Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal


Sebelumnya aku sudah pernah review produk dari SNP yaitu dari seri Peptaronic yang menggunakan key ingredients Peptide dan Hyaluronic Acid. Hasilnya sendiri bisa dibilang cukup memuaskan dan harganya pun terjangkau jadi memang bener-bener worth it.

Beberapa minggu kemarin aku dapat kesempatan lagi untuk mencoba seri terbaru dari SNP Cosmetics yaitu Vitaronic, tepatnya produk SNP Prep Vitaronic Gel Cream. Seri ini merupakan seri lanjutan dari seri Peptaronic dan Cicaronic yang sebelumnya sangat booming di kalangan skincare enthusiast. Thank you SNP!

Mengutip dari website resmi SNP US, untuk seri Vitaronic ini terdapat 4 produk skincare. Rangkaian lengkapnya ada Vitaronic SOS Ampoule, Vitaronic Gel Cream, Vitaronic Toner Pad, dan Vitaronic Ampoule Mask.


Jadi yang bakal aku review kali ini adalah produk Vitaronic Gel Gream. Me myself is an avid fan of gel type moisturizer, karena biasanya produk tipe seperti ini cepat sekali menyerap di kulit dan nggak meninggalkan rasa tacky or sticky setelah pemakaian, which is i hate.

Menurut klaimnya, Vitaronic Gel Cream ini adalah krim pelembab yang berfungsi untuk mencerahkan, memudarkan noda pada wajah, dan paling cocok untuk tipe kulit kering dan kusam. Kandungan utamanya adalah vitamin C yang berguna untuk mengembalikan vitalitas kulit dan mencerahkan kulit, serta tiga lapis (atau tiga jenis ya?) Hyaluronic Acid untuk melembabkan sekaligus menjaga keelastisan kulit.

Bagaimana hasil pemakaian dari SNP Prep Vitaronic Gel Cream ini? Read below to find out!

***

I've reviewed SNP Cosmetics product before, exactly from Peptaronic series which is using Peptide and Hyaluronic Acid for their key ingredients. The results is pretty good and i found the product affordable and worth to try.

A couple of weeks ago, i received a PR Package of their newest product, SNP Prep Vitaronic Gel Cream. This series is a continuation from their highly raved Peptaronic and Cicaronic. These two has been a trend in skincare enthusiast community. Thank you for the opportunity!

Quoted from SNP US official Website, Vitaronic Series consisted of 4 items, Vitaronic SOS Ampoule, Vitaronic Gel Cream, Vitaronic Toner Pad, and Vitaronic Ampoule Mask.

The one i'll be reviewing today is Vitaronic Gel Cream. Me myself is an avid fan of gel-type moisturizer because it absorbs quickly on the skin and doesn't left tacky of sticky feeling (which is i hate) after applied.

According to their claim, Vitaronic Gel Cream is a moisturizer that helps brightening skin, fading dark spots, and perfect for dry and dull skin. The Key Ingredients are vitamin C to revitalize & brightening skin, and 3 layer of Hyaluronic Acid for moisturizing our skin and keeping it's elasticity.

How does the SNP Prep Vitaronic Gel Cream works on my skin? Read below to find out~


Review SNP Prep Vitaronic Gel Cream

Packaging



Produk-produknya SNP punya gaya yang simpel, sederhana, nggak banyak aksen-aksen tapi tetep sedap untuk dipandang. Seri Vitaronic ini punya color image kuning, yaitu simbol dari salah satu key ingredientsnya, vitamin C.

Untuk SNP Prep Vitaronic Gel Cream ini dikemas di dalam box berwarna senada dengan kemasannya. Product information yang tertulis pada kedua sisi dan belakang boxnya menggunakan huruf Korea, tapi karea SNP sudah resmi masuk ke Indonesia di bawah PT Orion Beauty International, ada stiker bertuliskan kegunaan produk dan cara pemakaian dalam bahasa Indonesia

***

SNP products had their very own distinctive style that is simple. There's no unnecessary accent in their design but very eye pleasing to me. The Vitaronic Series' color image is yellow, sending us the hint about one of their key ingredients, Vitamin C.

SNP Prep Vitaronic Gel Cream is packed inside a box with white and yellow color just like the packaging. The product information on every side of the box is written in Korean language, but since SNP is officialy distributed in Indonesia by PT Orion Beauty International, we can see there's a description about how to use and benefit of this product written in Bahasa Indonesia on a sticker.



Oh iya, sebelum dibuka boxnya tampak stiker segel untuk mengecek keaslian produk SNP Prep Vitaronic Gel Cream ini. Kalian juga bisa cek expiration date produk ini yang tercantum di bagian dasar boxnya.

***

Before we open the box, you can see clearly that there is a sticker seal on the top of the box to make sure you receive an original product. You can check the expiration date written on the bottom of the box.


Kemasan dari SNP Prep Vitaronic Gel Cream berupa tube berukuran sedang dengan isi 50ml. Packaging wise, aku lebih prefer kemasan produk seperti ini karena lebih higienis dibandingkan tipe jar yang harus dicolek dengan menggunakan jari. Produk cream yang dikemas dalam jar lebih rentan terkena kuman dan terpapar udara luar dibandingkan kemasan tube seperti ini. Ketika dipegang, terasa sekali materialnya premium dan fits nicely di tangan aku.

***

SNP Prep Vitaronic Gel Cream packaging is a medium-sized tube contains 50ml of products. Packaging wise, i prefer packaging like this because it's more hygienic than jar-type packaging (which we should dipped our fingers to use, bacteria contamination is more at risk). It fits nicely on my palms and i could feel the material is premium.

Ingredients

SNP Prep Vitaronic Gel Cream Ingredient List - Water, Glycerin, Butylene Glycol, Propanediol, 1,2-Hexaneidol, Niacinamide, C14-22 Alcohols, Vinyl Dimthicone, Hydrogenated Polydecene, Cetyl Ethylhexanoate, C12-20 Alkyl Glucoside, Glycereth-26, Panthenol, Cetearyl Alcohol, Carbomer, Tromethamine, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Fragrance, Coptis, Japonica Root Extract, Ethylhexylglycerin, Tricholoma Matsutake Extract, Hydrolyzed Cicer Seed Extract, Rhododendron Chrysanthum Leaf Extract, Disodium EDTA, Sodium Hyaluronate, Hyaluronic Acid, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Citrus Limon (Lemon) Fruit Extract, Glucose, Glyceryl Polyacrylate, Pncirus Trifoliata Fruit Extract, Rumex Crispus Root Extract, Hippophae Rhamnoides Extract, Myrciaria Dubia Fruit Extract, Ascorbic Acid

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, produk ini termasuk produk tanpa paraben, sulfate, alcohol, silicone, serta aman dari Fungal Acne. Pelembab dari SNP ini cocok untuk tipe kulit kering dan berminyak.

Ada beberapa bahan yang powerfully moisturizing seperti Panthenol, Butylene Glycol, Sodium Hyaluronate, dan Glycerin. Ascorbic Acid yang terkandung di dalamnya juga berfungsi sebagai antioksidan yang bisa melindungi kulit kita.

Satu ingredients yang aku penasaran dan jarang aku temuin di produk lain adalah Tricholoma Matsutake Extract, yaitu Pine Mushroom Extract yang ternyata berfungsi sebagai lightening agent untuk mencerahkan kulit.

EWG Health Ratingnya sangat baik, di antara bahan-bahan yang terkandung di dalamnya hanya ada satu yang tergolong high risk yaitu Fragrance. Yup, SNP Prep Vitaronic Gel Cream ini masih mengandung Artificial Fragrance.

***

According to Skincarisma Ingredient Analyzer, this product is paraben-free, sulfate-free, alcohol-free, silicone-free, and fungal acne safe. This moisturizer from SNP is suitable for both dry and oily skin.

There's some powerfully moisturizing ingredients like Panthenol, Butylene Glycol, Sodium Hyaluronate, and Glycerin. It's also contains Ascorbic Acid that had anti-oxidant properties for protecting out skin.

It contains Tricholoma Matsutake Extract, one ingredient i haven't find yet on another product. The Pine Mushroom Extract have effective lightening properties for skin.

The EWG Health Rating for this product is very good and there's only one ingredient that posed as high risk. SNP Prep Vitaronic Gel Cream is still contains Artificial Fragrance.


Texture & Fragrance


Seperti namanya, tekstur dari produk ini berupa gel yang menurut aku nggak terlalu light, tapi nggak terlalu rich juga. Just somewhere in between. Setelah dibaurkan ke kulit, nggak butuh waktu lama untuk gelnya meresap. Memang setelah beberapa menit masih terasa agak sedikit tacky di kulit, tapi menurut aku masih tergolong ringan banget dan nggak lengket di kulit.

Untuk fragrancenya, as you know aku kurang suka produk yang heavily fragranced. Sayangnya SNP Prep Vitaronic Gel Cream ini termasuk produk yang fragrancenya cukup wangi semerbak. Kalau aku deskripsiin wanginya dominan citrusy -  fruity, tapi ada sedikit note floralnya juga. Setelah kurang lebih 10 menit sampai 15 menitan memang wanginya perlahan-lahan hilang, cuma aku kurang suka wanginya saat diaplikasikan ke kulit terlalu menyengat. Ini buat aku ya, sekali lagi kalau masalah fragrance sih tergantung selera masing-masing.

Oh iya, cara pemakaiannya ambil secukupnya dari tube, dan ratakan ke seluruh wajah. Gunakan setelah toner dan serum, lalu untuk pagi harinya jangan lupa pakai sunscreen.

***

Like it's name, the texture of this product is somewhere between light and rich. After applied, there's no need to wait for a long time for the product itself absorbed to skin. Right after application there's definitely some tacky feels, but i thought overall Vitaronic Gel Cream is pretty light and not sticky.

For the fragrance, personally i'm not very comfortable with heavily fragranced product. Unfortunately, SNP Prep Vitaronic Gel Cream is pretty fragranced. If i try to describe the aroma, there's a citrusy blend on their mix of fruity & a little bit floral notes. After 10 to 15 minutes, the scent gradually fading. For me, i don't really fancy it.

Oh yes, to explain how to use the product, you can just squeeze the tube to get the desired amount and applied directly to your face.


Verdict

Beberapa sumber mengatakan bahwa produk skincare yang mengandung vitamin C juga dapat berfungsi sebagai exfoliator, sehingga pemakaiannya sebaiknya tidak dibarengi dengan chemical exfoliator lainnya seperti AHA atau BHA. Jadi aku menggunakan Vitaronic Gel Cream ini bareng dengan beberapa basic skincare yaitu facial foam dan toner tanpa active ingredients apapun.

Saat ini kulit aku kondisinya lagi kering banget karena cuaca dan aku sempet puasa skincare juga. Menurut aku produk terbaru dari SNP ini lebih cocok untuk kulit normal atau berminyak karena moisture yang diberikan agak kurang longlasting untuk kulit aku yang lagi extra dry. Untuk hasil yang lebih maksimal sepertinya aku harus barengi pemakaiannya dengan produk yang memberikan kelembapan extra, misalnya hydrating serum.

Untuk brightening effectnya, aku masih belum melihat perubahan yang cukup signifikan di tone kulit wajah aku setelah 14 hari pemakaian. Kayaknya durasinya mesti ditambah lagi supaya hasilnya bisa terlihat. Tapi jika diperhatikan kulit aku tampak lebih sehat dibandingkan dengan saat aku nggak pakai skincare sama sekali.

Overall, SNP Prep Vitaronic Gel Cream ini adalah moisturizer yang oke untuk dicoba kalau kamu punya kulit normal atau berminyak, dan kalau kamu suka tipe pelembab yang ringan dan cepat menyerap. Kandungan vitamin C-nya juga bikin kulit terlihat lebih sehat dan segar.

Kamu sudah pernah coba skincare dari SNP Cosmetics? Which one is your favorite?

SNP Prep Vitaronic Gel Cream ini bisa kalian beli di Sociolla, Shopee, Tokopedia, dan Lazada. Jangan lupa juga untuk kunjung akun Instagram resmi SNP di @snpofficial.id untuk informasi berbagai promo menarik dari SNP, ya!

***

Some source cited that vitamin C could act as an exfoliator and should not be mixed together with chemical exfoliator like AHA or BHA. I used this product only with basic skincare such as facial foam and toner without any active ingredients.

Nowadays my skin is on the extra dry side because of the weather and i do skincare diet. I thought Vitaronic Gel Cream is more suitable for those with normal or oily skin. In my experience, i feel the moisture given by this product is not long lasting enough. I recommend those with super dry skin who want to use this product should also use hydrating serum to give extra moisture to the skin.

For the brightening effect, i'm not seeing any notable effect on my skintone after 14 days of usage. I personally thought i should add more time if i want to see significant difference. But i found my skin is much more healthier and fresher thanks to SNP Prep Vitaronic Gel Cream.

Overall, this product is a good choice of moisturizer if you have normal or oily skin, and also love light textured product like me. This gel cream absorbs quickly and doesn't left any oily or sticky feeling. 

Have you also tried products from SNP Cosmetics? Which one is your favorite?

Get to know more about SNP Cosmetics
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Youtube Channel



This is a sponsored post. SNP send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



Sadar nggak sih kalau sampah produk skincare tuh termasuk salah satu jenis limbah rumah tangga yang persentasenya cukup besar? Kalau aku sendiri dalam rangka less waste, aku reuse beberapa sampah packaging skincare yang masih bisa dipakai. Misalnya nih botol face mist atau toner yang semprot gitu aku pakai buat wadah desinfectant dan hand sanitizer. Beberapa model jar juga aku pakai buat tempat cincin atau aksesoris yang kecil-kecil gitu.

Makanya penting juga buat pilih produk yang packagingnya tuh recyclable. Jadi kalau udah habis, botol atau packagingnya kita kirim ke bank sampah buat didaur ulang. Selain itu kalau bisa materialnya yang eco friendly juga jadi meminimalisir dampak buruk untuk lingkungan.

Contohnya Terra Beaute ini! Jadi aku baru aja nyobain Radiance Package dari Terra Beaute. Nah, Terra Beaute ini adalah brand lokal BPOM certified yang berasal dari Bandung. Satu paket yang aku coba ini terdiri dari Radiance Facial Cleanser, Radiance Facial Toner, Aurum Serum, Daylight Radiance Cream, dan Moonlight Radiance Cream.

First impression aku dari produk-produk ini adalah kemasannya tuh aesthetic dan instagramable banget deh. Eh, tapi ternyata gak cuma sekedar cakep doang. Packagingnya Terra Beaute ini recyclable alias bisa didaur ulang, plus material tutupnya yang terbuat dari bambu ini ramah lingkungan.

Oke, biar nggak penasaran, kalian bisa langsung baca aja review hasil pemakaian dari Radiance Package Terra Beaute ini, ya!

Review Radiance Package Terra Beaute

Packaging

Kayaknya nggak perlu dibahas panjang lebar ya, intinya packaging cakep! Untuk Radiance Facial Cleanser dan Toner material botolnya terbuat dari plastik berwarna amber, sementara untuk kedua cream dan serumnya terbuat dari kaca.

Warna gelap kayak gini tuh sebenarnya bermanfaat juga untuk melindungi isi produk dari paparan sinar UV, lho. Seperti yang kita ketahui, paparan sinar matahari tuh bisa banget merusak kandungan suatu produk. Makanya disarankan untuk menyimpan produk skincare di tempat yang nggak terkena matahari langsung atau kalau bisa botolnya berwarna gelap seperti ini

Produk serumnya satu-satunya yang dilengkapi box, lengkap dengan product information dan ingredientsnya. Kalau cleanser dan toner pas baru dateng disegel plastik, sementara kedua creamnya ada semacam kertas pelindungnya gitu (Eh apa sih namanya? sleeve?).

Nah, ini logo dari produk Terra Beaute. Bisa kalian lihat juga material dari tutupnya ini dengan lebih jelas. Eh, ini beneran bambu lho yaa bukan plastik yang bermotif bambu. Pokoknya dari pertama aku pegang aja udah ada aroma bambu yang khas dan buildnya juga kokoh dan terkesan mewah.


Ingredients

Aku nggak bahas terlalu dalam soal ingredientsnya ya kali ini. Tapi aku bakal bahas sedikit soal key ingredients dari masing-masing produknya. Oh iya, setau aku package ini tuh untuk kulit normal atau kering. Ada lagi produk lain yang diformulasikan khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat. Kita ulas satu-satu ya.


Radiance Facial Cleanser - Key Ingredientsnya adalah Alpha Arbutin, Aloe Vera, dan Carica Papaya Extract. Alpha Arbutin sendiri memang sudah terkenal sebagai brightening ingredients, sementara Aloe Vera umum ditemukan dalam produk yang bersifat hydrating.

Carica Papaya Extract atau ekstrak pepaya adalah ingredients yang bermanfat untuk eksfoliasi kulit mati. Enzim dari buah pepaya yaitu Papain, dapat membantu membersihkan kulit dari kotoran sekaligus mengangkat kulit mati (sumber).


Radiance Facial Toner - Move into next product, untuk produk tonernya ini key ingredientsnya adalah AHA, Niacinamide, dan Licorice Extract. Karena mengandung AHA yang tergolong chemical exfoliant, aku menyarankan untuk menggunakan produk ini dengan kapas supaya sel kulit mati bisa terangkat dengan sempurna.

Niacinamide, bentuk dari vitamin B3 ini terkenal sebagai brightening agent sepert Alpha Arbutin di produk sebelumnya. Tapi nggak cuma itu, mengutip dari Healthline, Niacinamide dapat membantu memperkuat skin barrier dengan kandungan protein keratin di dalamnya. Dengan aplikasi Niacinamide secara topikal, kulit akan membentuk lapisan lipid atau ceramide di permukaan kulit yang dapat membantu mempertahankan kelembaban. Selain itu, Niacinamide juga berfungsi untuk meredakan kemerahan karena inflamasi dan memperbaiki tekstur kulit.

Licorice atau akar manis efektif untuk menenangkan kulit dari gejala iritasi seperti kemerahan dengan kandungan Glabridin di dalamnya. Glabridin sendiri adalah salah satu jenis antioksidan, dikutip dari Paula's Choice.



Aurum Radiance Serum - Kita semua tahu dong ya kalau serum adalah produk dengan konsentrasi paling tinggi dibanding produk lainnya. Nah, kandungan utama dari Aurum Radiance Serum ini adalah Swiss Licorice, Alpha Arbutin, Vitamin B3, Golden Collagenine & Colloidal Gold.

Aku sendiri baru kali ini coba produk dengan kandungan Golden Collagenine. Jadi Golden Collagenine ini (menurut sumber) adalah sejenis peptide yang berupa gabungan dari logam mulia, platinum, dan emas. Peptide, as we know, adalah ingredients yang bersifat anti aging. Golden Collagenine ini berfungsi sebagai penguat kolagen (i assume ini di dalam kulit, ya) dengan menempelkan partikel pembawa emas dan platinum. Dibandingkan peptide konvensional, Golden Collagenine jauh lebih efektif dan stabil.

Sementara itu Colloidal Gold, menurut penelitian, dapat menembus jauh ke lapisan kulit yang lebih dalam sebagai carrier untuk active ingredients lain di dalam skincare kamu. Dalam kata lain, Colloidal Gold ini dapat meningkatkan efisiensi bahan lainnya.

Oh iya, kedua bahan ini dapat berfungsi juga sebagai base make up untuk tampilan riasan yang lebih awet.


Daylight Radiance Cream - Day cream ini dilengkapi dengan UVA dan UVB filter, Niacinamide, dan Swiss Licorice Extract. Dari informasi yang aku dapatkan dari Terra Beaute, produk ini mengandung SPF 35 PA+++, tetapi aku menyarankan sebaiknya biarpun pakai skincare dengan UV filter tetap pakai sunscreen secara terpisah. Untuk efek moisturizingnya, ada kandungan aloe vera, vitamin E, dan Chamomile Extract.

Chamomile Extract sendiri mengandung senyawa anti-inflamasi, dan cocok untuk kulit kering, sensitif, dan kasar.


Moonlight Radiance Cream - The retinol craze is hyped up the local market, too. Krim malam dari Terra Beaute ini Key Ingredientsnya Niacinamide, Alpha Arbutin, Tranexamic Acid, dan Retinol.

Tranexamic Acid adalah derivatif sintetis dari Lysine. Melansir dari Byrdie, bahan yang satu ini bermanfaat untuk meratakan warna kulit dan mencerahkan. Cuma dari yang aku baca sih, Tranexamic Acid ini sebaiknya pemakaiannya nggak dibarengi dengan jenis acid lainnya, kalau bisa cuma satu atau dua aja untuk menghindari efek samping seperti kulit jadi kering.


Oke, jadi bisa kita simpulin kalau Radiance Package dari Terra Beaute ini diformulasikan untuk mencerahkan kulit. Dari bahan-bahannya juga lebih ke normal to dry skin-friendly.


Texture & Fragrance




Seperti bisa dilihat di foto di atas, kalau dijabarkan tekstur keseluruhan dari Terra Beaute ini cukup ringan. Untuk tonernya watery, sementara day creamnya agak sedikit thick dengan warna kekuningan dan night creamnya lebih condong ke tekstur seperti gel dibandingkan cream. Ini menarik, soalnya night cream biasanya cenderung lebih thick dan rich dibandingkan day cream. Apa mungkin karena ini retinol cream ya?

Menurut aku setelah diaplikasikan, semuanya (dari toner) cukup cepat menyerap dan nggak meninggalkan rasa oily lengket gitu di kulit, cuma aku bilang sih masih agak greasy dan tacky sedikit gitu...

Kalau cleansernya sendiri emang nggak mengandung SLS, tapi busanya cukup banyak dan nggak bikin kesat juga. Kandungan Aloe Veranya bikin kulit tetap lembab biarpun habis dicuci pakai sabun.

Untuk fragrancenya, agak unik juga. Sebelumnya aku memang prefer skincare non fragrance sama sekali atau just a little faint smell. Skincare dari Terra Beaute ini memang masih mengandung artificial fragrance atau perfume, tapi wanginya nggak terlalu mencolok dan cenderung low-key gitu sih kalau menurut aku.

I smell woody and earthy notes, dan probably sedikit sekali citrusy notes. Wanginya khas dan soothing, bukan yang semerbak wangi gitu. Kebetulan aku memang suka wangi seperti ini yang nggak terlalu 'lebay'. Menurut aku wanginya ini sesuai banget sama konsepnya deh.


Verdict


Setelah menggunakan Radiance Package dari Terra Beaute ini selama kurang lebih 14 hari, aku cukup puas dengan performanya memberikan kelembapan yang cukup bertahan lama tanpa rasa oily yang berlebihan.

Aku juga merasa kulit jadi jauh lebih kenyal dan lembut, berkat Retinolnya juga rasanya tekstur kulit aku jadi lebih halus dan lebih baik. Cuma sayang aku masih belum tahu pasti kandungan Retinolnya berapa persen.

Oh iya, aku juga belum lihat perubahan skintone menjadi lebih cerah yang signifikan. Mungkin penggunaannya perlu diperpanjang lagi untuk mendapatkan hasil yang aku inginkan.

But so far, aku suka dengan hasilnya untuk melembapkan kulit aku yang normal to dry. Overall, aku juga suka banget dengan konsep dan designnya. Aku bakalan recommend Radiance Package ini kalau kalian nyari skincare dengan active ingredients tapi gentle & mild di kulit. Tertarik untuk mencobanya? Yuk komen di bawah, ya.

Get to know more about Terra Beaute
Website
Instagram
Shopee
Sociolla



This is a sponsored post. Terra Beaute send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Aku udah 6 tahun nggak ngurus bayi dan bener-bener blas lupa sama semua teknik perbayian pas lahiran anak kedua tuh. Satu hal yang aku inget banget kalau momong bayi, apalagi sambil menyusui, tuh bawaannya lapeeeer melulu.

Siapa yang juga laper terus kalo lagi ngasuh bayi?

Jadi sekarang aku makan berat tuh bisa 4-5x sehari, ditambah ngemil segala macem. Pokoknya tuh abang gofood hampir tiap hari mampir ke rumah, belom abang-abang paket, hahaha. Ni rumah udah kek basecamp aja.

Oh iya, biarpun mesti ngemil banyak jangan lupa juga buat perhatiin kandungan nutrisi yang ada di dalam makanan yang kita makan. Daripada ngemil keripik atau makanan ringan gitu yang cuma asal bikin kenyang, sebaiknya makan makanan yang lebih berat, padat, dan tentunya sehat.

Kayak niii misalnya, Paula Verhoeven yang lebih pilih makan mi di malam hari, ngaso sambil ngasuh anaknya, Kiano Tiger Wong. Lah, ternyata seleb juga gak jauh-jauh kayak kita yak, makan mi malem-malem.

Pastinya kalian udah tahu dong kalau makan mi malem-malem tuh adalah guilty pleasure yang sangat sangat nikmat, hahaha!

Eits, Paula makannya mie instan Lemonilo dong. Ditambah telur rebus juga, jadinya makin mantep.

Mie Lemonilo ini dibuatnya nggak pakai pewarna buatan, warna mi nya memang agak kehijauan gitu, tapi warnanya tuh dari saripati bayam. Setau aku sih untuk mi yang kuah ayam bawang mi-nya dari sari daun bawang, kalau mi yang kari warnanya kuning dari kunyit. Kok apal sih? Iya dong, kan aku sehari-hari juga makan Lemonilo dan selalu sedia buat anak-anak aku.

Back to the topic, kalau mi instan lain tuh bumbunya kan pasti full MSG,  Lemonilo enggak. Mi instan Lemonilo sama sekai nggak pakai MSG, perasa, dan pengawet buatan. Maka dari itu, jadi sehat untuk dikonsumsi tiap hari.


Kata Paula juga sih proses pembuatannya dipanggang bukan digoreng, jadinya lebih sehat.

Oh iya, bahan mi nya menggunakan tepung mocaf. Dibandingkan tepung terigu, tepung mocaf ini mengandung banyak serat dan kalsium, serta rendah lemak. Makanya Paula biarpun makannya mi malem-malem, dia mah tetep langsing langsing aja.

Jadi intinya.... laper pas momong bayi tuh wajar. Yang penting kita makannya makanan yang sehat ya, supaya perut kita gak cuma kenyang aja, tapi juga dapat nutrisi yang kita butuhin sehari-hari.

Nah, biar ikutan gak perlu khawatir gendut karena makan mi malem-malem kayak Paula, mending mi instannya diganti sama Lemonilo. Kalian bisa beli mi Lemonilo di website resmi Lemonilo, di minimarket, supermarket, sama di e-commerce juga kalau males keluar. Tunggu dulu, masih ada aplikasi Lemonilo juga yang bisa dipakai untuk belanja makanan sehat lainnya. Pakai kode BAPAUAPPS untuk dapat diskon tambahan saat checkout di aplikasi Lemonilo.

Yuk, mulai hidup sehat dari sekarang!

Get to know more about Lemonilo
Website/Webstore
Instagram
Facebook Fanpage
Twitter



Instagram | Facebook | Twitter


Biasanya sehabis melahirkan tuh kita pasti langsung konsentrasi ke bayi. Ya persiapan ASI, terus nyiapin printilan bayi kayak bedong, perlak, dan baju-bajunya yang cimit-cimit itu. Tapi kadang kita tuh lupa untuk perhatian sama diri sendiri sehabis melahirkan. Padahal tubuh tuh ibaratnya lagi 'babak belur' lho habis melahirkan. Nah, salah satu perawatan habis melahirkan yang paling gampang untuk dilakukan adalah pakai korset.

Eh, by the way, aku sendiri habis lahiran anak dua-duanya enggak pake korset. Karena akutu pede-pede aja bisa kembali ke badan semula. Wong habis lahiran akutu langsung turun 5kg dalam sekejap. Belum lagi nge-ASI aku cepet banget nurunin berat badan, yaa emang dasarnya aku ectomorph sih jadi cepet banget ngurusinnya.

Jujur aku baru tau banget kenapa sih kita harus pakai korset setelah melahirkan. Ternyata banyak banget keuntungannya, lho. 

Alasan Kenapa Harus Pakai Korset Setelah Melahirkan


Mengutip dari Parents, tradisi membungkus bagian perut dengan kain atau korset jaman sekarang mah ya, sudah ada dari zaman dulu, lho. Menurut penelitian, membungkus bagian tengah tubuh yang meliputi perut, punggung, dan pinggul ini memiliki beberapa manfaat.

Beberapa ahli setuju bahwa support dari korset dapat membantu jaringan dan organ-organ mulai bergerak kembali ke tempatnya pasca melahirkan normal. Nah, selama hamil kan rahim kita membesar, otomatis organ-organ tubuh juga jadi agak minggir-minggir dikit tuh kan. Penggunaan korset bisa membantu pemulihan badan kita pasca melahirkan.

Kompresi atau tekanan dari korset ini dapat mendukung otot perut transversal alami pasca persalinan dimana kita belum bisa 'mengontraksikan' otot secara normal. Selain itu, penggunaan korset juga bisa membantu penyelarasan tulang belakang dan mendorong otot-otot untuk kembali berfungsi seperti biasa.


Oh iya, kalau lahirannya SC, belly band atau korset juga bisa membantu melindungi bekas luka jahitan supaya nggak ketarik-tarik.

Ibu menyusui juga bisa mendapat banyak manfaat dari penggunaan korset, contohnya meredakan sakit pinggang dan pinggul karena terlalu banyak duduk serta membuat postur tubuh, khususnya perut yang kendor, jadi lebih ramping dan tegak.

Lah kalau nggak pakai korset gimana? Sebenarnya ya bisa-bisa aja semuanya balik ke semula, tapi ya memakan waktu tersendiri. Fungsi korset sebenarnya memang cuma untuk support aja, tapi perlu diingat proses pemulihan masing-masing ibu kan berbeda-beda. Ada yang nggak pakai korset fine-fine aja, dan ada juga yang pemulihannya bisa lebih cepat karena dibantu sama korset.

Inget juga manfaat dari korset itu sendiri bisa diperoleh kalau kita pakai korsetnya dengan benar dan rutin, ya.

Jadi kembali lagi ke si ibu, apakah lebih nyaman memakai korset atau nggak?

Aku sendiri baru coba pakai korset sekarang. Korset yang aku pakai ini adalah MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band. Mau cerita dikit nih, habis lahiran kedua ini aku tuh ngerasa badan payah banget, mana aku kerja WFH kan ya mesti duduk seharian. Sakit punggung tuh udah jadi makanan sehari-hari deh, apalagi baru lahiran kan ya.

Aku pakai korset ini sebagai support untuk punggung aku karena aku harus duduk lama setiap harinya. Terus kursi yang aku pakai kerja emang cuma kursi makan biasa dan agak keras, bukan yang khusus buat kerja gitu. Yaudahlah ya semangat cari cuannya demi bisa beli kursi gaming, hahahhaha.

Jadi, apa saja sih kelebihan dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band? Kenapa harus pilih MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band? Berikut aku rangkum sedikit, yak!

Review MOOIMOM Bamboo Postpartum Belly Band Corset


Pertama aku bahas sedikit soal packagingnya, ya. Jadi MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini dikemas dalam box berukuran cukup besar dengan product information yang cukup lengkap, meliputi cara pemakaian dan product knowledge.

Jadi MOOIMOM sendiri mengklaim bahwa produk Bamboo Pospartum Belly Band ini nggak cuma bisa dipakai ibu-ibu pasca melahirkan aja, tapi juga bisa untuk masalah pinggul, perut, dan punggung.

Fungsi MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini adalah untuk mempercepat proses pemulihan pasca melahirkan sekaligus memperlancar sirkulasi darah. Nggak cuma itu, produk ini juga bisa mengecilkan perut agar kembali ke ukuran semula setelah melahirkan, mempertegas lekukan di pinggul, dan meredakan sakit punggung. Nah, ini aku butuh banget!

Bahan utama dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini adalah serat poliester yang mengandung arang bambu, lateks, rayon, dan nilon.

Untuk ukurannya sendiri, MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band Corset tersedia dalam tiga ukuran yaitu M, L, dan XL. Seperti yang bisa dilihat pada tabel di atas, untuk menentukan ukurannya silahkan ukur terlebih dahulu lingkar pinggul (waist) ya. Btw, ini yang aku pakai size L untuk ukuran pinggul 107 hingga 117 cm.

Jadi, apa aja kelebihan dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band yang sudah aku rasakan selama pakai produk ini?

Mudah Dipakai


Pertama, aku tuh payah banget urusan tali menali. Kan kalau jaman dulu habis lahiran tuh pake gurita kan, ya. Liat bentuknya aja aku udah jiper duluan, udah mager kalo mesti tali-talian. Nah, MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini tuh super gampang banget dipakainya, khususnya buat ibuibu yang kayak aku, yang nggak bisa tali menali.

Kenapa? Karena untuk merekatkannya cukup pakai band perekat yang ada di ujungnya. Eh, namanya apa sih bahasa Indonesianya? Kalau kata orang sunda mah perepet, hahahaha!

Cara pakainya gampang banget. Jadi pertama rentangkan MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band di bagian tengah tubuh yang mau dipakaikan korset. Rekatkan sampai rapat dengan band yang besar. Setelah itu, ambil band yang kecil dan rekatkan lagi di bagian depan, beres deh!

Kalau aku pribadi sih ya, berdasarkan pengalaman aku, kayaknya lebih gampang dan lebih rapet makenya kalau dibantu orang lain. Kalau sendiri tuh susah mastiin si korsetnya bener-bener kuat gitu.

Environmental Friendly & Antibacterial


Nah, kelebihan yang kedua, material dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini adalah Bamboo Charcoal Yarn yang eco-friendly dan anti bakteri.


Produk ini dibuat dengan melalui proses yang sedemikian rupa dan dapat menyerap kelembaban atau keringat dengan baik, antiradiasi, terus adem dan nyaman dipakai juga.

Material arang bambu ini juga anti bau dan nggak perlu sering-sering dicuci kayak korset biasa.

Oh iya, si band perekatnya tuh ada dua ya, jadi bisa disesuain sesuka hati deh sama ukuran tubuh kamu. Selain itu materialnya juga elastis dan fleksibel jadi bisa melar gitu. Meskipun bisa melar, MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini nggak akan gampang rusak dan tidak berubah bentuk.

Verdict


Gimana rasanya pakai MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band Corset? Sebagai ibu-ibu yang nggak familiar sama korset, menurut aku MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini nyaman banget dan nggak bikin sesak meskipun udah dikencengin cukup kuat juga.

Aku pakai untuk beraktivitas, salah satunya naik turun tangga nih, juga nggak kerasa ribet gitu nggak berat. Dipakai duduk lama untuk kerja juga bikin posisi duduk yang benar bisa bertahan dengan cukup lama, jadinya nggak sakit pinggang or punggung deh.

Perut aku sendiri emang agak sedikit melar habis lahiran kemarin. Semoga dengan rutin pakai MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini bisa kembali langsing, yak!

Ternyata manfaat korset untuk ibu yang habis melahirkan tuh banyak banget ya. Nyesel aku dulu nggak pakai korset. Nah, kalau kamu baru melahirkan juga, aku rekomendasiin deh penggunaan produk ini.

MOOIMOM Bamboo Postpartum Belly Band Corset bisa dibeli di www.mooimom.id dengan harga Rp756.000 ya. Menurut aku ini sih worth it banget untuk investasi, apalagi nggak cuma bisa dipakai habis melahirkan juga, tapi saat menyusui ataupun sebagai korset pelangsing juga bisa. Tertarik buat coba? Share di kolom komentar, ya!

Get to know more about MOOIMOM
Website
Instagram
Facebook Fanpage


This is a sponsored post. MOOIMOM send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



Kalau ada yang nanya, apa sih barang wajib yang harus dibeli untuk ibu yang baru melahirkan? Salah satu yang ada di daftar aku adalah breastpump. Waktu lahiran kemaren aku sempet tuh, ngotot-ngototan sama ibu aku, karena aku pengen beli breastpump, tapi doi gak setuju-setuju amat karena aku kan di rumah aja nggak perlu pumping.

Jangan salah sih, breastpump tuh item wajib buat semua ibu. Mau ibu yang bekerja di kantor, ibu exclusive pumping, sama stay at home mom juga menurut aku perlu banget yang namanya pompa ASI.

Biar ibu yang di rumah aja tuh pasti banyaknya direct breastfeeding, tapi produksi ASI juga harus dijaga supaya gak seret. Gimana caranya? Paling gampang dengan pumping dong. Apalagi pas awal-awal lahiran tuh kan bayi tidur mulu, pasti PD bengkak kan, makanya penting banget buat pumping ngosongin PD supaya nggak kena masalah kayak Mastitis.

Kalau anaknya udah agak gedean, kita juga bisa pumping dan ASIPnya bisa buat campuran MPASI atau stock buat emergency misalnya kita harus ninggalin anak. Makanya aku bilang breastpump tuh penting banget buat semua ibu.

Pas lahiran anak pertama 7 tahun lalu kan informasi masih belum kayak sekarang ya, aku belom tau tuh  pompa ASI yang canggih itu cemana.

Oh iya, dulu aku tuh kan kuliah waktu punya anak pertama jadi harus nyetok ASIP. Aku pakainya pompa dari kado. Mungkin jaman dulu belum canggih banget kali ya teknologinya, pompanya tuh agak keras terus bikin payudara sakit, malah sampe keluar darah gitu bercampur ASI, huhuhu.

Baca Juga: Menyusui, Proses Alami dari Hati

Nah, aku seneng banget beranak di jaman sekarang. Banyaaak banget tools yang memudahkan untuk perASI-an ini. Dari botol susu, pompa ASI, kantong ASI (FYI aku dulu nyimpen ASI di botol kaca dan itu tuh rentan banget pecah kalau kita kepenuhan ngisinya) ada banyak banget pilihan, masing-masing ada kekurangan kelebihannya, bisa disesuaikan dengan budget juga.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu aku dikirimin sama Dr. Brown's Indonesia salah satu produk breastpump mereka yaitu Milkflow Silicone One Piece Breast Pump dan beberapa aksesoris lainnya untuk breastfeeding seperti Storage Bag dan Baby Wet Wipes.

Menurut aku Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini adalah breastpump yang simple banget dan anti ribet, khususnya buat stay at home mom kayak aku. Kenapa sih?

Mengapa Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump Cocok Untuk Stay At Home Mom?

Nggak Repot Bongkar Pasang

Aku memang baru pernah coba beberapa merek dan model breastpump aja, sih. Tapi menurut aku Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini sangat simpel dan praktis. Oh iya, waktu lahiran anak kedua kemarin anakku kan masuk Perina karena bilirubin tinggi, jadi mesti setor ASIP beberapa jam sekali. Sebenernya bisa DBF sih, tapi pas jamnya aku visit ke Perina tuh kadang dia lagi bobok, jadi mending aku pumping aja dan stock ASIP.

Waktu di RS itu aku coba pompa ASI sejuta umat yang hits itu, dan memang mantep banget sih. Habis pakai pompa itu, aku langsung googling kan harganya berapa terus ada model apa aja. Satu hal yang aku notice dari pompa ASI elektrik tuh part-nya banyak banget. Dan bisa aja salah satu dari part-nya itu rusak dan kita mesti beli yang baru.

Sesuai sama pengalaman aku dulu, bersihin breastpump tuh pe-er banget deh. Mesti dibongkar dulu, dicuci satu-satu atau disterilin, terus dipasang lagi baru disimpen.

Yang namanya stay at home mom, apalagi working from home mom kayak aku, bocah-bocah tuh nggak bisa ditinggal sedikit aja. Nyuci satu-satu part breastpump itu kan makan waktu lama yak, keburu rumah aku berantakan digeratakkin bocah-bocah dah.

Nah, kalau Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini tuh cuma terdiri dari satu piece aja, bagian corongnya sama bodynya udah nyatu, jadi kita nggak repot mesti bongkar pasang dulu kalau mau pakai atau kalau mau bersihin.

Nggak hanya itu, Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini juga nggak bersuara jadi cocok banget buat dipakai di malam hari dan nggak akan ngebangunin bayi karena nggak berisik.

Anti Ribet dan Fleksibel, Ini Dia Cara Menggunakan Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump

Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini materialnya terbuat dari 100% silikon, so lembut banget ketika menempel di kulit dan nggak bikin payudara sakit. Oh iya, berikut adalah cara memakai Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump.

Pertama tempelkan bagian corong di payudara. Pastikan puting payudara nggak menyentuh dinding pompa agar tidak sakit saat memompa ASI. Pokoknya posisikan tubuh senyaman mungkin kemudian pompa ASI dengan cara menekan bagian bawah botol yang berwarna buram untuk hasil yang lebih maksimal.

Untuk hasil hisapan yang lebih kuat lagi, bisa lipat bagian corong ke arah sebaliknya.

Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini juga bisa memompa sendiri, nggak perlu harus kita tekan terus, nanti ASInya bakal keluar secara perlahan.

Cara lainnya, pompa ASI ini bisa dijadikan penampung ASI di payudara sebelahnya jika sebelah lagi kita lagi pumping pakai breastpump elektrik atau manual lain. Kan kalau kita pumping pasti ada Let Down Reflex, itu lho ASI keluar di payudara sebelahnya. Supaya nggak mubazir, kita bisa kumpulin ASI yang keluar itu pakai Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini.

Baca Juga: Susu Untuk Anak Tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap

Menuang ASI ke Dr. Brown's Breastmilk Storage Bags dengan Mudah

Setelah penuh, kita tinggal langsung tuang aja ASI yang udah terkumpul di botol langsung ke Dr. Brown's Breastmilk Storage Bags. Jadi corongnya ini kan posisinya agak miring gitu, kalau kita tuang ASI ke kantong ASInya nggak akan tumpah-tumpah, beda kalau kita tuang langsung dari botol pompa ASI biasa.

Dr. Brown's Breastmilk Storage Bags ini juga banyak banget kelebihannya. Bisa langsung dipakai karena sudah di pre-sterilized dan diseal, jadi terjamin kehigienitasannya. Kantung ASI ini materialnya cukup tebal jadi ASI di dalamnya nggak akan mudah rusak dan bau. Ada double ziplock juga, pastinya aman anti bocor.

Bentuknya juga fleksibel, bisa diberdiriin, bisa juga tiduran untuk menghemat tempat. Di bagian atasnya ada kolom khusus untuk kita isi tanggal pumpingnya. Jangan lupa first in first out ya untuk ASIP, buibuuuu...

Sudah Include Botol Susu Dr. Brown's Option + Anti-Colic Baby Bottle

Satu paket Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini sudah termasuk Dr. Brown's Option + Anti-Colic Baby Bottle, dengan sikat botol kecil untuk membersihkan corongnya, dan ada travelling bagnya juga buat tempat botol sama breastpumpnya.

Botol susu ini dibuat sedemikian rupa dengan Internal Vent System (corong berwarna hijau yang ada di botolnya) yang bermanfaat untuk membantu bayi baru lahir minum susu dengan lebih mudah tanpa mengalami kolik.

Kalau bayi sudah lebih besar dan udah lebih pinter nyusunya, Internal Vent System ini bisa dilepas kok, jadi seperti biasa. Bagian dotnya juga bisa diganti dengan yang lebih besar lubangnya (Faster Flow) untuk bayi yang lebih besar.

Oh iya, Dr. Brown's Indonesia juga punya Baby Wipes yang dilengkapi dengan Xylitol Antibacterial, serta bebas alkohol dan parfum untuk kulit bayi yang sensitif. Baby wipes ini bisa digunakan untuk membersihkan Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump kalau kita travelling nih supaya lebih higienis.

Verdict

Overall, aku puas banget dengan kinerja Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini. Corongnya lembut di kulit, hisapannya cukup kuat juga untuk kategori pompa yang ukurannya kecil seperti ini, dan travel friendly juga.

Harganya juga masih reasonable banget sih, mengingat sudah include botol susunya. Di beberapa e-commerce harga Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini berkisar Rp300.000. Menurut aku produk ini juga cocok buat gift teman yang baru melahirkan, lho. Tertarik untuk mencobanya?

Get to know more about Dr.Brown's Indonesia
Website
Instagram
Facebook Fanpage


This is a sponsored post. Dr.Brown's Indonesia send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter

Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates