Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal

Aku baru menggunakan softlens sekitar 2-3 tahun kebelakang ini. Dan nyesel juga kenapa baru coba sekarang karena setelah hampir 20 tahun pakai kacamata, nyobain softlens untuk pertama kalinya tuh rasanya seperti dilahirkan kembali.
Mataku minus 6.00 dan ada silindris juga. Kebayang nggak sih yang biasanya ngeliat ngeblur semua tiba-tiba semua jelas terang benderang? Kan happy banget tuh. Pengennya sih lasik aja sekalian, cuma kan mehong juga, hehehe.

Dalam memilih softlens, aku nggak mau pilih yang sembarangan. Aku selalu pilih yang memang tersedia di optik dan sudah dijamin oleh Kemenkes RI juga jadi pastinya aman. Habisnya kan softlens tuh langsung menclok di mata, langsung kontak sama bola mata kan, kalau softlensnya abal-abal kan bahaya bisa buta.


Nah, beberapa waktu lalu aku dapat kesempatan untuk nyobain softlens dari Freshkon yaitu Alluring Eyes. Aku memang sebelumnya belum pernah pakai softlens dari Freshkon, tapi aku pengguna setia solutionnya karena isinya banyak dan murah.

Berikut aku tulis review penggunaan softlens Freshkon Alluring Eyes ini di mataku yang cenderung agak kering dan sensitif. Siapa tahu bisa jadi acuan kamu untuk membeli softlens yang sama? Yuk langsung dibaca aja.

Review Freshkon Alluring Eyes


Packaging



Sepengetahuan aku, produk ini ada dua varian kemasan yaitu yang isi 2 pair seperti ini dan yang isi 30 pair. CMIIW, yang isi 2 pair ini penggunaannya untuk 30 hari atau monthly, sedangkan yang isi 30 pair adalah daily lenses yang sekali pakai buang.

Sebenernya aku lebih suka daily lens karena lebih higienis, tapi semenjak pandemi aku sama sekali nggak pernah keluar jadi sayang juga kalau pakai daily lens cuma buat foto-foto ngonten jadinya aku udah jarang pakai daily lens lagi.

Oh iya, kita bahas kemasannya dulu ya. Jadi kemasannya berupa box kecil dengan color image warna ungu tua dan muda. Freshkon Alluring Eyes ini nggak include lens case ya, so make sure kamu beli juga lens casenya.

Untuk keterangan expiration date, warna, dan power ada di bagian dasar kotaknya. Nggak perlu takut juga memakainya karena Freshkon Alluring Eyes yang diimpor PT Oculus Indonesia ini sudah mendapatkan ijin edar dari Kemenkes RI.

Color and Specification



Jadi Freshkon Alluring Eyes ini terdiri dari beberapa warna, yaitu yang ada di foto aku ini, Mystical Black, Winsome Brown, dan Magnetic Grey. Ada juga warna lainnya seperti Majestic Brown dan Mesmeric Black.

Warna-warna yang disediakan semuanya tergolong natural, jadi kalau kamu cari softlens yang natural bukan yang gonjreng, bakalan cocok banget sama Freshkon Alluring Eyes.

Freshkon Alluring Eyes ini tipe softlens yang ada ringnya, ya. Jadi kalau pakai softlens ini akan memberikan efek mata terlihat lebih besar dan bulat.

Patternnya sendiri menurut aku cukup simple. Tipe yang bikin mata terlihat bersinar karena coraknya. Aku pribadi sebenernya lebih prefer softlens tanpa ring karena mata aku sipit, kalau pakai softlens yang ada ringnya, apalagi yang tebel, bakalan gede banget keliatannya mata aku.


Foto di atas adalah perbandingan mata aku sebelum dan sesudah memakai softlens Freshkon Alluring Eyes. Kelihatan banget kan bedanya jadi lebih besar dan lebih 'hidup'?

Untuk spesifikasinya sendiri, softlens ini terbuat dari material Methafilcon A 45% dengan kadar air 55%. Menurut aku Freshkon Alluring Eyes ini cocok buat mata yang normal atau produksi air matanya cukup banyak.

Nah, menurut Food and Drugs Administration (FDA), softlens dengan kadar air di atas 50% seperti ini tergolong yang kadar airnya tinggi. Semakin tinggi kadar airnya, semakin banyak pula softlens menyerap air dari mata kita. Sayangnya mata aku sendiri tergolong agak kering sehingga kurang cocok menggunakan softlens yang memiliki kadar air tinggi.



Diameternya tergolong normal yaitu 14.2mm. Nggak tahu kenapa aku tuh nggak bisa pakai softlens yang diameternya di atas 15mm karena selain susah banget nempelin ke matanya, si softlensnya bakal gerak-gerak gitu di mata aku jadi nggak nyaman.

Next, base curvenya 8.6mm. Ini juga tergolong bisa masuk ke semua mata karena nggak terlalu longgar dan nggak terlalu ketat juga 'mencengkram' mata kita.

Mengutip dari website resmi Freshkon, perbedaan dari varian monthly dan daily Freshkon Alluring Eyes ini selain jangka waktu penggunaan adalah ketipisan lensanya. Untuk yang monthly, ketipisan bagian tengahnya (center thickness) adalah 0,07mm sedangkan yang daily 0,08mm.

Verdict



Jika ditanya, nyaman nggak menggunakan Freshkon Alluring Eyes? Menurut aku yang matanya emang agak kering dan sensitif ini, jawabannya cukup nyaman.

Tapi ada beberapa hal yang bikin aku kurang nyaman memakainya, misalnya beberapa kali setelah mata aku ngedip, softlensnya berasa geser atau kaya mau ngelipet gitu.

Terus aku ngga tahu istilahnya apa ya, memang penglihatan aku jadi jelas, tapi di bagian pinggir atau sudut mata rasanya agak ngeblur gitu. Nah, ini juga mungkin karena diameternya yang 14,2mm. Ini tergantung kondisi mata kalian sendiri ya, kalau aku sih lebih nyaman menggunakan yang 14,5mm.


Tapi overall, aku pakai selama 3 jam-an masih cukup nyaman tanpa pakai eye drops tambahan. Inget jangan pakai softlens lebih dari 8 jam ya karena mata juga butuh 'bernafas' dan istirahat.

Proses masukkin lensanya ke mata juga menurut aku gampang banget, cukup sekali tempel aja terus ngedip-ngedip dikit udah terpasang dengan sempurna. Selain itu lensnya juga cukup tipis jadi gak kerasa ganjel.

So will i repurchase this? Menurut aku sih nggak dulu, karena aku lebih nyaman dengan softlens yang kadar airnya rendah dan diameternya agak sedikit lebih besar dari Freshkon Alluring Eyes ini.

Apa kalian pernah coba Freshkon Alluring Eyes? Gimana pengalaman pakainya, apakah beda atau sama dengan aku?

Get to know more about Freshkon
Website
Instagram
Facebook

Price: around IDR145.000, price may vary





This is a sponsored post. Freshkon sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter

indomilk susu bubuk

Kalau yang pernah ketemu anakku di dunia nyata, pasti komentar pertamanya adalah, tinggi banget! Anakku memang nurun dari bapaknya, punya tinggi badan yang di atas rata-rata. Dari masih kecil, tingginya memang cenderung lebih dibandingkan temen-temen seusianya.

Sekarang di usianya yang udah 7 tahun, tingginya udah hampir sekepala aku. Jadi penasaran deh, kira-kira berapa tahun lagi nih dia bakal nyusul tinggi aku yang cuma 152cm ini?

Oh iya, mau cerita dikit nih. Jadi tuh anakku nggak konsumsi susu bubuk untuk anak atau susu pertumbuhan sebelum-sebelumnya. Waktu dia bayi tuh dia full ASI sampai usia 2,5 tahun dan abis selesai ng-ASI aku nggak kasih lagi susu tambahan, paling kasih UHT aja sesekali.

Waktu kecil tuh, dia genduut banget. Pipinya sampai tumpah-tumpah biarpun nggak minum sufor juga. Dari awal MPASI makannya gampang, semua lahap, beda banget deh sama adeknya yang sekarang susah makan dan GTM melulu.

Baca Juga: Menyusui, Proses Alami dari Hati

Makanya aku jadi khilaf dan jumawa, orang anaknya gendut, nggak perlu lah kasih susu tambahan segala. Padahal manfaat susu bubuk tuh banyak banget.

Eh taunya, seiring bertambahnya usia, anak aku tuh jadi kurus banget. Mungkin juga karena dia termasuk anak yang aktif dan nggak mau diem, ya. Jadinya berat badannya tuh irit banget meskipun tinggi.

Aku sempet googling juga sih emang berat badannya masih termasuk normal untuk anak seusianya, tapi kan mengkhawatirkan juga lihat anak kurus kering belom lagi dijudge sama tetangga dikiranya anaknya enggak dikasih makan, hahaha.

Setelah konsul kesana-kemari, aku dapet saran coba minum susu di sela-sela waktu makan besarnya.

Tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan Indomilk Susu Bubuk

Rahasia tinggi, tangguh, tanggap

Jadi ya buibu, bukan cuma bayi dan balita aja yang harus minum susu, anak usia di atas 5 tahun pun bisa dapet manfaat yang banyak untuk kesehatan dan juga tumbuh kembangnya dari susu.

Sebagai ibu, tentunya aku nggak pengen anakku cuma tinggi badannya doang. Tapi aku juga pengen dia bisa jadi anak yang tangguh dengan daya tahan tubuh yang bagus, nggak gampang kena penyakit, terus kuat menghadapi berbagai macam tantangan dalam aktivitasnya.

Pencapaian akademis juga dong, meskipun aku bukan ibu-ibu ambis yang kepengen anaknya selalu ranking satu wah-pokoknya-anakku-harus-selalu-terdepan, anakku harus jadi anak yang tanggap dalam artinya dapat mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik dan mudah menyerap informasi.

Sekarang aku lagi coba rutinin konsumsi susu bubuk untuk anak aku setiap harinya. Kan banyak tuh, merek susu bubuk di pasaran, tapi yang mana ya yang terbaik?

Setelah pilah-pilih sana-sini dan dengan banyak pertimbangan soal harga hingga kandungannya, akhirnya aku pilih Indomilk Susu Bubuk.

Tentunya udah nggak asing dong ya dengan merek Indomilk. Secara Indomilk tuh udah ada di Indonesia selama 50 tahun dengan produk susunya.

Tadinya aku bingung juga Indomilk Susu Bubuk untuk usia berapa? Ternyata susu ini bisa dikonsumsi anak usia 5-12 tahun untuk melengkapi asupan nutrisi hariannya.

Nah, susu bubuk dari Indomilk ini kandungannya udah lengkap banget, yaitu Optinutri yang dapat membantu pertumbuhan anak lebih optimal. Susu ini tinggi kalsium, mengandung omega-3, dan juga sumber protein yang baik.

Indomilk Susu Bubuk untuk usia berapa ya?


Tinggi Kalsium

Kalsium dapat membantu mempertahankan kesehatan dan kepadatan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga dapat membantu mencegah obesitas pada anak, dengan cara membantu menurunkan tingkat lemak yang kurang baik di dalam tubuh.

Tulang kita sendiri adalah 'bank kalsium' yang menyimpan kalsium di dalamnya. Jika ada area tubuh lain yang kekurangan kalsium, maka kalsium akan diambil dari cadangan yang ada di dalam tubuh tersebut.

Asupan kalsium yang memadai bisa mencegah tulang menjadi lemah dan rapuh karena cadangan kalsiumnya diambil terus-terusan. Nah, kondisi ini bisa menyebabkan osteoporosis dalam jangka panjang, lho.

Susu Indomilk ini tinggi kalsium. Dari tabel Informasi Nilai Gizi yang ada di kemasannya, kandungan Kalsiumnya tuh 25% dari Angka Kecukupan Gizi dalam satu sajian 40gr.

Mengandung Omega 3

Omega 3 adalah asam lemak yang sangat penting untuk perkembangan otak, kesehatan jantung, dan daya tahan tubuh.

Tubuh kita sendiri nggak bisa memproduksi Omega-3 sendiri, oleh karena itu kita harus mendapatkan asupan Omega-3 baik dari makanan yang kita konsumsi maupun makanan tambahan seperti susu atau suplemen.

Ada tiga jenis Omega-3, yaitu Alpha-linolenic acid (ALA), Eicosapentaenoic acid (EPA), dan Docosahexaenoic acid (DHA). Indomilk Susu Bubuk sendiri mengandung ALA sebanyak 4mg per sajiannya dan juga EPA (0,44mg) dan DHA (0,83mg).

Sumber Protein

Protein sangat penting dalam banyak fungsi tubuh seperti pemulihan dan perbaikan jaringan otot, kulit, darah, rambut, dan kuku.

Anak yang tidak mendapatkan cukup protein dapat mengalami masalah kesehatan seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, penyembuhan luka yang lambat, serta respon kekebalan tubuh yang menurun.

Nggak cuma itu, susu ini juga mengandung vitamin A, C, E, B1, B2, serat pangan, zink, yodium, serta fosfor. Dengan kandungannya yang super komplit ini pastinya anak kita bisa mendapatkan manfaat susu bubuk yang lengkap juga, ya?

Baca Juga: Jika Anak Alergi Susu Sapi

manfaat susu bubuk untuk anak

Selain bergizi, menurut aku susu ini juga enak dan lezat. Ada tiga varian rasa yaitu Instant Cokelat, Instant Plain, dan Full Cream. Untuk yang plain dan full cream sudah bebas gula.

Untuk membuatnya, campurkan 4 sendok makan susu atau 40gr ke dalam 180ml air hangat. Aduk sampai larut. Nah, varian Instant Cokelat yang aku buat untuk anak aku ini udah manis nggak perlu pakai tambahan gula lagi. Minumnya 2 gelas sehari, ya. Bisa di pagi dan malam hari.

Mudah-mudahan setelah baca artikel ini juga jadi tahu Indomilk Susu Bubuk untuk usia berapa. Yup, 5 sampai 12 tahun ya. Tapi kalau ibunya mau ikut minum juga nggak apa-apa kok, bapaknya juga, hahaha. Soalnya aku sendiri juga ikutan minum karena ngerasa lagi butuh tambahan nutrisi karena lagi menyusui.

Buibu ada yang anaknya minum susu Indomilk ini juga nggak, ya? Semoga bisa jadi tinggi, tangguh, tanggap juga deh. Yuk, share di kolom komentar!



Instagram | Facebook | Twitter

For any inquiries you can send me an e-mail at
akpertiwi@gmail.com


Bicara soal women empowerment, isu ini emang lagi hangat-hangatnya diperbincangkan terutama di Indonesia. Aku sendiri sebenernya termasuk yang privileged karena baru sekarang ini terbuka matanya tentang bagaimana sosok perempuan itu sendiri mengalami banyak opression khususnya di tanah air.

Sebelumnya aku berpikir ya di luaran sana semua perempuan seperti aku dan keluargaku, yang kedudukannya setara dengan laki-laki, dipersilahkan mengeluarkan pendapat sebebas-bebasnya, dan mendapatkan hak-haknya dengan mudah tanpa hambatan.

Aku memang nggak lahir di keluarga yang masih patriarki banget, tapi ternyata masih banyak sekali keluarga di luar sana yang menganggap perempuan sebagai warga negara kelas dua.

As a woman and a mother, aku merasa sudah jadi tugas aku untuk membesarkan anak-anak yang menghargai laki-laki dan perempuan dengan sama dan adil. Terlebih aku juga punya anak laki-laki dan perempuan yang harus aku ajarkan mengenai kesetaraan gender dari viewpoint masing-masing.

Wardah Beauty Fest 2020 - Women Empower Women by Dewi Sandra & Susan Carland


Nggak terasa Wardah sudah 25 tahun setia menemani wanita Indonesia untuk bisa tampil lebih percaya diri. Ya beda-beda tipis lah sama aku umurnya.

Dalam rangka merayakan 25 tahun berdirinya Wardah di Indonesia, Wardah menyelenggarakan Wardah Beauty Fest 2020 yang diisi dengan berbagai talkshow inspiratif dan beraneka tema, bazaar online, virtual beauty class, and many more.

Acara ini diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 4 Oktober 2020 dengan rangkaian acara menarik yang bisa diakses secara virtual. Ah ya, karena pandemi event ini pastinya digelar secara virtual. Aku sempet beberapa kali hadir di acara-acaranya Wardah dan mereka memang mengemas acaranya sedemikian kerennya. Membuat event virtual tentunya jadi tantangan tersendiri, but somehow they managed it.

Kemarin aku berkesempatan untuk menyaksikan diskusi hangat dari Dewi Sandra dan Susan Carland. Kalian udah pasti tahu dong ya tentang Dewi Sandra, seorang figur muslimah mualaf cantik yang kisah hidupnya menemukan kebenaran sangat inspiratif.

Nah, untuk yang belum tahu, Susan Carland adalah brand ambassador dari UNICEF, seorang dosen dan juga feminis muslimah yang ternama dari Australia.

Susan sendiri convert di usia 19 tahun, dimana ia dibesarkan sebagai seorang kristiani yang taat di keluarganya. Dengan menjadi seorang muslim, ia otomatis menjadi seorang minoritas di komunitasnya.

Awalnya ia sempat mempertanyakan mengapa ia harus menganut agama tertentu, apakah karena ia mempercayai bahwa agama tersebut benar atau karena ia dibesarkan untuk menganggapnya benar?

Susan tertarik untuk mempelajari Islam lantaran jatuh cinta pada sosok Nabi Muhammad SAW dan tertarik pada pandangan keadilan sosial dalam Islam. Dalam perjalanannya tersebut ia memakan waktu dua tahun sebelum benar-benar memutuskan serius untuk memeluk agama Islam.

Baca Juga: Ketemu Lippielust di Wardah White Secret Garden

Gender Equality Is Not a Woman's Issue, It's Everybody's Issue


Susan mengungkapkan bahwa menurutnya, kesetaraan gender bukanlah masalah perempuan, tetapi masalah bagi semua orang. Memang pada praktisnya kaum perempuanlah yang paling sering mengalami diskriminasi. Namun kenyataannya, banyak kaum laki-laki yang juga menjadi korban dari gender inequality ini.

"Your gender doesn't define you are right or wrong," ungkapnya.

Baik laki-laki maupun perempuan, harusnya saling bekerja sama untuk menciptakan dunia yang adil bagi semua orang.

Perempuan seringkali dihadapkan dengan berbagai polemik, contohnya pilihan untuk tetap bekerja atau menjadi ibu rumah tangga. Di lingkungan yang sangat kental dengan budaya patriarki pun, perempuan dianggap hanya sebagai pemanis.

Menurut Dewi Sandra, muslimah di Indonesia secara general kehilangan suaranya. Tidak ada cukup banyak perempuan yang berani speak up dan komunitas-komunitas perempuan tidak cukup kuat untuk saling mendukung satu sama lain.

Oleh karena itu, penting bagi perempuan untuk terus belajar, mencoba hal-hal baru, dan menyuarakan pendapat. Jangan lagi berpikir bahwa perempuan tak akan didengar. Justru kita harus membuat orang lain mendengar kita karena kita perempuan.

Susan mengambil contoh, di agama Islam sendiri banyak tokoh-tokoh perempuan yang sangat hebat dan luar biasa. Mereka pun tak dipandang sebagai seorang 'ibu dari A' atau 'istri dari B', melainkan diri mereka sendiri.

Di saat perempuan diberikan ruang untuk menjadi dirinya sendiri, akan ada banyak perubahan yang bisa terjadi di dunia ini.

What Can You Do As A Moslem Woman to Empower Others



Susan dan Dewi sepakat bahwa yang harus dilakukan oleh muslimah untuk dapat saling mendukung satu sama lain dan memperjuangkan kesetaraan gender adalah menjadi versi yang terbaik dari diri sendiri.

"Trust yourself, what actually means to you. Try to understand more, what am i passionate about? What can i do for the community." Susan menegaskan.

Mengenal diri sendiri adalah kunci dari bagaimana kita bisa saling menguatkan.

"So, how woman should face the world? Believe in who she is, what she based on, knowing who she relies, knowing the best, know who you are. Everyhing else will follow then," ia melanjutkan.

Begitu pula dengan kecantikan. Ketika Susan dihadapkan dengan pertanyaan, what is beauty? Ia menjawab bahwa beauty begins from within, cantik itu berasal dari diri sendiri. Inner beauty adalah sebuah cliche, tapi hal tersebut memang benar adanya.



Baca Juga: Review Wardah Scensation EDT & Body Mist - Joyful

"Inner beauty is a character, dig within to find good character, cultivate them. True beauty is helping people, serving God, and serving other people," tutupnya.


Yuk, mari kita menjadi wanita yang lebih pandai untuk menghadapi dunia. Mengenal diri kita sendiri, menjadi muslimah yang lebih baik dan bertanggung jawab kepada sang Pencipta dan kepada sesama.


Percayalah alasan mengapa kita diciptakan sebagai perempuan adalah memberikan manfaat kepada sesama, serta saling mendukung dan memberi semangat untuk terus maju.



Memulai menulis blog ini sendiri adalah bentuk kepedulian aku untuk sesama perempuan. Aku berharap bisa sedikit banyak berkontribusi untuk memberikan insight, contohnya dalam ulasan produk untuk membantu kamu menentukan pilihan yang tepat.

Terima kasih banyak untuk Wardah dan Clozette Indonesia atas kesempatannya untuk bisa ikutan acara yang super keren ini! See you on the next post!


Get to know more about Wardah Cosmetics
Website
Instagram
Facebook Fanpage






Instagram | Facebook | Twitter

For any inquiries you can send me an e-mail at
akpertiwi@gmail.com


Sebelumnya aku udah sempet nyoba beberapa produk skincare dari L'Oreal Paris, tapi masih belum nemu yang bener-bener nendang dan cocok banget buat normal to dry skin aku. Berhubung sekarang juga Bandung lagi panas-panasnya, aku butuh kelembaban ekstra buat kulit aku yang memang kalau lagi cuaca kayak begini tuh jadi kering kerontang.


Kebetulan aku berkesempatan untuk nyobain serum terbarunya L'Oreal, yang dari judulnya aja harusnya cocok banget buat dry skin, yaitu L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum. To be noted, aku sebenernya belom pernah coba serum dengan bahan aktif Hyaluronic Acid karena selama ini aku ngerasa pake moisturizer aja cukup.

Oke, jadi menurut klaimnya L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini ditujukan untuk membantu kita para wanita menjaga kondisi kulit agar tampak lebih muda dan bercahaya.

Kandungan 1,5% Hyaluronic Acidnya ini tertinggi dibanding produk serum mereka yang lain. Produk ini juga bisa menyerap lebih dalam ke lapisan kulit, lebih melembabkan, dan mengenyalkan kulit lebih lama.

L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini diformulasikan dengan teknologi superior dari L'Oreal Paris yang mengandung 2 jenis Hyaluronic Acid, yaitu Macro Hyaluronic Acid yang dapat melembabkan kulit secara lebih intens dan Micro Hyaluronic Acid yang bisa menyerap ke dalam kulit untuk melembabkan dan membuatnya lebih elastis dari dalam.


Apa itu Hyaluronic Acid? Mengutip dari Allure, Hyaluronic Acid adalah molekul gula yang secara alami ada di dalam kulit dan berfungsi untuk 'memerangkap' air ke ke dalam kolagen dan menjaganya tetap berada di dalam kulit, sehingga kulit pun akan terlihat kenyal dan lembab.

Produk yang mengandung Hyaluronic Acid ini bekerja sebagai humektan yang menarik air dari udara ke dalam kulit untuk melembabkannya. Hyaluronic Acid sangat mudah diserap oleh kulit jika diaplikasikan secara topikal, sementara tubuh kita sendiri dapat menyerap hingga 60 persen nutrisi yang kita aplikasikan secara topikal atau langsung dioles ke kulit.

Sebenernya sih tubuh kita secara alami tuh bisa memproduksi Hyaluronic Acid sendiri, tapi sayangnya produksi HA di kulit bakal mulai menurun seiring bertambahnya usia, terutama sejak usia 25 tahun. Berhubung aku udah lewat 25 berarti udah wajib dong ya, pakai serum Hyaluronic Acid kayak gini.

Baca Juga: Review L'Oreal Paris Revitalift Crystal Micro Essence

Oh iya, salah satu manfaat Hyaluronic Acid buat kulit selain melembabkan juga bisa mencerahkan kulit dan menyamarkan garis-haris halus serta tanda-tanda penuaan dini lainnya.

Jadi apakah L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini bisa membantu membuat kulit aku tampak lebih muda, halus, dan cerah cuma dalam waktu 7 hari aja? Berikut adalah reviewnya.


Review L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum

Packaging

 

 

Seperti biasa bahas mulai dari packagingnya ya, jadi L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini dikemas dalam box berwarna merah. Di bagian sisi kanannya ada product information yang cukup lengkap mulai dari product knowledge hingga cara pemakaian. 

Sayangnya sekitar 60% masih dalam bahasa Thailand yang aku nggak ngerti sama sekali. Produk ini punya masa simpan period after opening selama 12 bulan dan recyclable. 



Kemasannya sendiri berupa botol kaca berukuran sedang dengan netto 30ml, serta dilengkapi pipet untuk aplikatornya. Menurut aku designnya cukup simple dan berkonsep modern.

Karena botolnya terbuat dari kaca yang agak berat, aku nggak merekomendasikan produk ini untuk dibawa-bawa traveling karena rawan pecah. Tapi overall packagingnya ini cantik banget dan cocok buat menghias vanity kamu.

Ingredients



Di boxnya tertera ingredient list, tapi di botolnya nggak, seperti yang kalian bisa lihat di foto-foto sebelumnya. Nah, berikut adalah ingredient list lengkap dari L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum.

L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum Ingredient List - Aqua/Water, Glycerin, Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid, Sodium Hyaluronate, Phenoxyethanol, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Ascorbyl Glucoside, Chlorphenesin, Hydroxypropyl Guar, Sodium Acetylated Hyaluronate, Xanthan Gum, Pentylene Glycol, Secale Cereale Seed Extract/Rye Seed Extract, Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetete (F.I.L B242774/1)

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, produk ini punya EWG Rating yang cukup baik. L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum termasuk produk dengan minimal ingredient, serta bebas paraben, alkohol, dan sulfate.

Dan L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini fragrance-free! Akhirnya ada juga produk skincarenya L'Oreal yang bebas fragrance. Selain itu produk ini juga nggak mengandung artificial color. 

Oh iya, L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum mengandung Rye Seed Extract yang dapat berfungsi untuk memperkuat sekaligus memperhalus kulit. Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetete yang terkandung di dalamnya adalah salah satu jenis neuro-peptide yang dapat membantu otot-otot wajah untuk lebih rileks dan mencegah kerutan pada kulit.

So far sih nggak ada bahan yang berpotensi untuk menimbulkan iritasi, tapi ada PEG-60 Hydrogenated Castor Oil yang bisa jadi fungal acne trigger.

Baca Juga: Review L'Oreal Paris Micellar Water 3 in 1 Moisturizing and Refreshing

Texture & Fragrance



Teksturnya cair dan warnanya bening jadi emang kayak apply air aja di kulit. Karena nggak mengandung fragrance juga dia nggak ada wanginya dan aman banget buat yang hidungnya sensitif sama wangi-wangian kayak aku.

Ini tuh penting banget lho karena ada aja orang kaya aku yang kadang suka nggak tahan wangi yang terlalu tajem di produk skincare, malah kadang bisa bikin pusing terus mual.



Setelah diaplikasikan ke kulit dan ditepuk-tepuk supaya meresap, aku ngerasanya sih L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini agak lengket, ya. Emang nggak yang sticky gitu sih, tapi agak oily. Sensasi 'lengket' nya ini hilang sekitar 15-20 menitan seluruh serumnya meresap di kulit. Tapi setelah itu oke sih nggak terasa 'berat' di kulit seterusnya.

Produk serum ini kamu pakai sesudah toner dan sebelum moisturizer, ya. Berdasarkan keterangan dari L'Oreal, sebaiknya dalam menggunakan serum ini hindari area sekeliling mata. 

Verdict



Sesuai dengan klaimnya, sepengalaman aku menggunakan L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini ada sensasi instant hydration atau melembabkan secara instan. Lembabnya pun bisa tahan seharian dan aku nggak perlu bolak-balik apply face mist apalagi kalau siang-siang lagi panas.

Setelah pemakaian pertama juga kulit terlihat glowing yang dewy gitu, pokoknya cakep deh. Setelah 7 hari memang nggak ada perubahan yang visible banget, tapi kulit kerasa lebih lembab dan glowing.

Untuk anti-aging-nya aku sih memang belum ngerasa ada perubahan terutama di bagian yang jadi concern aku misalnya smile lines. Kayaknya pemakaian L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum ini perlu dirutinin lagi untuk perubahan yang lebih baik lagi di kulit aku.

Soal plumping, ini juga masih belum kelihatan. 



But so far aku cukup puas kok dengan hasil aku pakai L'Oreal Paris Revitalift 1,5% Hyaluronic Acid Serum selama 7 hari. No negative reaction dan hasilnya kulit lembab seharian plus glowing juga. Cocok banget deh pokoknya buat kulit yang kering kayak kulitku.

Oh iya, produk ini sudah bisa kamu dapatkan di Official Shop L'Oreal Paris di Shopee, dengan harga Rp245.000.

Get to know more about L'Oreal Indonesia
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Twitter
Youtube Channel





This is a sponsored post. L'oreal & Beautynesia sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



Hai! Udah lama juga aku nggak bahas soal body care nih. Nah, kali ini aku mau review body care yang paling hits se-Instagram, kalian juga pasti tau deh ya, yaitu Scarlett Whitening. Kebetulan aku baru coba satu paket body carenya yang terdiri dari body lotion, body scrub, dan shower scrub.

Ngomongin Scarlett, banyak sih yang bilang emang ngefek banget dan makanya racun banget gengs. Makanya aku langsung gercep order kan soalnya lotion aku yang lama udah habis. Eh, jadinya nggak cuma beli body lotion aja, tapi beli body scrub dan shower scrubnya juga supaya wanginya awet seharian.




Cerita dikit, pas dateng tuh aku dapet reusable box cantik dengan tema summer vibes gitu warna kuning sebagai packaging dari orderannya. Nggak cuma itu, semua botol produk Scarlett-nya dilapisi juga pakai bubble wrap yang tebel supaya nggak tumpah di perjalanan.




Oh iya, untuk paket hemat isi 5 item tuh harganya cuma Rp300.000, dapet free gift juga. Kalau beli satuan juga harganya terjangkau banget cuma Rp75.000 per produknya. Gimana gak racun kan yaa...

Jadi yang aku dapetin ini ada 3 buah varian produk Brightening Shower Scrub, yaitu Pomegranate, Cucumber, dan Mango. Terus ada 2 varian Fragrance Brightening Body Lotion, varian Romansa dan Charming. Terakhir ada Body Scrubnya yang Romansa. Yang lagi aku pakai sekarang body lotion Romansa, body scrub, dan shower scrub Pomegranate.



Lotionnya rolling gitu sih kalau pagi aku pakai yang Charming karena wanginya tuh kaya bisa naikkin mood gitu deh jadi semangat kalau kerja pagi-pagi. Kalau dideskripsiin sih wanginya tuh wangi orang kaya, hahaha!

Banyak yang bilang Body Lotion Charming dari Scarlett Whitening ini wanginya kaya Baccarat Rouge 540. Wanginya tuh awet banget lho, nempel seharian gitu sampai sore aku mandi lagi. Kalau habis mandi sore aku pakai yang Romansa karena wanginya fresh dan lebih ringan.

Oke, langsung aku review aja ya untuk tiga produk yang lagi aku rajin pake sekarang. Semoga sisa variannya bisa aku bahas lagi di post terpisah.

Review Scarlett Whitening Body Scrub Romansa


 

Aku bahas sesuai urutan pakainya aja ya, jadi untuk weekly aku pakai Scarlett Whitening Body Scrub Romansa ini. Dari packaging, emang agak bulky dan isinya juga banyak, sayangnya nggak ada keterangan berapa gram produknya. By the way, produk ini disegel dengan alumunium foil untuk menjaga kehigienisan produknya.

Untuk ingredient list ada di bagian body jar-nya. Sayangnya ingredient listnya tuh ketutup sama stiker cara pemakaian dan keterangan nomer POM-nya. Berikut komposisi lengkapnya.



Scarlett Whitening Body Scrub Romansa Ingredient List - Acrylic Polymer, Triisopropanolamine, Glycerin, Mineral Oil, Cetyl Alcohol, Cetearyl Alcohol, Propylene Glycol, Glycol Distearate, DMDM Hydantoin, Fragrance, Scrub, Glutathione, Water.

Produk ini nggak mengandung Paraben, untuk preservativenya menggunakan DMDM Hydantoin. Biarpun mengandung alkohol, Cethyl Alcohol dan Cetearyl Alcohol termasuk jenis alkohol yang nggak bikin kering kulit (dikutip dari INCI Decoder).

Nah, untuk brightening agentnya Scarlett Whitening Body Scrub Romansa ini mengandung Glutathione. Scarlett Whitening Body Scrub Romansa juga mengandung vitamin E untuk menutrisi kulit, berdasarkan product knowledgenya yang tertulis di packagingnya.



Kalian bisa lihat dari foto di atas, Scarlett Whitening Body Scrub Romansa ini teksturnya berupa semacam cream yang super thick, dan disertai butiran scrub kecil-kecil yang menurut aku cukup halus dan nggak sakit juga saat diapply.

Body scrub ini wanginya persis dengan Fragrance Brightening Body Lotion Romansa jadi cocok banget dipakai berbarengan. Oh iya, ini tuh warnanya putih susu.

Cara pemakaiannya sih biasanya aku apply ke seluruh bagian tubuh, diemin 5 menitan (disarankan sih sebenernya 2-3 menit, tapi aku lebih suka agak lamaan sampe agak kering) , scrub gosok-gosok, baru bilas.Yang aku suka scrub-an pakai produk ini tuh kerasa banget bisa ngangkat kotorannya kayak kalau kita luluran di salon. Bikin betah mandi lama-lama, deh!

Review Scarlett Whitening Brightening Shower Scrub Pomegranate




Next setelah pakai body scrub dan bilas pakai air, aku pakai Scarlett Whitening Brightening Shower Scrub Pomegranate. Packagingnya berupa botol dengan isi 300ml, cukup banyak dan kalau misalnya mandi dua kali sehari bisa lah ya buat sebulan lebih.

Sama seperti produk sebelumnya, lagi-lagi ingredient listnya ketutupan sticker cara pemakaian. Berikut aku tulis lengkapnya, ya.

Scarlett Whitening Brightening Shower Scrub Pomegranate Ingredient List - Sodium Lauryl Ether Sulfate, Sodium Lauryl Sulfate, Fatty Alcohol Sulfate, Coconut Diethanolamide, Coco Amido Propyl Betaine, Lauryl Betaine, Ethyl Diamin Tetra Acetic Acid, Glycol Distearat, Steareth-20 Metacrylate Copolymer, DMDM Hydantoin, Glycerin, Fragrance, Beads A2 Milicapsule, Glutathione, Water.




Jadi dilihat dari komposisinya sabun ini mengandung SLES dan juga SLS. Secara kasat mata juga milicapsulenya tuh kelihatan warna pink dan biru, i guess milicapsule ini berfungsi sebagai scrub halus untuk daily dan mengandung vitamin E juga di dalamnya. Scrub kecil-kecil ini bakalan bikin bersihin kulit pas mandi bisa lebih maksimal lagi.

Jangan lupa pakainya pas kulit dalam keadaan basah, ya. Setelah basahin badan, tuang sabun dan gosok-gosok badan sampai bersih baru dibilas pakai air.



Selain varian ini aku juga coba varian yang lainnya secara bergantian sesuai dengan mood hari itu. Kalau Pomegranate (ungu) ini wanginya lebih ke fruity yang manis mellow, Mango (kuning) wanginya sweet yang fresh, dan Cucumber (hijau) wanginya agak sedikit soapy dan fresh. Aku lagi rajin pakai yang Pomegranate ini karena cocok wanginya sama body lotion Romansa dan body scrubnya.

Sabun ini busanya banyak, apalagi aku kalau mandi suka pakai Shower Puff yang bikin busanya tambah banyak. Wanginya juga wangi banget, tapi sayang bukan tipe yang wanginya bertahan lama jadi lebih baik lagi kalau habis mandi langsung pakai lotion supaya wanginya ke-layer gitu menurutku.


Review Scarlett Whitening Fragrance Brightening Body Lotion Romansa




Wrapping up my bath routine, aku pakai Scarlett Whitening Fragrance Brightening Body Lotion Romansa. Sama seperti shower scrubnya, botol lotion ini juga isinya 300ml. Bedanya kalau sabunnya tutupnya flip-top, Scarlett Whitening Fragrance Brightening Body Lotion Romansa ini ada pumpnya dan ada locknya juga jadi bisa  mencegah produknya tumpah secara ga sengaja.

Oh iya, jadi lock atau kuncinya tuh ada dua, mulut pumpnya bisa diputer supaya ngunci dan ada lock terpisahnya juga, double deh amannya.



Scarlett Whitening Fragrance Brightening Body Lotion Romansa Ingredient List - Acrylic Polymer, Cetearyl Alcohol, Triisopropanolamine, Propana-1-2-diol, Propane-1,2,3-triol, DMDM Hydantoin, Fragrance, Beads A2-milicapsule, Glutathione, Water.


Tekstur dari Scarlett Whitening Fragrance Brightening Body Lotion berupa lotion yang menurut aku cukup ringan, nggak terlalu thick and rich, dan cukup spreadable. Untuk satu tangan biasanya aku butuh satu pump aja dan kaki dua pump



Di foto before and after di atas kalian bisa lihat ada perbedaan yang cukup terlihat. Kalau menurut aku sih ini bukan yang pemutih instan langsung putih gitu, tapi adanya efek tone up yang bikin kulit kelihatan lebih cerah, bukan putih ya.

Setelah pakai Scarlett Whitening Fragrance Brightening Body Lotion ini juga kerasa kulit tuh lebih mulus, halus, dan tentunya lembab. Kalau aku deskripsiin wanginya Scarlett Whitening Fragrance Brightening Body Lotion ini tuh floral fruity, manis dan ada hint musky-nya sedikit gitu. Tapi kalau dibandingin sama yang varian Charming (warna ungu), varian Romansa ini nggak terlalu tahan lama yang sampe seharian gitu, ada lah 3 jam-an wanginya tahan di badan.

Kalau mau layer parfum di atas lotion ini kayaknya sebaiknya pakai yang wanginya musky atau powdery supaya nyambung. Floral juga masih lumayan masuk kok.

Verdict




Overall, ketiga produk dari Scarlett Whitening ini oke untuk bikin kulit lebih mulus, halus, dan tentunya wangi semerbak. Buat aku yang suka pusing kalau nyium wewangian yang terlalu lebay, wanginya Scarlett ini masih lembut dan nggak bikin enek, termasuk body lotion Charming.

Kalau dipakai secara kontinyu, Scarlett Whitening bisa bikin kulit cerahan juga, kok. Tapi efek tone up di kulitnya sendiri menurut aku sudah cukup dan kelihatannya natural nggak yang putih pektay gitu. Glutathione dan Vitamin E yang terkandung di dalamnya bisa membantu mencerahkan, melembabkan, dan menutrisi kulit.



Semua produknya Scarlett sudah teregistrasi di BPOM ya, jadinya nggak perlu takut juga untuk pakai. Dari packagingnya juga ada logo halal dari MUI dan tidak diuji coba kepada hewan juga. Untuk menghindari produk palsu, jangan lupa juga untuk perhatikan ada nggak stiker berhologram seperti foto di atas sebagai tanda produk original, ya.

Aku order langsung di Instagram resminya @scarlett_whitening, tapi kalian juga bisa order via LINE di @scarlett_whitening atau di official Shopee-nya. Bisa juga order lewat whatsapp di 087700163000.



Instagram | Facebook | Twitter



Seneng banget makin kesini tuh opsi makanan sehat yang terjangkau udah banyak banget di pasaran. Gampang banget kalau mau makan yang organik dan natural tuh, banyak banget brand yang menyediakan makanan sehat, tinggal pilih aja.

Kalau dulu tuh susah banget cari jus yang langsung dari buah, mesti ke restoran dulu, sekarang di tiap pengkolan kayaknya ada tukang jus. Terus kalau mau beli bahan makanan organik sekarang banyak yang murah meriah dan gampang juga didapetin kayak di supermarket, minimarket, atau e-commerce kalau lebih prefer belanja online.

Kalian sendiri gimana gengs? Sudah mulai beralih ke makanan sehat belum?


Mie Lemonilo Favoritku Sekeluarga!


Mie Goreng Lemonilo. Sumber: Tokopedia


Aku sendiri sekeluarga memang belum 100% hijrah dari jajanan bermicin dan lemak-lemak sih. Tapi kita sekarang udah mulai coba pelan-pelan ganti makanan sehari-hari dengan opsi yang lebih sehat, contohnya ganti mi instan yang biasa dengan mi sehat dan mi organik.

Anak kedua aku kan lagi susah banget makan nih. Udah gitu dia cepet bosen, gak bisa makan makanan yang sama dua kali jadi aku mesti puter otak banget buat makannya.

Pernah dia GTM, terus aku iseng kasih Mie Kuah Lemonilo rasa Ayam Bawang. Eeh, lahap bener nih bocah makan mie. Akhirnya sampe sekarang aku selalu stock Mie Lemonilo di rumah karena anak aku nggak pernah nolak kalau dikasih Mie Lemonilo.

Emang boleh bayik makan Mie Lemonilo? Kebetulan aku pernah ikut press conference langsung dengan ownernya Lemonilo dan ada pertanyaan boleh nggak sih bayi konsumsi Mie Lemonilo. Ternyata anaknya co-founder Lemonilo juga udah makan dari masa MPASI, lho.


Baca Juga: Jadi Siapa Brand Ambassador Barunya Lemonilo?


Tenang aja, Mie Lemonilo kan dibuatnya dipanggang bukan digoreng. Jadi rendah lemak dan kalori juga. Nggak pake pengawet, penguat rasa, pewarna, dan bahan-bahan lain yang kurang bagus untuk kesehatan. Jadinya anak kecil juga boleh banget lho, konsumsi Mie Lemonilo.


Pola Hidup Sehat ala Keluarga RANS, Konsumsi Lemonilo! #RANSxLemonilo



Seleb-seleb juga banyak yang sudah mempopulerkan gaya hidup sehat, salah satunya adalah RANS atau keluarga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Siapa sih yang nggak tahu keluarga seleb terhits se-Indonesia ini.

Aku baru tahu lho kalau keluarga RANS ternyata menerapkan pola hidup sehat yaitu dengan memilih untuk konsumsi makanan yang nggak berpengawet dan nggak ber-MSG. Emang sih segala sesuatu yang bermicin tuh pastinya endesss, tapi kalau berlebihan juga efeknya nggak bagus untuk kesehatan dalam jangka panjang.

Nagita Slavina memilih Lemonilo untuk santapan sehat keluarganya. Contohnya adalah Mie Sehat Lemonilo... wiiih, samaan nih sama akyu. Mudah-mudahan juga rejekinya ikutan sama jadi sultan, hahaha. Kali aja nii 5 taon lagi rumah w udah pake lift.

Sumber: Lazada

Jadi pas ulang tahun Rafathar, anaknya Raffi sama Nagita kemaren tuh, mereka sempet-sempetnya makan Mie Lemonilo. Padahal kan mereka khayaaa rhayaaa ya, bisa makan apapun yang dimau. Tapi tetepi dong harus konsumsi makanannya yang sehat.

Kata Raffi Ahmad juga Mie Lemonilo ini nggak pake MSG jadi nggak nyangkut di tenggorokan plus nggak bikin perut begah juga. Selain itu rasanya juga enak deh, nggak kalah sama produk mie lain yang bumbunya penuh MSG.

Eeh, produknya Lemonilo bukan cuma mie doang lho. Untuk melengkapi sajian sehat keluarga, ada bumbu-bumbu dapur sehat kayak bawang putih, kaldu, kecap, sampe bumbu nasgor. Cemilan sehat kayak keripik ubi & brownies kering juga ada. Pokoknya komplit deh.

Kalau kalian mau nonton video tentang gaya hidup sehat yang seru dan asyik, yuk cek channel Youtube Lemonilo! Untuk beli produknya bisa langsung lewat websitenya atau download aplikasi Lemonilo di sini, ya.

Get to know more about Lemonilo
Website/Webstore
Instagram
Facebook Fanpage
Twitter



Instagram | Facebook | Twitter
Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates