotion adalah terms lain untuk toner.
Clinelle Age Revive juga bekerja untuk melindungi kulit dari polusi dan sinar UV.

Packaging


Untuk produk eye serum, essence, emulsion, dan cream hadir dengan kemasan box, sementara cleanser dan lotionnya disegel menggunakan plastik. Namun sayang saat pengiriman hampir semua boxnya jadi agak penyok dan stiker yang tertempel pada boxnya jadi lepas-lepas. For the sake of the aesthetic, di review kali ini aku foto tidak menggunakan boxnya, ya :p



Masing-masing seri skincare dari Clinelle punya color image yang berbeda-beda, contohnya untuk seri Purecalm Hydraswiss warnanya biru, untuk seri Whiten Up warnanya ungu, dan untuk seri Age Revive ini color imagenya adalah abu-abu.
Oh iya, brand ambassador dari seri Clinelle Age Revive ini adalah Sophia Latjuba, cocok banget secara doi masih glowing aja di umur yang udah nggak muda lagi.
Untuk design packaging-nya sendiri menurut aku nggak keluar dari brandingnya Clinelle, masih terasa Clinelle banget. Simple, nggak ribet sama printilan macem-macem, dan to the point. Product information yang tertera di kemasannya sendiri cukup lengkap.

Texture & Fragrance




Clinelle Age Revive Lifting Cleanser memiliki tekstur gel, busa yang dihasilkan tidak terlalu banyak dan cukup terasa gentle di kulit.


detail tekstur Lifting Lotion

Clinelle Age Revive Lifting Lotion, i assume this could classify as hydrating toner, konsistensinya cukup kental dan runny, butuh waktu dua hingga lima menit sampai menyerap sempurna pada kulit.



Clinelle Age Revive Lifting Eye Serum berbeda dengan kedua produk sebelumnya, warnanya putih susu. As an eye cream, teksturnya tidak terlalu thick. Mudah untuk dibaurkan di bagian area mata.



Clinelle Age Revive Lifting Youth Essence ini memiliki tekstur paling kental dan rich dibandingkan semuanya. Menurut aku untuk essencenya ini agak susah dibaurkan dan setelah dibaurkan rasanya agak keset di muka.



detail tekstur Lifting Emulsion yang ringan dan encer

Clinelle Age Revive Lifting Emulsion, setelah menggunakan essence yang super thick sebelumnya, tekstur dari Emulsion ini berupa light lotion, cukup runny dan beberapa tetes saja sudah cukup untuk seluruh wajah.



Clinelle Age Revive Lifting Cream ini yang teksturnya paling menarik menurut aku. Kebetulan aku sendiri lebih prefer menggunakan light moisturizer dibandingkan cream kental. Tekstur Lifting Cream ini lebih thick sedikit dibandingkan Lifting Emulsion, tapi masih bisa dikategorikan light. Bisa dibilang teksturnya seperti lotion yang cair. Sama seperti Lifting Emulsion sebelumnya, Lifting Cream ini sangat spreadable. Nah, produk ini ada aplikator terpisahnya yaitu spatula plastik kecil. Lebih mudah untuk mengambil produk yang ada di dalam jarnya dengan menggunakan spatula dibandingkan menggunakan jari.

Semua produk Clinelle Age Revive memiliki wangi yang menurut aku seperti perpaduan lavender dan chamomile tea. Melihat dari ingredients pada beberapa produknya memang ada Lavender Oil. Wanginya agak kuat dan cukup bertahan agak lama juga sampai akhirnya hilang setelah produk menyerap dengan sempurna pada kulit wajah.



Oh iya, sebelum membahas lebih lanjut mengenai hasil penggunaan Clinelle Age Revive, aku mau kasih tahu juga kalau Lifting Creamnya mengandung Retinyl Palmitate. Bahan ini termasuk ke dalam vitamin A derivative. Berbeda dengan Retinol, Retinyl Palmitate lebih gentle untuk kulit dibandingkan retinoid lainnya. Retinyl Palmitate ini banyak digunakan pada anti-aging skincare yang lebih sensitive skin-friendly.

Bagaimana hasil penggunaan dari Clinelle Age Revive?




Aku sudah menggunakan Clinelle Age Revive ini selama kurang lebih dua minggu. Pertama, sebagai pemilik kulit kering, Clinelle Age Revive ini sangat dry skin friendly, apalagi kalau dipakai satu set lengkap. Kombinasi tekstur dari produk-produknya dapat memberikan kelembaban yang cukup longlasting pada kulit tanpa membuatnya terasa gerah.

Memang beberapa saat setelah pemakaian satu set, kulit terasa becek banget. Namun, nggak butuh waktu lama sampai semuanya menyerap dengan sempurna. Sekitar sepuluh hingga lima belas menit kondisi kulit aku nggak sebecek sebelumnya dan kulit jauh terasa lebih supple setelah satu kali penggunaan saja.




Apakah Clinelle Age Revive efektif untuk mengatasi kerutan atau garis-garis halus pada wajah? Jawabannya iya! Bisa kalian lihat smile lines pada pipi kanan terlihat agak memudar. Memang nggak hilang sepenuhnya, namanya juga baru pakai selama 2 minggu.

Apakah efektif untuk kantung mata? Menurut aku nggak terlalu sih. Untuk dark circle juga nggak bisa hilang dengan sempurna. Well, aku masih punya bayi juga dan tidurku kadang suka nggak cukup, jadi masih belum bisa terlihat perubahannya.

Overall, aku cukup puas dengan hasil penggunaan Clinelle Age Revive. It does moisturize my skin nicely, kulit wajah terlihat lebih smooth dan juga pori-pori terlihat lebih mengecil. Untuk efek tighteningnya masih belum terlalu terlihat, tapi yang oke banget adalah memudarnya kerutan dan garis halus pada wajah.
Clinelle Age Revive ini tersedia secara ekslusif hanya di Guardian (@guardian_id), ya!

Score: 9/10
Price:
Lifting Cleanser - Rp129.000
Lifting Lotion - Rp249.000
Lifting Eye Serum - Rp399.000
Lifting Youth Essence - Rp399.000
Lifting Emulsion - Rp329.000
Lifting Cream - Rp399.000

Get to know more about Clinelle Indonesia
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Youtube Channel



This is a sponsored post. Clinelle & Clozette Indonesia sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter
Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates