Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal


Aku udah 6 tahun nggak ngurus bayi dan bener-bener blas lupa sama semua teknik perbayian pas lahiran anak kedua tuh. Satu hal yang aku inget banget kalau momong bayi, apalagi sambil menyusui, tuh bawaannya lapeeeer melulu.

Siapa yang juga laper terus kalo lagi ngasuh bayi?

Jadi sekarang aku makan berat tuh bisa 4-5x sehari, ditambah ngemil segala macem. Pokoknya tuh abang gofood hampir tiap hari mampir ke rumah, belom abang-abang paket, hahaha. Ni rumah udah kek basecamp aja.

Oh iya, biarpun mesti ngemil banyak jangan lupa juga buat perhatiin kandungan nutrisi yang ada di dalam makanan yang kita makan. Daripada ngemil keripik atau makanan ringan gitu yang cuma asal bikin kenyang, sebaiknya makan makanan yang lebih berat, padat, dan tentunya sehat.

Kayak niii misalnya, Paula Verhoeven yang lebih pilih makan mi di malam hari, ngaso sambil ngasuh anaknya, Kiano Tiger Wong. Lah, ternyata seleb juga gak jauh-jauh kayak kita yak, makan mi malem-malem.

Pastinya kalian udah tahu dong kalau makan mi malem-malem tuh adalah guilty pleasure yang sangat sangat nikmat, hahaha!

Eits, Paula makannya mie instan Lemonilo dong. Ditambah telur rebus juga, jadinya makin mantep.

Mie Lemonilo ini dibuatnya nggak pakai pewarna buatan, warna mi nya memang agak kehijauan gitu, tapi warnanya tuh dari saripati bayam. Setau aku sih untuk mi yang kuah ayam bawang mi-nya dari sari daun bawang, kalau mi yang kari warnanya kuning dari kunyit. Kok apal sih? Iya dong, kan aku sehari-hari juga makan Lemonilo dan selalu sedia buat anak-anak aku.

Back to the topic, kalau mi instan lain tuh bumbunya kan pasti full MSG,  Lemonilo enggak. Mi instan Lemonilo sama sekai nggak pakai MSG, perasa, dan pengawet buatan. Maka dari itu, jadi sehat untuk dikonsumsi tiap hari.


Kata Paula juga sih proses pembuatannya dipanggang bukan digoreng, jadinya lebih sehat.

Oh iya, bahan mi nya menggunakan tepung mocaf. Dibandingkan tepung terigu, tepung mocaf ini mengandung banyak serat dan kalsium, serta rendah lemak. Makanya Paula biarpun makannya mi malem-malem, dia mah tetep langsing langsing aja.

Jadi intinya.... laper pas momong bayi tuh wajar. Yang penting kita makannya makanan yang sehat ya, supaya perut kita gak cuma kenyang aja, tapi juga dapat nutrisi yang kita butuhin sehari-hari.

Nah, biar ikutan gak perlu khawatir gendut karena makan mi malem-malem kayak Paula, mending mi instannya diganti sama Lemonilo. Kalian bisa beli mi Lemonilo di website resmi Lemonilo, di minimarket, supermarket, sama di e-commerce juga kalau males keluar. Tunggu dulu, masih ada aplikasi Lemonilo juga yang bisa dipakai untuk belanja makanan sehat lainnya. Pakai kode BAPAUAPPS untuk dapat diskon tambahan saat checkout di aplikasi Lemonilo.

Yuk, mulai hidup sehat dari sekarang!

Get to know more about Lemonilo
Website/Webstore
Instagram
Facebook Fanpage
Twitter



Instagram | Facebook | Twitter


Biasanya sehabis melahirkan tuh kita pasti langsung konsentrasi ke bayi. Ya persiapan ASI, terus nyiapin printilan bayi kayak bedong, perlak, dan baju-bajunya yang cimit-cimit itu. Tapi kadang kita tuh lupa untuk perhatian sama diri sendiri sehabis melahirkan. Padahal tubuh tuh ibaratnya lagi 'babak belur' lho habis melahirkan. Nah, salah satu perawatan habis melahirkan yang paling gampang untuk dilakukan adalah pakai korset.

Eh, by the way, aku sendiri habis lahiran anak dua-duanya enggak pake korset. Karena akutu pede-pede aja bisa kembali ke badan semula. Wong habis lahiran akutu langsung turun 5kg dalam sekejap. Belum lagi nge-ASI aku cepet banget nurunin berat badan, yaa emang dasarnya aku ectomorph sih jadi cepet banget ngurusinnya.

Jujur aku baru tau banget kenapa sih kita harus pakai korset setelah melahirkan. Ternyata banyak banget keuntungannya, lho. 

Alasan Kenapa Harus Pakai Korset Setelah Melahirkan


Mengutip dari Parents, tradisi membungkus bagian perut dengan kain atau korset jaman sekarang mah ya, sudah ada dari zaman dulu, lho. Menurut penelitian, membungkus bagian tengah tubuh yang meliputi perut, punggung, dan pinggul ini memiliki beberapa manfaat.

Beberapa ahli setuju bahwa support dari korset dapat membantu jaringan dan organ-organ mulai bergerak kembali ke tempatnya pasca melahirkan normal. Nah, selama hamil kan rahim kita membesar, otomatis organ-organ tubuh juga jadi agak minggir-minggir dikit tuh kan. Penggunaan korset bisa membantu pemulihan badan kita pasca melahirkan.

Kompresi atau tekanan dari korset ini dapat mendukung otot perut transversal alami pasca persalinan dimana kita belum bisa 'mengontraksikan' otot secara normal. Selain itu, penggunaan korset juga bisa membantu penyelarasan tulang belakang dan mendorong otot-otot untuk kembali berfungsi seperti biasa.


Oh iya, kalau lahirannya SC, belly band atau korset juga bisa membantu melindungi bekas luka jahitan supaya nggak ketarik-tarik.

Ibu menyusui juga bisa mendapat banyak manfaat dari penggunaan korset, contohnya meredakan sakit pinggang dan pinggul karena terlalu banyak duduk serta membuat postur tubuh, khususnya perut yang kendor, jadi lebih ramping dan tegak.

Lah kalau nggak pakai korset gimana? Sebenarnya ya bisa-bisa aja semuanya balik ke semula, tapi ya memakan waktu tersendiri. Fungsi korset sebenarnya memang cuma untuk support aja, tapi perlu diingat proses pemulihan masing-masing ibu kan berbeda-beda. Ada yang nggak pakai korset fine-fine aja, dan ada juga yang pemulihannya bisa lebih cepat karena dibantu sama korset.

Inget juga manfaat dari korset itu sendiri bisa diperoleh kalau kita pakai korsetnya dengan benar dan rutin, ya.

Jadi kembali lagi ke si ibu, apakah lebih nyaman memakai korset atau nggak?

Aku sendiri baru coba pakai korset sekarang. Korset yang aku pakai ini adalah MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band. Mau cerita dikit nih, habis lahiran kedua ini aku tuh ngerasa badan payah banget, mana aku kerja WFH kan ya mesti duduk seharian. Sakit punggung tuh udah jadi makanan sehari-hari deh, apalagi baru lahiran kan ya.

Aku pakai korset ini sebagai support untuk punggung aku karena aku harus duduk lama setiap harinya. Terus kursi yang aku pakai kerja emang cuma kursi makan biasa dan agak keras, bukan yang khusus buat kerja gitu. Yaudahlah ya semangat cari cuannya demi bisa beli kursi gaming, hahahhaha.

Jadi, apa saja sih kelebihan dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band? Kenapa harus pilih MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band? Berikut aku rangkum sedikit, yak!

Review MOOIMOM Bamboo Postpartum Belly Band Corset


Pertama aku bahas sedikit soal packagingnya, ya. Jadi MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini dikemas dalam box berukuran cukup besar dengan product information yang cukup lengkap, meliputi cara pemakaian dan product knowledge.

Jadi MOOIMOM sendiri mengklaim bahwa produk Bamboo Pospartum Belly Band ini nggak cuma bisa dipakai ibu-ibu pasca melahirkan aja, tapi juga bisa untuk masalah pinggul, perut, dan punggung.

Fungsi MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini adalah untuk mempercepat proses pemulihan pasca melahirkan sekaligus memperlancar sirkulasi darah. Nggak cuma itu, produk ini juga bisa mengecilkan perut agar kembali ke ukuran semula setelah melahirkan, mempertegas lekukan di pinggul, dan meredakan sakit punggung. Nah, ini aku butuh banget!

Bahan utama dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini adalah serat poliester yang mengandung arang bambu, lateks, rayon, dan nilon.

Untuk ukurannya sendiri, MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band Corset tersedia dalam tiga ukuran yaitu M, L, dan XL. Seperti yang bisa dilihat pada tabel di atas, untuk menentukan ukurannya silahkan ukur terlebih dahulu lingkar pinggul (waist) ya. Btw, ini yang aku pakai size L untuk ukuran pinggul 107 hingga 117 cm.

Jadi, apa aja kelebihan dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band yang sudah aku rasakan selama pakai produk ini?

Mudah Dipakai


Pertama, aku tuh payah banget urusan tali menali. Kan kalau jaman dulu habis lahiran tuh pake gurita kan, ya. Liat bentuknya aja aku udah jiper duluan, udah mager kalo mesti tali-talian. Nah, MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini tuh super gampang banget dipakainya, khususnya buat ibuibu yang kayak aku, yang nggak bisa tali menali.

Kenapa? Karena untuk merekatkannya cukup pakai band perekat yang ada di ujungnya. Eh, namanya apa sih bahasa Indonesianya? Kalau kata orang sunda mah perepet, hahahaha!

Cara pakainya gampang banget. Jadi pertama rentangkan MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band di bagian tengah tubuh yang mau dipakaikan korset. Rekatkan sampai rapat dengan band yang besar. Setelah itu, ambil band yang kecil dan rekatkan lagi di bagian depan, beres deh!

Kalau aku pribadi sih ya, berdasarkan pengalaman aku, kayaknya lebih gampang dan lebih rapet makenya kalau dibantu orang lain. Kalau sendiri tuh susah mastiin si korsetnya bener-bener kuat gitu.

Environmental Friendly & Antibacterial


Nah, kelebihan yang kedua, material dari MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini adalah Bamboo Charcoal Yarn yang eco-friendly dan anti bakteri.


Produk ini dibuat dengan melalui proses yang sedemikian rupa dan dapat menyerap kelembaban atau keringat dengan baik, antiradiasi, terus adem dan nyaman dipakai juga.

Material arang bambu ini juga anti bau dan nggak perlu sering-sering dicuci kayak korset biasa.

Oh iya, si band perekatnya tuh ada dua ya, jadi bisa disesuain sesuka hati deh sama ukuran tubuh kamu. Selain itu materialnya juga elastis dan fleksibel jadi bisa melar gitu. Meskipun bisa melar, MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini nggak akan gampang rusak dan tidak berubah bentuk.

Verdict


Gimana rasanya pakai MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band Corset? Sebagai ibu-ibu yang nggak familiar sama korset, menurut aku MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini nyaman banget dan nggak bikin sesak meskipun udah dikencengin cukup kuat juga.

Aku pakai untuk beraktivitas, salah satunya naik turun tangga nih, juga nggak kerasa ribet gitu nggak berat. Dipakai duduk lama untuk kerja juga bikin posisi duduk yang benar bisa bertahan dengan cukup lama, jadinya nggak sakit pinggang or punggung deh.

Perut aku sendiri emang agak sedikit melar habis lahiran kemarin. Semoga dengan rutin pakai MOOIMOM Bamboo Pospartum Belly Band ini bisa kembali langsing, yak!

Ternyata manfaat korset untuk ibu yang habis melahirkan tuh banyak banget ya. Nyesel aku dulu nggak pakai korset. Nah, kalau kamu baru melahirkan juga, aku rekomendasiin deh penggunaan produk ini.

MOOIMOM Bamboo Postpartum Belly Band Corset bisa dibeli di www.mooimom.id dengan harga Rp756.000 ya. Menurut aku ini sih worth it banget untuk investasi, apalagi nggak cuma bisa dipakai habis melahirkan juga, tapi saat menyusui ataupun sebagai korset pelangsing juga bisa. Tertarik buat coba? Share di kolom komentar, ya!

Get to know more about MOOIMOM
Website
Instagram
Facebook Fanpage


This is a sponsored post. MOOIMOM send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter



Kalau ada yang nanya, apa sih barang wajib yang harus dibeli untuk ibu yang baru melahirkan? Salah satu yang ada di daftar aku adalah breastpump. Waktu lahiran kemaren aku sempet tuh, ngotot-ngototan sama ibu aku, karena aku pengen beli breastpump, tapi doi gak setuju-setuju amat karena aku kan di rumah aja nggak perlu pumping.

Jangan salah sih, breastpump tuh item wajib buat semua ibu. Mau ibu yang bekerja di kantor, ibu exclusive pumping, sama stay at home mom juga menurut aku perlu banget yang namanya pompa ASI.

Biar ibu yang di rumah aja tuh pasti banyaknya direct breastfeeding, tapi produksi ASI juga harus dijaga supaya gak seret. Gimana caranya? Paling gampang dengan pumping dong. Apalagi pas awal-awal lahiran tuh kan bayi tidur mulu, pasti PD bengkak kan, makanya penting banget buat pumping ngosongin PD supaya nggak kena masalah kayak Mastitis.

Kalau anaknya udah agak gedean, kita juga bisa pumping dan ASIPnya bisa buat campuran MPASI atau stock buat emergency misalnya kita harus ninggalin anak. Makanya aku bilang breastpump tuh penting banget buat semua ibu.

Pas lahiran anak pertama 7 tahun lalu kan informasi masih belum kayak sekarang ya, aku belom tau tuh  pompa ASI yang canggih itu cemana.

Oh iya, dulu aku tuh kan kuliah waktu punya anak pertama jadi harus nyetok ASIP. Aku pakainya pompa dari kado. Mungkin jaman dulu belum canggih banget kali ya teknologinya, pompanya tuh agak keras terus bikin payudara sakit, malah sampe keluar darah gitu bercampur ASI, huhuhu.

Baca Juga: Menyusui, Proses Alami dari Hati

Nah, aku seneng banget beranak di jaman sekarang. Banyaaak banget tools yang memudahkan untuk perASI-an ini. Dari botol susu, pompa ASI, kantong ASI (FYI aku dulu nyimpen ASI di botol kaca dan itu tuh rentan banget pecah kalau kita kepenuhan ngisinya) ada banyak banget pilihan, masing-masing ada kekurangan kelebihannya, bisa disesuaikan dengan budget juga.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu aku dikirimin sama Dr. Brown's Indonesia salah satu produk breastpump mereka yaitu Milkflow Silicone One Piece Breast Pump dan beberapa aksesoris lainnya untuk breastfeeding seperti Storage Bag dan Baby Wet Wipes.

Menurut aku Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini adalah breastpump yang simple banget dan anti ribet, khususnya buat stay at home mom kayak aku. Kenapa sih?

Mengapa Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump Cocok Untuk Stay At Home Mom?

Nggak Repot Bongkar Pasang

Aku memang baru pernah coba beberapa merek dan model breastpump aja, sih. Tapi menurut aku Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini sangat simpel dan praktis. Oh iya, waktu lahiran anak kedua kemarin anakku kan masuk Perina karena bilirubin tinggi, jadi mesti setor ASIP beberapa jam sekali. Sebenernya bisa DBF sih, tapi pas jamnya aku visit ke Perina tuh kadang dia lagi bobok, jadi mending aku pumping aja dan stock ASIP.

Waktu di RS itu aku coba pompa ASI sejuta umat yang hits itu, dan memang mantep banget sih. Habis pakai pompa itu, aku langsung googling kan harganya berapa terus ada model apa aja. Satu hal yang aku notice dari pompa ASI elektrik tuh part-nya banyak banget. Dan bisa aja salah satu dari part-nya itu rusak dan kita mesti beli yang baru.

Sesuai sama pengalaman aku dulu, bersihin breastpump tuh pe-er banget deh. Mesti dibongkar dulu, dicuci satu-satu atau disterilin, terus dipasang lagi baru disimpen.

Yang namanya stay at home mom, apalagi working from home mom kayak aku, bocah-bocah tuh nggak bisa ditinggal sedikit aja. Nyuci satu-satu part breastpump itu kan makan waktu lama yak, keburu rumah aku berantakan digeratakkin bocah-bocah dah.

Nah, kalau Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini tuh cuma terdiri dari satu piece aja, bagian corongnya sama bodynya udah nyatu, jadi kita nggak repot mesti bongkar pasang dulu kalau mau pakai atau kalau mau bersihin.

Nggak hanya itu, Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini juga nggak bersuara jadi cocok banget buat dipakai di malam hari dan nggak akan ngebangunin bayi karena nggak berisik.

Anti Ribet dan Fleksibel, Ini Dia Cara Menggunakan Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump

Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini materialnya terbuat dari 100% silikon, so lembut banget ketika menempel di kulit dan nggak bikin payudara sakit. Oh iya, berikut adalah cara memakai Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump.

Pertama tempelkan bagian corong di payudara. Pastikan puting payudara nggak menyentuh dinding pompa agar tidak sakit saat memompa ASI. Pokoknya posisikan tubuh senyaman mungkin kemudian pompa ASI dengan cara menekan bagian bawah botol yang berwarna buram untuk hasil yang lebih maksimal.

Untuk hasil hisapan yang lebih kuat lagi, bisa lipat bagian corong ke arah sebaliknya.

Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini juga bisa memompa sendiri, nggak perlu harus kita tekan terus, nanti ASInya bakal keluar secara perlahan.

Cara lainnya, pompa ASI ini bisa dijadikan penampung ASI di payudara sebelahnya jika sebelah lagi kita lagi pumping pakai breastpump elektrik atau manual lain. Kan kalau kita pumping pasti ada Let Down Reflex, itu lho ASI keluar di payudara sebelahnya. Supaya nggak mubazir, kita bisa kumpulin ASI yang keluar itu pakai Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini.

Baca Juga: Susu Untuk Anak Tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap

Menuang ASI ke Dr. Brown's Breastmilk Storage Bags dengan Mudah

Setelah penuh, kita tinggal langsung tuang aja ASI yang udah terkumpul di botol langsung ke Dr. Brown's Breastmilk Storage Bags. Jadi corongnya ini kan posisinya agak miring gitu, kalau kita tuang ASI ke kantong ASInya nggak akan tumpah-tumpah, beda kalau kita tuang langsung dari botol pompa ASI biasa.

Dr. Brown's Breastmilk Storage Bags ini juga banyak banget kelebihannya. Bisa langsung dipakai karena sudah di pre-sterilized dan diseal, jadi terjamin kehigienitasannya. Kantung ASI ini materialnya cukup tebal jadi ASI di dalamnya nggak akan mudah rusak dan bau. Ada double ziplock juga, pastinya aman anti bocor.

Bentuknya juga fleksibel, bisa diberdiriin, bisa juga tiduran untuk menghemat tempat. Di bagian atasnya ada kolom khusus untuk kita isi tanggal pumpingnya. Jangan lupa first in first out ya untuk ASIP, buibuuuu...

Sudah Include Botol Susu Dr. Brown's Option + Anti-Colic Baby Bottle

Satu paket Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini sudah termasuk Dr. Brown's Option + Anti-Colic Baby Bottle, dengan sikat botol kecil untuk membersihkan corongnya, dan ada travelling bagnya juga buat tempat botol sama breastpumpnya.

Botol susu ini dibuat sedemikian rupa dengan Internal Vent System (corong berwarna hijau yang ada di botolnya) yang bermanfaat untuk membantu bayi baru lahir minum susu dengan lebih mudah tanpa mengalami kolik.

Kalau bayi sudah lebih besar dan udah lebih pinter nyusunya, Internal Vent System ini bisa dilepas kok, jadi seperti biasa. Bagian dotnya juga bisa diganti dengan yang lebih besar lubangnya (Faster Flow) untuk bayi yang lebih besar.

Oh iya, Dr. Brown's Indonesia juga punya Baby Wipes yang dilengkapi dengan Xylitol Antibacterial, serta bebas alkohol dan parfum untuk kulit bayi yang sensitif. Baby wipes ini bisa digunakan untuk membersihkan Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump kalau kita travelling nih supaya lebih higienis.

Verdict

Overall, aku puas banget dengan kinerja Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini. Corongnya lembut di kulit, hisapannya cukup kuat juga untuk kategori pompa yang ukurannya kecil seperti ini, dan travel friendly juga.

Harganya juga masih reasonable banget sih, mengingat sudah include botol susunya. Di beberapa e-commerce harga Dr. Brown's Milkflow Silicone One Piece Breast Pump ini berkisar Rp300.000. Menurut aku produk ini juga cocok buat gift teman yang baru melahirkan, lho. Tertarik untuk mencobanya?

Get to know more about Dr.Brown's Indonesia
Website
Instagram
Facebook Fanpage


This is a sponsored post. Dr.Brown's Indonesia send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Biasanya kalau hidup sehat tuh kan otomatis kita keluar lebih banyak biaya kan ya, soalnya produk yang lebih sehat tuh biasanya harganya lebih mahal dibandingin sama produk lainnya. Misalnya nih, harga mie instan Lemonilo tuh 7 ribu rupiah satu bungkusnya, padahal mie lain yang banyak micinnya harganya cuma 2 atau 3 ribu. Kan lumayan tuh selisihnya?

Tapi beda beberapa ribu rupiah tentunya nggak masalah dong ya karena banyak manfaat jangka pendek sekaligus jangka panjang yang bisa kita peroleh dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat. Makanya daripada uang selisihnya dipakai untuk berobat karena sakit habis mengonsumsi makanan yang kurang sehat, mending ya invest lebih untuk produk makanan yang lebih sehat.

Sumber: Lemonilo Official Website

Kalau aku sendiri pilih Lemonilo yang udah cukup banyak range produknya. Mulai dari bumbu-bumbu buat masak sampe cemilan, Lemonilo punya banyak produk yang harganya menurut aku masih masuk akal, lho. Soalnya waktu aku lagi cek-cek di e-commerce, banyak brand makanan yang 'sehat' tapi harganya muahaaal. Lemonilo menurut aku udah rasanya enak, harganya juga tergolong murah.

Eh, tapi ternyata nggak cuma bisa bikin kita lebih sehat, Lemonilo udah siapin banyak banget hadiah buat kita di ulangtahunnya tahun ini. Penasaran nggak tuh hadiahnya apa aja?

Ulang Tahun Lemonilo Banjir Hadiah!


Jadi aku kan sempet intip-intip videonya Ria Ricis, itu lho yutuber yang terkenal gara-gara squishy. Eh tapi gak tau deh sekarang kontennya masih squishy-squishy-an gak sih? Sekarang subscribernya udah 20 juta aja. Mantep, yak.

Jadi di video yang aku intip tuh, ceritanya Ricis lagi nyiapin kejutan ulang tahun temennya. Tapi yang menarik dari videonya tuh, Ricis cerita kalau dia diet pakai mie instan.

Hah, emang bisa ya diet pake mie instan? Bukannya mie instan tuh malah bikin gendut yak?

Tapi mie yang dia makan bukan sembarang mie, tapi mie Lemonilo. Karena mie Lemonilo tuh bebas pengawet, pewarna, dan penguat rasa, makanya Ria Ricis pilih mie Lemonilo.

Sumber: The Shonet

Jadi bahan-bahan buatan itu sebenernya kan cukup berpengaruh juga sama kesehatan. Salah satunya berat badan. Jadi secara nggak langsung dengan makan makanan yang lebih sehat, kita juga bisa ikut turun berat badan dan mencapai berat badan yang ideal. Wah, menarik juga ya? Ada yang mau ikut diet ala Ricis ini?


Nah, nggak cuma menyehatkan, Lemonilo juga bisa bikin kita khaya nih! Dalam video ini Ricis ngejelasin di ulangtahunnya kali ini Lemonilo mau bagi-bagi banyak banget hadiah yang bisa kalian dapetin. Apa aja sih hadiahnya?

Berhubung sekarang lagi demam gowes alias sepedahan, grand prize yang bisa kita dapetin di anniversary Lemonilo ini adalah sepeda Brompton. Karena aku nggak bisa nyetir apa-apa termasuk sepeda, aku googling dulu deh harganya berapa sepeda Brompton tuh. Ternyata harganya berpuluh-puluh jeti gaesssssss... malah ada yang sampe 90 juga segala. Kalau aku menang tu sepeda Brompton, aku jual lagi, hahahaha!

Cuma itu aja? Nggak dong. Ada 4 unit iPhone 11 plus 40 smartphone yang menunggu kamu. Masih kurang? Ada 4 sepeda anak, 4 cooking set Greenpan, 40 kompor Quantum, 440 voucher belanja, dan belasan juta uang tunai.

Gimana nggak ngiler coba?

Terus caranya ikutan gimana nih? Gampang banget, kalian cuma perlu pantengin Instagramnya Lemonilo dari tanggal 1-31 Oktober 2020.

Buat kalian yang doyan belanja, di anniversarynya kali ini juga bakalan banyak promo dan bundling menarik dari Lemonilo. Banyak freebies juga kayak tote bag yang gemesin dan piring cantik instagramable.

Yuk, buruan ikutan giveawaynya dan belanja produk sehatnya!

Get to know more about Lemonilo
Website/Webstore
Instagram
Facebook Fanpage
Twitter



Instagram | Facebook | Twitter

Aku baru menggunakan softlens sekitar 2-3 tahun kebelakang ini. Dan nyesel juga kenapa baru coba sekarang karena setelah hampir 20 tahun pakai kacamata, nyobain softlens untuk pertama kalinya tuh rasanya seperti dilahirkan kembali.
Mataku minus 6.00 dan ada silindris juga. Kebayang nggak sih yang biasanya ngeliat ngeblur semua tiba-tiba semua jelas terang benderang? Kan happy banget tuh. Pengennya sih lasik aja sekalian, cuma kan mehong juga, hehehe.

Dalam memilih softlens, aku nggak mau pilih yang sembarangan. Aku selalu pilih yang memang tersedia di optik dan sudah dijamin oleh Kemenkes RI juga jadi pastinya aman. Habisnya kan softlens tuh langsung menclok di mata, langsung kontak sama bola mata kan, kalau softlensnya abal-abal kan bahaya bisa buta.


Nah, beberapa waktu lalu aku dapat kesempatan untuk nyobain softlens dari Freshkon yaitu Alluring Eyes. Aku memang sebelumnya belum pernah pakai softlens dari Freshkon, tapi aku pengguna setia solutionnya karena isinya banyak dan murah.

Berikut aku tulis review penggunaan softlens Freshkon Alluring Eyes ini di mataku yang cenderung agak kering dan sensitif. Siapa tahu bisa jadi acuan kamu untuk membeli softlens yang sama? Yuk langsung dibaca aja.

Review Freshkon Alluring Eyes


Packaging



Sepengetahuan aku, produk ini ada dua varian kemasan yaitu yang isi 2 pair seperti ini dan yang isi 30 pair. CMIIW, yang isi 2 pair ini penggunaannya untuk 30 hari atau monthly, sedangkan yang isi 30 pair adalah daily lenses yang sekali pakai buang.

Sebenernya aku lebih suka daily lens karena lebih higienis, tapi semenjak pandemi aku sama sekali nggak pernah keluar jadi sayang juga kalau pakai daily lens cuma buat foto-foto ngonten jadinya aku udah jarang pakai daily lens lagi.

Oh iya, kita bahas kemasannya dulu ya. Jadi kemasannya berupa box kecil dengan color image warna ungu tua dan muda. Freshkon Alluring Eyes ini nggak include lens case ya, so make sure kamu beli juga lens casenya.

Untuk keterangan expiration date, warna, dan power ada di bagian dasar kotaknya. Nggak perlu takut juga memakainya karena Freshkon Alluring Eyes yang diimpor PT Oculus Indonesia ini sudah mendapatkan ijin edar dari Kemenkes RI.

Color and Specification



Jadi Freshkon Alluring Eyes ini terdiri dari beberapa warna, yaitu yang ada di foto aku ini, Mystical Black, Winsome Brown, dan Magnetic Grey. Ada juga warna lainnya seperti Majestic Brown dan Mesmeric Black.

Warna-warna yang disediakan semuanya tergolong natural, jadi kalau kamu cari softlens yang natural bukan yang gonjreng, bakalan cocok banget sama Freshkon Alluring Eyes.

Freshkon Alluring Eyes ini tipe softlens yang ada ringnya, ya. Jadi kalau pakai softlens ini akan memberikan efek mata terlihat lebih besar dan bulat.

Patternnya sendiri menurut aku cukup simple. Tipe yang bikin mata terlihat bersinar karena coraknya. Aku pribadi sebenernya lebih prefer softlens tanpa ring karena mata aku sipit, kalau pakai softlens yang ada ringnya, apalagi yang tebel, bakalan gede banget keliatannya mata aku.


Foto di atas adalah perbandingan mata aku sebelum dan sesudah memakai softlens Freshkon Alluring Eyes. Kelihatan banget kan bedanya jadi lebih besar dan lebih 'hidup'?

Untuk spesifikasinya sendiri, softlens ini terbuat dari material Methafilcon A 45% dengan kadar air 55%. Menurut aku Freshkon Alluring Eyes ini cocok buat mata yang normal atau produksi air matanya cukup banyak.

Nah, menurut Food and Drugs Administration (FDA), softlens dengan kadar air di atas 50% seperti ini tergolong yang kadar airnya tinggi. Semakin tinggi kadar airnya, semakin banyak pula softlens menyerap air dari mata kita. Sayangnya mata aku sendiri tergolong agak kering sehingga kurang cocok menggunakan softlens yang memiliki kadar air tinggi.



Diameternya tergolong normal yaitu 14.2mm. Nggak tahu kenapa aku tuh nggak bisa pakai softlens yang diameternya di atas 15mm karena selain susah banget nempelin ke matanya, si softlensnya bakal gerak-gerak gitu di mata aku jadi nggak nyaman.

Next, base curvenya 8.6mm. Ini juga tergolong bisa masuk ke semua mata karena nggak terlalu longgar dan nggak terlalu ketat juga 'mencengkram' mata kita.

Mengutip dari website resmi Freshkon, perbedaan dari varian monthly dan daily Freshkon Alluring Eyes ini selain jangka waktu penggunaan adalah ketipisan lensanya. Untuk yang monthly, ketipisan bagian tengahnya (center thickness) adalah 0,07mm sedangkan yang daily 0,08mm.

Verdict



Jika ditanya, nyaman nggak menggunakan Freshkon Alluring Eyes? Menurut aku yang matanya emang agak kering dan sensitif ini, jawabannya cukup nyaman.

Tapi ada beberapa hal yang bikin aku kurang nyaman memakainya, misalnya beberapa kali setelah mata aku ngedip, softlensnya berasa geser atau kaya mau ngelipet gitu.

Terus aku ngga tahu istilahnya apa ya, memang penglihatan aku jadi jelas, tapi di bagian pinggir atau sudut mata rasanya agak ngeblur gitu. Nah, ini juga mungkin karena diameternya yang 14,2mm. Ini tergantung kondisi mata kalian sendiri ya, kalau aku sih lebih nyaman menggunakan yang 14,5mm.


Tapi overall, aku pakai selama 3 jam-an masih cukup nyaman tanpa pakai eye drops tambahan. Inget jangan pakai softlens lebih dari 8 jam ya karena mata juga butuh 'bernafas' dan istirahat.

Proses masukkin lensanya ke mata juga menurut aku gampang banget, cukup sekali tempel aja terus ngedip-ngedip dikit udah terpasang dengan sempurna. Selain itu lensnya juga cukup tipis jadi gak kerasa ganjel.

So will i repurchase this? Menurut aku sih nggak dulu, karena aku lebih nyaman dengan softlens yang kadar airnya rendah dan diameternya agak sedikit lebih besar dari Freshkon Alluring Eyes ini.

Apa kalian pernah coba Freshkon Alluring Eyes? Gimana pengalaman pakainya, apakah beda atau sama dengan aku?

Get to know more about Freshkon
Website
Instagram
Facebook

Price: around IDR145.000, price may vary





This is a sponsored post. Freshkon sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter

indomilk susu bubuk

Kalau yang pernah ketemu anakku di dunia nyata, pasti komentar pertamanya adalah, tinggi banget! Anakku memang nurun dari bapaknya, punya tinggi badan yang di atas rata-rata. Dari masih kecil, tingginya memang cenderung lebih dibandingkan temen-temen seusianya.

Sekarang di usianya yang udah 7 tahun, tingginya udah hampir sekepala aku. Jadi penasaran deh, kira-kira berapa tahun lagi nih dia bakal nyusul tinggi aku yang cuma 152cm ini?

Oh iya, mau cerita dikit nih. Jadi tuh anakku nggak konsumsi susu bubuk untuk anak atau susu pertumbuhan sebelum-sebelumnya. Waktu dia bayi tuh dia full ASI sampai usia 2,5 tahun dan abis selesai ng-ASI aku nggak kasih lagi susu tambahan, paling kasih UHT aja sesekali.

Waktu kecil tuh, dia genduut banget. Pipinya sampai tumpah-tumpah biarpun nggak minum sufor juga. Dari awal MPASI makannya gampang, semua lahap, beda banget deh sama adeknya yang sekarang susah makan dan GTM melulu.

Baca Juga: Menyusui, Proses Alami dari Hati

Makanya aku jadi khilaf dan jumawa, orang anaknya gendut, nggak perlu lah kasih susu tambahan segala. Padahal manfaat susu bubuk tuh banyak banget.

Eh taunya, seiring bertambahnya usia, anak aku tuh jadi kurus banget. Mungkin juga karena dia termasuk anak yang aktif dan nggak mau diem, ya. Jadinya berat badannya tuh irit banget meskipun tinggi.

Aku sempet googling juga sih emang berat badannya masih termasuk normal untuk anak seusianya, tapi kan mengkhawatirkan juga lihat anak kurus kering belom lagi dijudge sama tetangga dikiranya anaknya enggak dikasih makan, hahaha.

Setelah konsul kesana-kemari, aku dapet saran coba minum susu di sela-sela waktu makan besarnya.

Tumbuh Tinggi, Tangguh, Tanggap dengan Indomilk Susu Bubuk

Rahasia tinggi, tangguh, tanggap

Jadi ya buibu, bukan cuma bayi dan balita aja yang harus minum susu, anak usia di atas 5 tahun pun bisa dapet manfaat yang banyak untuk kesehatan dan juga tumbuh kembangnya dari susu.

Sebagai ibu, tentunya aku nggak pengen anakku cuma tinggi badannya doang. Tapi aku juga pengen dia bisa jadi anak yang tangguh dengan daya tahan tubuh yang bagus, nggak gampang kena penyakit, terus kuat menghadapi berbagai macam tantangan dalam aktivitasnya.

Pencapaian akademis juga dong, meskipun aku bukan ibu-ibu ambis yang kepengen anaknya selalu ranking satu wah-pokoknya-anakku-harus-selalu-terdepan, anakku harus jadi anak yang tanggap dalam artinya dapat mengikuti pelajaran di sekolah dengan baik dan mudah menyerap informasi.

Sekarang aku lagi coba rutinin konsumsi susu bubuk untuk anak aku setiap harinya. Kan banyak tuh, merek susu bubuk di pasaran, tapi yang mana ya yang terbaik?

Setelah pilah-pilih sana-sini dan dengan banyak pertimbangan soal harga hingga kandungannya, akhirnya aku pilih Indomilk Susu Bubuk.

Tentunya udah nggak asing dong ya dengan merek Indomilk. Secara Indomilk tuh udah ada di Indonesia selama 50 tahun dengan produk susunya.

Tadinya aku bingung juga Indomilk Susu Bubuk untuk usia berapa? Ternyata susu ini bisa dikonsumsi anak usia 5-12 tahun untuk melengkapi asupan nutrisi hariannya.

Nah, susu bubuk dari Indomilk ini kandungannya udah lengkap banget, yaitu Optinutri yang dapat membantu pertumbuhan anak lebih optimal. Susu ini tinggi kalsium, mengandung omega-3, dan juga sumber protein yang baik.

Indomilk Susu Bubuk untuk usia berapa ya?


Tinggi Kalsium

Kalsium dapat membantu mempertahankan kesehatan dan kepadatan tulang dan gigi. Selain itu, kalsium juga dapat membantu mencegah obesitas pada anak, dengan cara membantu menurunkan tingkat lemak yang kurang baik di dalam tubuh.

Tulang kita sendiri adalah 'bank kalsium' yang menyimpan kalsium di dalamnya. Jika ada area tubuh lain yang kekurangan kalsium, maka kalsium akan diambil dari cadangan yang ada di dalam tubuh tersebut.

Asupan kalsium yang memadai bisa mencegah tulang menjadi lemah dan rapuh karena cadangan kalsiumnya diambil terus-terusan. Nah, kondisi ini bisa menyebabkan osteoporosis dalam jangka panjang, lho.

Susu Indomilk ini tinggi kalsium. Dari tabel Informasi Nilai Gizi yang ada di kemasannya, kandungan Kalsiumnya tuh 25% dari Angka Kecukupan Gizi dalam satu sajian 40gr.

Mengandung Omega 3

Omega 3 adalah asam lemak yang sangat penting untuk perkembangan otak, kesehatan jantung, dan daya tahan tubuh.

Tubuh kita sendiri nggak bisa memproduksi Omega-3 sendiri, oleh karena itu kita harus mendapatkan asupan Omega-3 baik dari makanan yang kita konsumsi maupun makanan tambahan seperti susu atau suplemen.

Ada tiga jenis Omega-3, yaitu Alpha-linolenic acid (ALA), Eicosapentaenoic acid (EPA), dan Docosahexaenoic acid (DHA). Indomilk Susu Bubuk sendiri mengandung ALA sebanyak 4mg per sajiannya dan juga EPA (0,44mg) dan DHA (0,83mg).

Sumber Protein

Protein sangat penting dalam banyak fungsi tubuh seperti pemulihan dan perbaikan jaringan otot, kulit, darah, rambut, dan kuku.

Anak yang tidak mendapatkan cukup protein dapat mengalami masalah kesehatan seperti mudah lelah, sulit berkonsentrasi, penyembuhan luka yang lambat, serta respon kekebalan tubuh yang menurun.

Nggak cuma itu, susu ini juga mengandung vitamin A, C, E, B1, B2, serat pangan, zink, yodium, serta fosfor. Dengan kandungannya yang super komplit ini pastinya anak kita bisa mendapatkan manfaat susu bubuk yang lengkap juga, ya?

Baca Juga: Jika Anak Alergi Susu Sapi

manfaat susu bubuk untuk anak

Selain bergizi, menurut aku susu ini juga enak dan lezat. Ada tiga varian rasa yaitu Instant Cokelat, Instant Plain, dan Full Cream. Untuk yang plain dan full cream sudah bebas gula.

Untuk membuatnya, campurkan 4 sendok makan susu atau 40gr ke dalam 180ml air hangat. Aduk sampai larut. Nah, varian Instant Cokelat yang aku buat untuk anak aku ini udah manis nggak perlu pakai tambahan gula lagi. Minumnya 2 gelas sehari, ya. Bisa di pagi dan malam hari.

Mudah-mudahan setelah baca artikel ini juga jadi tahu Indomilk Susu Bubuk untuk usia berapa. Yup, 5 sampai 12 tahun ya. Tapi kalau ibunya mau ikut minum juga nggak apa-apa kok, bapaknya juga, hahaha. Soalnya aku sendiri juga ikutan minum karena ngerasa lagi butuh tambahan nutrisi karena lagi menyusui.

Buibu ada yang anaknya minum susu Indomilk ini juga nggak, ya? Semoga bisa jadi tinggi, tangguh, tanggap juga deh. Yuk, share di kolom komentar!



Instagram | Facebook | Twitter

For any inquiries you can send me an e-mail at
akpertiwi@gmail.com


Bicara soal women empowerment, isu ini emang lagi hangat-hangatnya diperbincangkan terutama di Indonesia. Aku sendiri sebenernya termasuk yang privileged karena baru sekarang ini terbuka matanya tentang bagaimana sosok perempuan itu sendiri mengalami banyak opression khususnya di tanah air.

Sebelumnya aku berpikir ya di luaran sana semua perempuan seperti aku dan keluargaku, yang kedudukannya setara dengan laki-laki, dipersilahkan mengeluarkan pendapat sebebas-bebasnya, dan mendapatkan hak-haknya dengan mudah tanpa hambatan.

Aku memang nggak lahir di keluarga yang masih patriarki banget, tapi ternyata masih banyak sekali keluarga di luar sana yang menganggap perempuan sebagai warga negara kelas dua.

As a woman and a mother, aku merasa sudah jadi tugas aku untuk membesarkan anak-anak yang menghargai laki-laki dan perempuan dengan sama dan adil. Terlebih aku juga punya anak laki-laki dan perempuan yang harus aku ajarkan mengenai kesetaraan gender dari viewpoint masing-masing.

Wardah Beauty Fest 2020 - Women Empower Women by Dewi Sandra & Susan Carland


Nggak terasa Wardah sudah 25 tahun setia menemani wanita Indonesia untuk bisa tampil lebih percaya diri. Ya beda-beda tipis lah sama aku umurnya.

Dalam rangka merayakan 25 tahun berdirinya Wardah di Indonesia, Wardah menyelenggarakan Wardah Beauty Fest 2020 yang diisi dengan berbagai talkshow inspiratif dan beraneka tema, bazaar online, virtual beauty class, and many more.

Acara ini diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 4 Oktober 2020 dengan rangkaian acara menarik yang bisa diakses secara virtual. Ah ya, karena pandemi event ini pastinya digelar secara virtual. Aku sempet beberapa kali hadir di acara-acaranya Wardah dan mereka memang mengemas acaranya sedemikian kerennya. Membuat event virtual tentunya jadi tantangan tersendiri, but somehow they managed it.

Kemarin aku berkesempatan untuk menyaksikan diskusi hangat dari Dewi Sandra dan Susan Carland. Kalian udah pasti tahu dong ya tentang Dewi Sandra, seorang figur muslimah mualaf cantik yang kisah hidupnya menemukan kebenaran sangat inspiratif.

Nah, untuk yang belum tahu, Susan Carland adalah brand ambassador dari UNICEF, seorang dosen dan juga feminis muslimah yang ternama dari Australia.

Susan sendiri convert di usia 19 tahun, dimana ia dibesarkan sebagai seorang kristiani yang taat di keluarganya. Dengan menjadi seorang muslim, ia otomatis menjadi seorang minoritas di komunitasnya.

Awalnya ia sempat mempertanyakan mengapa ia harus menganut agama tertentu, apakah karena ia mempercayai bahwa agama tersebut benar atau karena ia dibesarkan untuk menganggapnya benar?

Susan tertarik untuk mempelajari Islam lantaran jatuh cinta pada sosok Nabi Muhammad SAW dan tertarik pada pandangan keadilan sosial dalam Islam. Dalam perjalanannya tersebut ia memakan waktu dua tahun sebelum benar-benar memutuskan serius untuk memeluk agama Islam.

Baca Juga: Ketemu Lippielust di Wardah White Secret Garden

Gender Equality Is Not a Woman's Issue, It's Everybody's Issue


Susan mengungkapkan bahwa menurutnya, kesetaraan gender bukanlah masalah perempuan, tetapi masalah bagi semua orang. Memang pada praktisnya kaum perempuanlah yang paling sering mengalami diskriminasi. Namun kenyataannya, banyak kaum laki-laki yang juga menjadi korban dari gender inequality ini.

"Your gender doesn't define you are right or wrong," ungkapnya.

Baik laki-laki maupun perempuan, harusnya saling bekerja sama untuk menciptakan dunia yang adil bagi semua orang.

Perempuan seringkali dihadapkan dengan berbagai polemik, contohnya pilihan untuk tetap bekerja atau menjadi ibu rumah tangga. Di lingkungan yang sangat kental dengan budaya patriarki pun, perempuan dianggap hanya sebagai pemanis.

Menurut Dewi Sandra, muslimah di Indonesia secara general kehilangan suaranya. Tidak ada cukup banyak perempuan yang berani speak up dan komunitas-komunitas perempuan tidak cukup kuat untuk saling mendukung satu sama lain.

Oleh karena itu, penting bagi perempuan untuk terus belajar, mencoba hal-hal baru, dan menyuarakan pendapat. Jangan lagi berpikir bahwa perempuan tak akan didengar. Justru kita harus membuat orang lain mendengar kita karena kita perempuan.

Susan mengambil contoh, di agama Islam sendiri banyak tokoh-tokoh perempuan yang sangat hebat dan luar biasa. Mereka pun tak dipandang sebagai seorang 'ibu dari A' atau 'istri dari B', melainkan diri mereka sendiri.

Di saat perempuan diberikan ruang untuk menjadi dirinya sendiri, akan ada banyak perubahan yang bisa terjadi di dunia ini.

What Can You Do As A Moslem Woman to Empower Others



Susan dan Dewi sepakat bahwa yang harus dilakukan oleh muslimah untuk dapat saling mendukung satu sama lain dan memperjuangkan kesetaraan gender adalah menjadi versi yang terbaik dari diri sendiri.

"Trust yourself, what actually means to you. Try to understand more, what am i passionate about? What can i do for the community." Susan menegaskan.

Mengenal diri sendiri adalah kunci dari bagaimana kita bisa saling menguatkan.

"So, how woman should face the world? Believe in who she is, what she based on, knowing who she relies, knowing the best, know who you are. Everyhing else will follow then," ia melanjutkan.

Begitu pula dengan kecantikan. Ketika Susan dihadapkan dengan pertanyaan, what is beauty? Ia menjawab bahwa beauty begins from within, cantik itu berasal dari diri sendiri. Inner beauty adalah sebuah cliche, tapi hal tersebut memang benar adanya.



Baca Juga: Review Wardah Scensation EDT & Body Mist - Joyful

"Inner beauty is a character, dig within to find good character, cultivate them. True beauty is helping people, serving God, and serving other people," tutupnya.


Yuk, mari kita menjadi wanita yang lebih pandai untuk menghadapi dunia. Mengenal diri kita sendiri, menjadi muslimah yang lebih baik dan bertanggung jawab kepada sang Pencipta dan kepada sesama.


Percayalah alasan mengapa kita diciptakan sebagai perempuan adalah memberikan manfaat kepada sesama, serta saling mendukung dan memberi semangat untuk terus maju.



Memulai menulis blog ini sendiri adalah bentuk kepedulian aku untuk sesama perempuan. Aku berharap bisa sedikit banyak berkontribusi untuk memberikan insight, contohnya dalam ulasan produk untuk membantu kamu menentukan pilihan yang tepat.

Terima kasih banyak untuk Wardah dan Clozette Indonesia atas kesempatannya untuk bisa ikutan acara yang super keren ini! See you on the next post!


Get to know more about Wardah Cosmetics
Website
Instagram
Facebook Fanpage






Instagram | Facebook | Twitter

For any inquiries you can send me an e-mail at
akpertiwi@gmail.com
Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates