Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal

Dan akhirnya tahun 2023 tiba juga which means tahun ini aku kepala tiga tidakkkkkkk hahaha. Tapi gapapa deh, kata Suhay Salim juga life begins at thirty dan kalau umur 20an tuh otaknya belum jadi. Okeeee back to topic, jadi berhubung usia kepala tiga sudah semakin dekat artinya skincare anti aging harus semakin dikencengin ya guysss....

Aku pernah baca di usia 30an hormon pertumbuhan kita akan mulai melambat dan kulit nggak bisa memperbaiki dirinya sendiri secepat pada usia 20an. Di usia 30an juga akan banyak masalah kulit baru yang bisa muncul, meskipun sebelumnya nggak ada, misalnya flek hitam, bekas jerawat yang susah hilang, dan munculnya garis-garis halus akibat ekspresi seperti smile lines atau crow's feet.

Di usia 30an juga skincare routine sebaiknya udah nggak disamain lagi antara pagi dan malam, karena kebutuhannya juga berbeda.

Sebagai contoh, di siang hari kulit lebih rentan terpapar stresor seperti sinar UV dan faktor lingkungan lainnya - jadi di pagi hari skincarenya lebih baik yang bersifat melindungi seperti skincare atau serum yang mengandung antioksidan seperti vitamin C.

Nah, kalau malam hari, kulit akan memulai progres regenerasi sel untuk pulih, jadi skincare di malam hari sebaiknya dipilih yang membantu proses ini misalnya retinol, peptide, chemical exfo, dan lain sebagainya.

Ngomongin soal skincare anti aging, aku sebenernya udah pakai dari usia 25-an sih. Cuma ya masih bolong-bolong juga dan kayaknya mesti dikencengin lagi. Akupun belum nemu ingredient anti-aging yang pas di kulit aku, nih.

Anyway, aku lagi nyobain serum anti-aging baru nih. Aku baru denger juga sih brandnya dan ternyata cukup viral juga di TikTok ya? Yup, ini adalah Anti Aging Serum Salmon DNA 20MeFree.

Review Anti Aging Serum Salmon DNA 20MeFree

Packaging

Pertama, shout out untuk bentuk packagingnya yang unik! Jadi Anti Aging Serum Salmon DNA 20MeFree ini dikemas dalam box berukuran sedang, yang bisa dibuka dengan cara digeser. Kalau diperhatikan di bagian sisi kiri kotaknya ada semacam gambar fingerprint, nah, bagian tersebut cukup ditekan dengan jadi, nanti kotaknya akan bergeser dan serumnya bisa diambil. Simple tapi unik sihh.

Untuk varian Salmon DNA ini color imagenya adalah beige dan pink. For your information, MeFree punya beberapa varian serum lainnya seperti brighening dan acne dengan key ingredients yang berbeda, dan color image yang berbeda pula.

Serum ini sendiri bisa dibilang cukup mungil ya, dengan netto 20ml aja.

Di kotaknya sendiri ada product information yang cukup lengkap mulai dari product knowledge, komposisi, dan cara penggunaan. Untuk expiration date juga tertulis di kotaknya ini ya.

Tecantum juga klaimnya yaitu dapat melembabkan, menyamarkan kerutan halus, menjaga keremajaan kulit, dan membantu melawan tanda penuaan dini.

Next, kalau kalian lihat packagingnya ini berupa botol kaca yang lumayan tebal, dengan pipet. Botolnya sendiri bening jadi lebih mudah untuk melihat sisa produknya dari luar. Untuk di botolnya sih nggak ada product information yang tercantum, ya. Paling cuma nama prrduk, netto, key ingredients, dan ada expiration datenya juga.

Ingredients


Anti Aging Serum Salmon DNA 20MeFree Ingredient List - Aqua, Butylene glycol, Niacinamide, Sodium PCA, Hydroxyethylcellulose, Hydrolyzed Collagen Extract, Triethanolamine, Sh-Oligopeptide-1, Sh-Oligopeptide-2, Sh-Polypeptide-9, Sh-Polypeptide-11, Sh-Polypeptide-11, Sodium DNA, Acetyl, glutamine, Allan- toin, Bacillus / Soybean / Folic Acid Ferment Extract, Dmdm Hydantoin, Sodium Hyaluronate, Citric Acid, Disodium EDTA, Lecithin, 1,2-hexanediol, Caprylyl glycol

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, serum ini lebih cocok untuk dry skin dibandingkan oily/acne prone skin. Selain mengandung bahan-bahan yang bersifat anti aging, serum ini juga mengandung brightening agent seperti Niacinamide dan termasuk dalam kategori skincare dengan minimal ingredients.

Jika diperhatikan juga serum ini mengandung beberapa jenis peptide ya, ada sh-Oligopeptide-1, sh-Oligopeptide-2, sh-Polypeptide-9, dan sh-Polypeptide-11. Perbedaan utama antara oligopeptida dan polipeptida adalah oligopeptide memiliki 10 atau lebih sedikit asam amino, sementara polipeptida adalah rantai 10 asam amino atau lebih.

Baik yang diproduksi secara internal atau yang dioleskan secara topikal, asam amino membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, menjaga hidrasi kulit, ketahanan dan penampilan yang sehat secara keseluruhan. Amino acid juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi tanda-tanda penuaan.

Serum ini juga bebas paraben, sulfate, alcohol, dan silicone serta aman untuk fungal acne.

Yang menarik dia juga mengandung soybean ferment extract yang dapat memperbaiki uneven skintone dan tanda-tanda penuaan karena eksposur lingkungan.

Untuk key ingredientsnya sendiri ada 3 ya guys, yaitu:

  • Salmon DNA
    Salmon DNA dapat membantu proses regenerasi kulit, menghilangkan kerutan dan mengurangi efek penuaan dini. Tak hanya itu, ini juga dapat melindungi kelembapan dengan menjaga kulit tetap terhidrasi serta menaikkan kadar air pada kulit.(Sumber)
  • Marine Collagen
    Menurut penelitian, kolagen laut atau marine collagen dapat mengurangi kerutan, meningkatkan elastisitas kulit, dan meningkatkan keseluruhan struktur dan penampilan kulit.(Sumber) 
  • Polypeptide
    Polypeptide dapat mengurangi munculnya garis-garis halus dengan cara merangsang produksi kolagen, sehingga menjaga penampilan awet muda.(Sumber)

Anti Aging Serum Salmon DNA 20MeFree ini diformulasikan dengan teknologi Time Release Salmonmarine Collagen+ yaitu tiga key ingredientsnya memiliki ukuran yang kecil atau mikro sehingga mampu terseap secara maksimal ke dalam kulit dan tidak menimbulkan efek samping.

Texture & Fragrance

Menurut aku tekstur dari serum ini cukup ringan, agak runny. Dengan teksturnya ini, mudah untuk dibaurkan ke seluruh wajah dan juga sangat cepat menyerap tanpa meninggalkan rasa lengket. Kalau aku sendiri yang kulitnya emang extra dry biasanya layer lagi pakai hydrating serum supaya makin nampol.

Untuk fragrancenya sendiri dia nggak mengandung artificial perfume atau artificial fragrance ya. Nggak ada wanginya juga, jadi cocok kalau kamu lagi cari rekomendasi anti-aging skincare tanpa pewangi.

Hasil Pemakaian Anti Aging Serum Salmon DNA 20MeFree

Setelah pemakaian rutin aku bisa simpulkan serum ini di kulit aku nggak begitu banyak perubahannya disamping tekstur kulit memang jadi lumayan halus. Untuk bagian kerutan atau garis halus masih belum ada perubahan yang signifikan, nanti aku update lagi ya setelah penggunaan dalam periode yang lebih lama.

Sebagai pemilik kulit kering, menurut aku serum ini nggak begitu yang hydrating banget dan masih harus dibantu dengan hydrating serum/hydrating toner lainnya. Tetapi aku suka karena serum ini nggak lengket, nggak ada wanginya, udah gitu superrrr cepat banget meresapnya jadi bisa dilayer dengan lebih nyaman.

Overall, kalau kamu lagi cari serum yang mengandung salmon DNA atau anti aging serum dengan ingredients yang premium, Anti Aging Serum Salmon DNA 20MeFree ini bisa banget dicoba! Kalau dibandingkan dengan treatment suntik salmon DNA di klinik kecantikan yang bisa makan biaya jutaan rupiah, kalian bisa coba menggunakan serum ini dengan harga yang terjangkau yaitu Rp115.000 aja.

Oh iya, aku nggak nemu toko officialnya MeFree di Shopee, dan kalau kalian mau belanja bisa coba cek di TikTok Shop-nya ya guys.

Haiii guysss, kalian pernah denger nggak sih brand Groosia? Ternyata mereka sekarang udah rebranding dengan nama baru yaitu Greysha Glowing Skin atau Greysha Glow. Semua produknya juga sudah BPOM certified dan bersertifikasi Halal MUI juga ya... jadi nggak perlu ragu atau khawatir lagi.

Anyway, aku baru coba dua produk dari Greysha, yaitu Cleansing Foam dan Double Glow Serum. Seperti apa sih produknya? Cocok nggak ya di kulit aku yang kering? Yuk cari tahu selengkapnya dalam review Greysha berikut ini.

Review Greysha Glowing Skin Cleansing Foam

Packaging

Jadiii Cleansing Foam dari Greysha ini bentuknya tipe botol yang dilengkapi dengan silicone brush ya guys. Ini juga tipe self-foaming alias nggak perlu digosok-gosok lagi melainkan langsung keluar dalam bentuk busa, jadi praktis banget. Netto-nya adalah 100ml which is ukuran standar untuk cleanser ya.

Untuk silicone brushnya sendiri cukup lembut dan dilengkapi dengan cover penutupnya juga jadi tetap higienis. Oh iya penutupnya ini juga berfungsi sebagai kunci mulut botolnya agar nggak mudah tertekan secara nggak sengaja lalu tumpah.

Ingredients

Klaim dari cleanser ini adalah pore cleansing, moisturizing, sekaligus oil control. Jadi bisa disimpulkan produk ini diformulasikan untuk semua jenis kulit ya, mulai dari yang normal, dry, skin, sampai oily. Melihat dari ingredientsnya juga kalau kata aku sih sensitive skin bisa aja pakai.

Ok, aku bahas active ingredientsnya aja yaaa... ada 4 bahan utama yang terkandung dalam Greysha Cleansing Foam ini yaitu:

  • Carica Papaya Fruit Extract
    Mengutip dari Healthline, menurut sebuah studi yang dilakukan tahun 2013, banyaknya manfaat pepaya dapat dikaitkan dengan tingginya kandungan vitamin A, B, dan C.
    Enzim proteolitiknya, seperti papain dan chymopapain juga memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus.
    Pepaya kini cukup populer juga sebagai ingredients dari produk skincare, dengan manfaat seperti mengurangi kerutan, membantu proses penyembuhan jerawat, dan pengobatan melasma.

  • Tea Tree Oil
    Tea Tree Oil populer untuk mengobati jerawat karena sifat anti-inflamasi dan antimikrobanya. Manfaatnya dapat menenangkan kemerahan, bengkak, dan peradangan. Selain itu juga dapat membantu mencegah dan mengurangi bekas jerawat, serta membantu regulasi produksi minyak berlebih.
    Ternyata nggak cuma untuk kulit berminyak & berjerawat aja, tea tree oil juga bisa dipakai untuk menenangkan kulit kering dari gatal dan iritasi.

  • Chamomile
    Chamomile sangat cocok untuk perawatan kulit yang extra kering dan sensitif. Dengan efek soothing dan calming Chamomile dapat membantu menyembuhkan dan membersihkan kulit sensitif tanpa mengiritasi.
    Selain itu, ekstrak Chamomile juga membantu mengatasi kemerahan, hiperpigmentasi, dan jerawat.

  • Aloe Vera Extract
    Aloe Vera kaya akan vitamin A, C, E, dan B12. Sifat anti-inflamasinya dapat mengurangi kemerahan atau pembengkakkan pada kulit.
    Manfaat lainnya adalah mendukung produksi dan pelepasan kolagen serta dapat mempercepat waktu penyembuhan luka. Efek antioksidannya dapat membantu memperbaiki kerusakan akibat sinar matahari dan memperlambat proses penuaan kulit.
    Aloe vera juga berperan sebagai pelembap, membantu melembapkan, menyejukkan, dan menghidrasi kulit (sumber)

Texture and Fragrance

Menurut aku busa yang dikeluarkan cukup dense dan lembut, serta kira-kira 2x pump saja sudah cukup untuk seluruh wajah.

Pertama kali aku menggunakan cleanser ini yang aku notice adalah wangi tea tree-nya yang sangat dominan. Sayangnya untuk pemakaian di area sekitar mata menurut aku wanginya agak tajem ya, jadi bikin rada-rada perih dikit. Tapi it depends sih untuk setiap orang karena aku sendiri emang tolerancenya rendah sama wangi-wangian hehehe.

In spite of dia mengandung tea tree, menurut aku facial wash ini nggak drying atau bikin kulit kesat setelah cuci muka ya. Malah menurut aku dia cukup moisturizing dan kulit pun rasanya tetap lembab setelah dibilas air.

Score: 8/10
Price: Rp80.000

Review Greysha Double Glow Serum

Packaging

Kita lanjut ke produk berikutnya yaitu Double Glow Serum. Serum ini packagingnya cukup unik yaitu box yang bentuknya segitiga, Di bagian depannya ada plastiknya jadi bisa lihat isi produknya. Di boxnya sendiri tercantum product knowledge, cara pemakaian, dan daftar komposisi lengkapnya.

Oh iya, untuk Double Glow Serum ini tidak mengandung alkohol dan perfume juga ya guys. 

Next ke packagingnya, serum ini dikemas dalam botol kaca yang lumayan tebal, dengan pipet untuk aplikatornya. Serumnya sendiri cukup mungil ya, netto 20ml. Di botolnya ini juga tercantum informasi produk yang sama dengan di boxnya, jadi kalaupun boxnya sudah dibuang kita masih bisa lihat ingredient list lengkapnya.

Ingredients

Sama seperti sebelumnya ini aku juga bahas key ingredientsnya ya. Ada 4 active ingredients yaitu:

  • Niacinamide
    Saat digunakan secara topikal, niacinamide dapat meningkatkan hidrasi kulit dengan mencegah penguapan kelembapan dari kulit ke luar.Niacinamide juga merupakan bahan anti-inflamasi alami, jadi bagus untuk menenangkan kulit yang teriritasi dan kulit sensitif (sumber) 

  • Ethyl Ascorbic Acid
    Ethyl ascorbic acid atau vitamin C merupakan antioksidan yang dapat melawan radikal bebas dan melindungi kulit dari stressor lingkungan untuk mencegah penuaan dini.
    Ethyl ascorbic acid meningkatkan produksi asam amino pada kulit, mempercepat pergantian sel kulit dan meningkatkan produksi kolagen sehingga kulit terasa lebih halus dan kenyal. (sumber)

  • Betaglucan
    Betaglucan dapat membantu mencegah kerusakan sel dan membantu meredakan kemerahan dan iritasi. Betaglucan juga dapat membantu melembabkan kulit secara mendalam serta mengencangkan garis-garis halus dan kerutan (sumber)

  • Kappaphycus Alvarezii Extract
    Kappaphycus Alvarezii adalah ekstrak yang berasal dari ganggang laut merah (red algae) yang kaya akan polisakarida gula susu yang disebut galaktan.
    Red algae sendiri mengandung kadar vitamin C yang cukup tinggi. Antioksidan ini tidak hanya untuk menghilangkan radikal bebas yang merusak kulit, tetapi juga untuk mencerahkan dan menyeimbangkan warna kulit yang tidak merata serta merevitalisasi kulit (sumber & sumber) 

Texture & Fragrance

Seperti yang bisa dilihat di foto di atas, tekstur dari Greysha Double Glow Serum ini bisa dibilang cukup thick and rich ya. Sesuai dengan klaimnya produk ini juga nggak mengandung artificial fragrance dan aku nggak mencium aroma apapun dari serumnya, Jadi ini cocok yaa kalau kalian carinya skincare tanpa fragrance.

Menurut aku juga ini sangat mudah untuk dibaurkan ke seluruh wajah dan cukup cepat menyerap juga tanpa meninggalkan rasa lengket. Tapi menurut aku aftermathnya cukup unik sih, karena aku ngerasanya dia ada cooling sensation setelah diaplikasikan ke kulit, apalagi kerasa banget kalau misalnya aku layer dengan serum yang lain.

Score: 8.5/10
Price: Rp140.000

Hasil Pemakaian Greysha Cleansing Foam dan Double Glow Serum

Menurut pengalaman aku menggunakan serum ini dalam jangka waktu yang nggak begitu lama juga, hasilnya menurut aku combo keduanya membuat kulit terlihat lebih lembab dan glowing.

Untuk cleansernya menurut aku performanya cukup oke di kulit kering, gak drying or strip off skin's natural oil, dan praktis, travel-friendly juga.

Sedangkan untuk serumnya teksturnya aku suka, pas gitu untuk kulit kering tapi nggak yang kasih efek terlalu oily atau becek, dan oke juga untuk melembabkan kulit.

Overall, menurut aku kedua produk Greysha Glow ini worth to try sih, apalagi harganya cukup terjangkau dan performanya bagus. Kalian bisa ceki-ceki produk Greysha di Official Store Shopee-nya juga ya.


This is a sponsored post. Greysha Glow send me the product to test and review and what I wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter

Kembali lagiiii di series Clinic Experience! Menurut aku, skincare doang nggak cukup kalau kita mau punya kulit yang bener-bener maksimal sehatnya. Perawatan tertentu seperti treatment di klinik juga berperan banget. Ada beberapa hal yang nggak bisa diachieve cuma dengan menggunakan produk OTC aja, tetapi harus dengan tindakan tertentu.

Aku sendiri sudah cukup lama nggak juga ke klinik kecantikan. Terakhir tuh awal tahun 2022 kemarin (aku inget banget soalnya pulang dari klinik langsung tepat dan diopname gara-gara kena DBD, habis itu nyambung kena Covid hahaha).

Belakangan aku ngerasa kok pake makeup rasanya susah nempel, jadi lebih mudah cakey, udah gitu kok udah pake skincare berlapis-lapis masih aja kerasa kering kulitnya. Maybe it's a sign ya untuk segera perawatan di klinik, lol.

Anyway, aku mau share juga ke kalian nih pengalaman aku ke klinik kecantikan yang lagi hits banget di Bandung. Yup, aku baru aja treatment di Airin Skin Clinic. Yuk, yang penasaran bisa langsung baca sampai habis ya,

Review Treatment di Airin Skin Clinic

Registrasi


Jadi Airin Skin Clinic ini di Bandung ada beberapa cabang, yaitu di Kopo, Cihanjuang Cimahi, Pajajaran, dan yang paling dekat dengan lokasi aku ada di Antapani, tepatnya di Ruko Harmoni no 181 Jl. Terusan Jakarta Antapani.

Kalau kata adikku yang seneng main sih klinik Airin ini laku banget dan selalu penuh, untuk ngambil nomor antrian aja harus udah di klinik dari jam 8-an padahal bukanya aja jam 10, selaris itu. Jadi penasaran deh, apanya yang bikin Airin ini laris banget?


Jadi pertama dateng aku udah disambut sama securitynya (securitynya cewek lho) dengan ramah. Setelah ambil nomor antrian, aku nunggu sebentar untuk daftar di bagian resepsionis.

Karena aku baru pertama kali ke Airin jadi aku daftar dulu ya guys, nggak ribet kok cuma tinggal isi formulir kayak data diri, riwayat kesehatan (apakah ada alergi obat dll gitu), dan udah deeh, tinggal nunggu lagi untuk dipanggil ke ruangan dokternya. Everything went smoothly & sat-set-sat-set.

First impression aku, klinik Airin yang terletak di ruko ini sebenernya nggak begitu luas, tapi rapih dan bersih. Semua staffnya pun ramah dan menurut aku hospitality-nya best banget!

Kalau nggak salah di sini ada 2 (apa 3 ya?) lantai. Untuk di lantai 1-nya ada resepsionis sama bagian farmasi, sedangkan di lantai 2 ada ruang konsultasi dokter dan ruang tindakan.


Konsultasi dengan Dokter

Hari ini aku konsultasi dengan dokter April yang cantikkkk banget, suaranya juga merdu. Pertama ngobrol-ngobrol dulu soal kondisi kulit, nah begitu aku duduk aja beliau udah tahu dong kulit aku kering. Setelah diperiksa menggunakan alat, ternyata ketahuan kondisi kulit aku sekarang lagi kering banget.

Aku agak shock dong soalnya aku kira kulit aku tuh normal to dry, tapi ternyata extra dry. Udah gitu dokter April menganjurkan aku untuk lebih rajin eksfoliasi karena sel kulit mati di permukaan kulit aku lumayan banyak.

Setelah pemeriksaan, treatment yang dipilihkan untuk aku adalah Holywood Silk Peel yang bertujuan untuk eksfoliasi kulit dan memberikan hydrating serum, serta Black Laser dan PDT untuk rejuvenation dan mencerahkan kulit.

Treatment Holywood Silk Peel dan Black Laser ini sendiri nggak yang bikin kulit jadi ekstra sensitif dan cenderung aman banget. Setelah selesai treatment juga udah boleh langsung pakai make up lagi. Cuma untuk penggunaan face wash boleh ditunggu sekitar 2-3 jam, dan untuk penggunaan skincare bisa mulai lagi di keesokan paginya. Untuk penggunaan skincare dengan chemical exfo/acid atau retinol boleh mulai di H+3 setelah treatment.


Treatment: Cleansing, Face Massage, Terapi Batu Giok


Setelah selesai konsultasi, aku nunggu sebentar di ruang tunggu dan akhirnya dipanggil untuk sesi treatmentnya di ruang tindakan. Jadi di ruang tindakan ini dipisah satu-satu per bednya jadi privacy tetap terjaga dan lebih nyaman. Udah gitu kita juga ganti baju pakai kemben dan kimono, di bednya juga disediakan selimut jadi udah kayak siap tidur banget saking nyamannya.

Step pertama dari treatment ini kita cleansing dulu. Kebetulan aku pergi pake full make up dan ternyata semuanya harus dibersihin dulu termasuk alisku (tidakkkk) dan ternyata karena emang mau dimassage full face gitu memang harus dibersihin semuanya. Jadi kalau kalian mau ke Airin aku rekomen langsung dateng bare face+masker aja okee.


Setelah cleansing, dilanjutkan dengan face massage sekaligus totok dan juga stretching di area leher dan pundak. Teteh terapisnya baik banget dan selalu bertanya apakah ada yang kurang nyaman atau ngga, dan sebenernya sih nyaman banget yaa aku aja hampir ketiduran saking enaknya.

Selesai totok wajah dilanjutkan dengan terapi menggunakan batu giok dingin. Endul banget kerasa di wajah tuh seger dan relaxing gitu, nagih banget.

Treatment: Holywood Silk Peel & High Frequency



Sebelum melakukan treatment Holywood Silk Peel-nya, wajah diuap terlebih dahulu menggunakan alat steaming supaya pori-pori lebih terbuka dan proses peeling dan infuse hydrating serumnya bisa lebih maksimal dan efisien.


Jadi treatment Holywood Silk Peel ini menggunakan mesin dengan alat yang mirip seperti suction mini gitu untuk mengeksfoliasi kulit matinya. Kalau nggak salah ada 3 kali putaran dengan masing-masing speed/power yang berbeda. Nah, kalau biasanya facial manual tuh subhanallah banget sakitnya pas proses angkat komedo, Holywood Silk Peel ini nggak sakit sama sekali dan justru super nyaman. Wajah rasanya cuma kaya disedot-sedot gitu aja dan agak basah karena ada serumnya.


Oh iya, setahu aku kan serumnya dipasang di mesinnya gitu. Awalnya si serumnya bening, dan setelah treatment warnanya berubah jadi keruh gitu, tandanya sel kulit mati sudah berhasil diangkat.

Nggak cuma kulit wajah aja yang d treatment ya, tetapi juga bagian bibir lho. Jadi di bibir kita juga ada sel kulit mati yang harus rajin di-exfo supaya bibirnya juga tetap sehat dan bersih.


Kalau nggak salah treatment Holywood Silk Peel ini juga nggak membutuhkan waktu lama dan langsung dilanjurkan dengan HF alias high frequency. Aku baru pertama kali nyobain HF dan setelah googling ternyata high frequency itu bekerja untuk menciptakan sirkulasi yang cepat di area kulit tertentu untuk membantu penetrasi produk skincare jadi lebih dalam ke jaringan kulit, selain itu juga membantu untuk mencerahkan kulit.

Treatment: Black Laser, Masker, dan PDT


Akutu anaknya cemen dan pain tolerance-nya nggak tinggi-tinggi banget. Udah gitu kulit aku tuh agak sensitif, kepencet dikit aja merah-merah. Aneh kan? Orang kalau lagi creambath di salon suka dikira lagi masuk angin soalnya kulit merah banget abis dipijit.

Aku juga kalau perawatan di klinik paling banter facial, peeling doang dan gak pernah gitu nyobain yang kayak laser, microdermabrasion or perawatan yang bikin berdarah-darah gitu. Dan akhirnya pecah telor juga guys nyobain laser, hahaha.


Tindakan Black Laser ini dikerjakan langsung oleh dokter ya. Dan awalnya tuh kerasa kayak agak  cekit-cekit panas gitu di kulit saat treatment, udah gitu aku jadi agak panik dan nervous karena aromanya kayak kebakar gitu (kan takutnya kulit gueee kebakar gitu hahahaha).

Sambil di-laser akupun mengulang-ulang dalam hati mantra beauty is pain lol. Yaa supaya menjadi glowing hqq harus melewati pain dulu lah intinya.


Okeee, selesai juga akhirnya treatment lasernya dan kulit aku masih kerasa agak panas dan merah-merah gitu. Untuk mengatasinya, setelah laser dilanjutkan dengan treatment masker. Pengaplikasikan maskernya sendiri seluruh wajah ya, sampai ke bagian mata dan mulut juga jadi pas dimasker tuh aku bener-bener gak bisa ngapa-ngapain. Tapi kerasa sih maskernya tuh adem banget dan kulit aku yang tadinya perih-perih habis dilaser jadi lebih soothing dan calming.


Next, treatment terakhir kita hari ini adalah PDT. PDT sendiri adalah singkatan dari Photodynamic Therapy, yaitu penggunaan photosensitizers atau semacam phototheraphy gitu ya guys. Manfaatnya banyak banget, bisa mengatasi tanda penuaan dini seperti garis halus dan kerutan, menyamarkan pori-pori, sekaligus mengatasi hiperpigmentasi.

PDT ini sama sekali nggak sakit ya dan rasanya ya kaya cuma disinarin aja beberapa menit, dan selesai deh! Treatmentnya ditutup dengan pengaplikasian sunscreen, ini wajib banget ya karena setahu aku setelah prosedur apapun itu wajib pake sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.

Produk Skincare Airin Beauty Care


Setelah treatment aku diresepkan empat jenis produk, yaitu face wash, day cream/moisturizer, sunscreen, dan night cream. Aku review tipis-tipis semuanya berikut ini ya.

  • Airinbeautycare Facial Wash (all skin type)
    Tipe facial wash yang tanpa fragrance, aku suka sih produk yang non-fragrance gini karena gentle di kulit. Udah gitu busanya tipe yang nggak terlalu banyak, tapi nggak terlalu sedikit juga. Selain itu setelah pengaplikasiannya juga nggak bikin kulit kesat/kering, jadi cocoklah untuk kulit kering.

  • Airnderm Moist Barrier
    Day cream dengan key ingredients Ceramide dan Peptide, bekerja untuk melindungi skin barrier. Sama dengan facial washnya, moisturizernya Airin ini nggak ada wanginya. Teksturnya menurut aku unik sih, sekilas kayak tipe gel yang ringan gitu, tapi setelah dioles/dispread kerasa lebih rich dan moisturizingnya.
    Menurut aku ini hidrasinya bagus banget dan menjaga kelembabannya juga cukup longlasting! Oh iya, cream ini bisa dibeli tanpa resep setahu aku lho (OTC) dan harganya juga cukup terjangkau. Bisa nih jadi alternatif kalau moist andalan habis, di aku cocok banget soalnya mana gak ada wanginya :')

  • Airnderm Sun Care Whitening White SPF30
    Lanjut bahas sunscreennya, first impression aku ini adalah tipe sunscreen yang 'tebel'. Kelihatan di jarnya juga udah kayak berasa nyolek balm gitu saking richnya. Nah, ini menurut aku agak whitecast dan agak susah diratakan, tapi bisa diatasi dengan cara pakainya layer demi layer ya supaya nggak kelihatan ashy dan bisa rata seluruh wajah.

    Ada wanginya gak? Sebenernya nggak ada ya, cuma ada kayak aroma khas sunscreen gitu lho. Kalau kalian biasa pakai sunscreen pasti tahu deh aroma-aroma sunscreen tuh kayak gimana.

  • Airnderm Brightening Night Cream
    Terakhir adalah night creamnya, dengna key ingredients Alpha Arbutin untuk mencerahkan. Tekstur night creamnya lebih thick dibandingkan sama Moist Barrier-nya, tapi nggak se'tebel' sunscreennya, pokoknya somewhere in between. Cukup mudah diratakan dan nggak menimbulkan rasa lengket atau over-oily gitu. Nyaman deh pokoknya.

Semua produk yang dikemas dalam jar (day cream, sunscreen, night cream) ada tutup separator plastik di dalamnya dan sudah include spatula kecil juga ya. Design-wise sih bukan yang fancy edgy artsy, standar produk skincare dari klinik kecantikan, tapi yang paling aku suka sih semua gak ada wanginya! Cocok banget buat kamu yang cari skincare tanpa fragrance.

Hasil Perawatan di Airin Skin Clinic


Kalian bisa lihat pada foto di atas perbandingan kulit aku sebelum dan setelah perawatan Holywood Silk Peel + Black Laser di Airin. Menurut aku hasilnya langsung kelihatan sih. Pertama saat dipegang tuh tekstur kulit jadi terasa lebih halus, lebih smooth Kedua, kelihatan banget kulit tuh jadi lebih bersih, dan ketiga, kelihatan glowing from within! Glowingnya tuh kayak yang effortless gitu!

Setelah H+2 treatment aku full make up lagi untuk take content dan surprisingly make up terlihat lebih nempel, lebih nyatu dan lebih gampang diblendnya terutama foundation/concealer. Ternyata emang sengaruh itu ya treatment di klinik tuh.


Kalau kalian ngerasa punya masalah kulit yang emang nggak bisa diatasin dengan skincare doang, menurut aku akan jauh lebih baik kalau coba treatment di klinik kecantikan. Udah gitu emang sih treatment tuh harus rutin kayak monthly gitu supaya bisa maintenance kondisi kulit dengan lebih baik.

Overall, menurut aku treatment Holywood Silk Peel di Airin Skin Clinic ini recommended banget untuk kalian yang ingin hasil instan, tapi tanpa efek samping macem-macem.

Udah gitu produk yang diberikan di klinik juga bisa dibeli tanpa resep, bisa coba cek di marketplacenya kayak di Shopee ya. Produknya recommended banget kalau kalian cari produk yang emang tanpa fragrance dan gentle di kulit.

Ada yang sudah pernah coba treatment di Airin juga? Yuk komentar di bawah, ya.

Get to know more about Airin Beauty Care
Website
Instagram
Facebook
TikTok
Youtube


This is a sponsored post

Instagram | Facebook | Twitter


 

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Kalau kalian adalah K-Beauty Enthusiast kayak aku pasti bakalan suka banget sama produk-produknya barenbliss yang unik dengan desain yang cantik-cantik pula. Buat yang penasaan sama barenbliss, inituh brand K-Beauty dari MUA Korea Jina Kim Nggak cuma itu, barenbliss juga diformulasikan dengan teknologi terkini dengan konsep clean beauty, 100% vegan friendly. Mereka juga kerja sama dengan penyanyi ternama Indonesia, Ziva Magnolya!

Anyway, aku baru aja nyobain produk terbaru dari barenbliss yaitu I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo.

Jadi di dalam kemasan ini ada dua jenis masker, guys, Yang pertama adalah Pure-Black Clay dan satu lagi Glow-White Clay. Jadi ada dua masker, yang hitam dan putih ya guys. Yang hitamnya lebih ke exfoliate ya dengan kandungan tiga jenis acid, sementara yang putihnya lebih ke mencerahkan dan moisturizing.

Clay mask 2-in-1 ini dapat membantu mengurangi minyak berlebih dan pori-pori tersumbat, serta membuat wajah tampak lebih cerah dan halus.

Penasaran nggak nih? Yuk intip dulu review selengkapnya berikut ini.

Review barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Packaging

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Kesan pertama aku saat memegang produk masker terbaru dari barenbliss ini adalah kemasannya cukup besar juga ya? Dengan packaging jar plastik yang cukup besar, dengan netto masing-masing 55gr untuk setiap maskernya (karena ada dua jadi 55g+55g=110g ya guys), menurut aku ini bakalan lasting cukup lama.

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Oh iya, inituh ada boxnya ya. Agak sedih juga karena dalam pengiriman box punyaku penyok dan kurang estetik kalau difoto huhuhu. Untuk di boxnya sendiri ada ingredients lengkap, product knowledge, dan cara pemakaian.

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Di dalamnya sudah include spatula bentuk sendok kecil untuk mengambil produknya, dan untuk mengaplikasikannya dapat menggunakan jari tangan yang bersih atau brush khusus untuk clay mask seperti silicone mask brush.

Ingredients

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Aku bahas key ingredients dari kedua jenis masker yang ada dalam barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo ini ya guys.

Pure-Black Clay

  • 2X Power Clay
    Mengandung 25% Amazonian White Clay + Volcanic Soil yang dapat mengeksfoliasi kulit dengan lembut, menyerap minyak berlebih, dan deetoksifikasi kulit.
  • Natural AHA
    Terbuat dari Sugar Cane, Lemon, Passion Fruit, Grape, dan Pineapple extract. Alpha Hydroxy Acid ini dapat mengangkat sel kulit mati serta memperbaiki warna dan tekstur kulit.
  • BHA
    Mengandung Encapsulated Salicylic Acid yang minim risiko iritasi saat mengeksfoliasi kulit dan dapat membantu menyamarkan tampilan pori-pori serta mengontrol minyak berlebih.
  • PHA
    Kandungan Lactobionic Acidnya bekerja sebagai light exfoliator yang dapat melembapkan serta mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas.
  • CalmYang
    Formulasi khusus dari Chamomile, Licorice, Centella, Rosemary, Camellia, Skullcap, dan Japanese Knotweed Extract. Kombinasi bahan-bahan ini dapat meredakan kemerahan pada kulit sekaligus menenangkan.
  • Centella
    Madagascar Centella yang mengandung senyawa anti-inflamasi untuk  menenangkan kemerahan pada wajah.

Glow White Clay

  • Amazonian White Clay + Zinc Lactate
    Clay yang dapat menyerap kelebihan minyak dan mendetoksifikasi kulit.
  • Arbutin
    Bekerja menghambat hiperpigmentasi dan pembentukan melanin pada kulit.
  • Niacinamide
    Mencerahkan, menjaga kelembapan kulit, serta memperbaiki tekstur kulit..

Texture & Fragrance

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Kalian bisa lihat dari foto di atas bahwa barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo ini kedua jenis maskernya punya tekstur yang creamy. Dan menurut aku yang putihnya lebih 'ringan' sedikit sih nggak se-thick yang hitam.

Oh iya, hati-hati juga ya menyimpannya karena punyaku masker hitamnya sempet masuk-masuk ke bagian yang putihnya huhuhu.

Untuk fragrancenya, menurut product knowledge sih masker ini punya aroma bunga/floral, tapi setelah aku amati sih wanginya sangat-sangat faint dan hampir nggak tercium wangi bunganya. Jadi kalau kamu nggak suka pakai masker yang beraroma semerbak ini cocok banget sih.

Cara Pemakaian

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo

Kamu bisa kreasikan penggunakan masker ini sesuai dengan kebutuhan. Misalnya kalau kulit lagi kering dan kusam bisa pakai yang putihnya aja untuk seluruh muka, atau kalau kulit berminyak dan berjerawat bisa pakai yang hitamnya aja.

Untuk kulit kombinasi bisa banget multimasking, dan pokoknya disesuaikan aja sama masalah kulit. Cukup dioleskan rata, menurut aku sih tipis-tipis aja karena kalau terlalu tebel (apalagi yang hitam) agak lama keringnya juga.

Berdasarkan petunjuk penggunaannya, masker ini cukup didiamkan selama 10-20 menit, dibilas dengan air hangat atau handuk basah. Aku coba bilas pake air dingin dan tangan biasa aja sih emang agak PR yah ngebersihinnya karena nempel banget di kulit.

barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo ini bisa digunakan 2-3 kali seminggu. Dan disarankan penggunaannya pada malam hari ya, karena yang pure black claynya mengandung AHA BHA dan PHA.

Verdict

Hasil pemakaian barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo 

Sebagai pemilik kulit kering (yang baru aja divonis kering banget sama dokter kulit kemarin huhuhu) menurut aku barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo ini masih nyaman banget dipakai untuk kulit kering karena bukan yang tipe drying banget gitu.

Selain itu setelah kering juga nggak bikin kulit kering ketarik, bener-bener nyaman. Padahal aku expect yang hitamnya kering, tapi ternyata nggak terlalu juga. Kalau yang putihnya menurut aku lebih nggak drying lagi sih.

Kalian bisa lihat pada foto perbanding di atas sebelum dan sesudah menggunakan masker ini, menurut aku ini bisa banget membantu meredakan kemerahan dan bruntusan, lho. Kulit juga tampak lebih bersih setelahnya.

Overall, barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo ini aku rekomendasikan untuk kamu yang lagi cari masker dengan kandungan exfoliate sekaligus moisturizing untuk multimasking. Dengan harga yang terjangkau, masker terbaru barenbliss ini worth to try banget!

Kalau kalian penasaran dan mau cobain sendiri bisa beli barenbliss I'm Pore-fect Amazon Glow Clay Duo di Shopee ya, bisa juga cek produk lainnya yang gak kalah cakep-cakep hehehe. Akutu kalau liat produknya barenbliss bawaannya keracun semua.

Follow juga Instagram barenbliss dan cek juga website barunya di id.barenbliss.com ya guys!

#barenblissID #BeautyinJoy #BNBClayMask #PorefectClayDuo

Get to know more about barenbliss
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Official Shopee


This is a sponsored post. BNB send me the product to test and review and what I wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter
Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates