Akpertiwi's Beauty Blog
Powered by Blogger.
  • Home
  • Categories
    • Beauty
      • Make Up
      • Skincare
      • Body Care
      • Hair Care
      • Tutorial & Looks
    • Lifestyle
    • Health
  • Media Kit
  • Contact
  • Bereal


Soal hair products, aku cukup sering bahas produk dari Natur. Mulai dari shampoo, conditioner, hair tonic, dan hair serumnya, aku cukup puas dengan hasilnya karena memang terbukti bisa mengurangi kerontokan rambut dengan cukup signifikan.

Kalau ngomongin Natur, pasti langsung kebayang packaging shampoo-nya yang warna hitam dan bentuknya mirip kendi itu kan? Pokoknya susah banget deh ngelepasin brand image kendi itu, hahaha. Memang packaging kendi itu nggak ala-ala cute packaging yang gemes-gemes, tapi brandingnya tuh udah kuat banget.

Eh, udah pada tahu belum kalau Natur sekarang punya produk skin care? Yup, Natur memutuskan untuk keluar dari comfort zone-nya di produk perawatan rambut dan mulai mencoba pasar yang lagi hangat saat ini.

Yang menariknya, branding produk yang bertajuk "Natur Skin Care" ini berubah 180 derajat dari yang kita kenal sebelumnya. Packaging 'serius' dengan color image hitam khas Natur Hair Care berubah jadi packaging gemes ala jaman now dengan color image putih.

Oh iya, ternyata Natur Skin Care sudah ada dari tahun 2019 akhir, lho. Cukup lama juga ya?



Produk Natur Skin Care sendiri setahuku, CMIIW, baru ada dua yaitu sleeping mask dan face serum. Kali ini aku mau coba Natur Skin Care Sleeping Mask Aloe. Sejak kemunculannya, sleeping mask ini sering banget diomongin di sosial media dan akupun jadi penasaran juga.

Sleeping mask Natur ini punya 3 varian, yaitu Aloe Vera seperti yang mau aku review sekarang, Cica (Centella Asiatica), dan Pome (Pomegranate/Delima). Masing-masing diformulasikan khusus untuk menangani masalah kulit tertentu.

Baca Juga: Review Natur Hair Care Aloevera Series

Oh iya, cerita dikit, aku lagi maleeeeessss banget skincare-an sekarang inituh. Ada kali udah sebulanan aku nggak skincare-an karena pagi sibuk ngurus anak-anak sama suami, siang sampe sore kerja WFH, sore ke malem ngurus anak-anak lagi... pokoknya lagi hectic abis deh.
Kalau udah malem bawaannya pengen langsung tidur aja dan serasa udah nggak ada tenaga lagi buat skincare-an. Yah, namanya baru jadi ibu anak dua, working mom pula. Belum ketemu aja sebenernya ritmenya yang pas, hehehe. Anggep aja aku juga lagi detox skincare ala-ala.

Karena males itu, selama nyobain Natur Sleeping Mask Aloe ini aku nggak barengin sama skincare apa-apa lagi. Paling cuma pake facial wash & toner dikit-dikit kalo nggak mager ngambil tonernya. Moisturizer pun aku nggak pake, jadi langsung pake sleeping mask, terus tidur.

So, berikut adalah review aku menggunakan Natur Sleeping Mask Aloe, selama setiap hari dalam waktu satu minggu. Apakah perubahannya bisa kelihatan banget?

Review Natur Sleeping Mask Aloe


Packaging



  
 





Key point yang paling menarik untuk dibahas dari Natur Sleeping Mask Aloe ini adalah packagingnya yang gemes. As i mentioned before, 'transformasi' packaging Natur ini perlu diapresiasi karena dia sudah mencoba untuk menjawab demand sesuai hype yang ada saat ini.

Natur Sleeping Mask Aloe hadir dalam kemasan box berbentuk balok yang unik, disertai dengan ilustrasi yang apik juga. Ada tagline "Happy Hello Good Morning Skin" dengan font Amatic di bagian sisi kiri yang panjang, dan di kedua sisi yang pendeknya terdapat ilustrasi matahari dan bulan yang merepresentasikan produk ini dipakai di malam hari untuk hasil yang bisa dilihat di pagi hari.



Ketika ditutup ada ilustrasi perempuan yang sedang tidur, pakai sleeping mask Natur tentunya, dan ketika dibuka, si cewek tadi bangun dengan wajah yang berkilauan, lebih cerah, glowing. Unik ya?
Suka deh kemasan dengan effort yang 'lebih' kayak gini, jadi seakan-akan si packagingnya punya 'cerita' tersendiri tentang produknya.

Oh iya, kotaknya ini juga bisa digunakan untuk menyimpan barang lain juga lho, misalnya brush atau accessories. Multifungsi deh pokoknya.

Oke, untuk product information dan komposisi atau ingredient list ada di bagian dasar atau belakang kotaknya, ya.

 

soothing gel aloe tanpa sticker

Lanjut untuk packagingnya sendiri kayaknya Natur Sleeping Mask ini sudah pernah mengalami perubahan packaging, karena yang aku lihat di website resminya packagingnya beda. Bisa kalian lihat di atas.

Di packaging yang baru ini ditampilkan elemen-elemen yang ada di box, serta product information dan ingredients di bagian belakangnya. Expiration date juga tercantum di bagian belakang ini, ya.

Ingredients



Natur Skin Care Sleeping Mask Aloe Ingredient List - Aqua, Aloe Barbadensis Extract, Glycerin, Phenoxyethanol, Carbomer, Imidazolidinyl Urea, Hydroxyethylcellulose, Sodium Hyaluronate, Fragrance, Niacinamide, Potassium Hydroxie, Allantoin, Panthenol, Tetrasodium EDTA, Sodium PCA.

Menurut Skincarisma Ingredient Analyzer, Natur Sleeping Mask Aloe ini cocok untuk semua jenis kulit, dan paling cocok untuk kulit kering. Niacinamide yang terkandung di dalamnya bisa membantu mencerahkan kulit dan berfungsi sebagai anti aging. Ada Sodium Hyaluronate juga yang bisa membantu memudarkan bekas luka atau jerawat.

Dilihat dari ingredientsnya sebenernya nggak ada bahan aktif yang berpotensi jadi pemicu iritasi. Sebagian besar kandungannya juga punya EWG rating yang cukup tinggi. Natur Sleeping Mask Aloe ini juga termasuk produk dengan minimal ingredients serta bebas alkohol dan paraben.

Natur mengklaim produknya ini bisa mempertahankan kelembaban sepanjang malam, membantu menghaluskan permukaan kulit, menyejukkan kulit, sekaligus menutrisi. Karena terbuat dari bahan-bahan alami, Natur Sleeping Mask Aloe bisa dipakai setiap hari.

Baca Juga: Review Natur Shampoo & Hair Mask Ginseng

Texture & Fragrance




Bisa dilihat dari foto di atas, tekstur Natur Sleeping Mask Aloe ini berupa gel dengan konsistensi yang cukup ringan. Pokoknya mirip dengan soothing gel aloe vera biasa. Nggak berwarna juga karena memang nggak mengandung artificial coloring.

Untuk wanginya, memang masih mengandung fragrance, tapi wanginya nggak yang terlalu kuat dan bikin pusing. Menurut aku cukup moderate dan hilang setelah beberapa menit pemakaian, nggak yang lingering lama gitu. Kalau dideskripsiin wanginya ya ala-ala produk aloe gitu deh, gak jauh beda notesnya.


Bagaimana Hasil Penggunaan Natur Sleeping Mask Aloe?




Kita bahas first impressionnya dulu ya, jadi memang Natur Sleeping Mask Aloe ini ringan, jadi bisa dipakai setiap hari dan gak bikin purging, breakout, atau over moisturizing.

Sepengalaman aku menggunakan Natur Sleeping Mask Aloe ini gelnya tuh cepet banget meresapnya, beda sama sleeping mask lain yang cenderung lama karena memang buat pemakaian overnight, kan.
Terus kerasa banget ada cooling effectnya, apalagi aku tidur pakai kipas angin jadi berasa bener semriwingnya dah.

Bangun-bangun pas belum dibilas tuh, kerasa di muka ada layer tipis produknya. Kalau nggak cepet-cepet dibilas atau cuci muka di pagi hari, dalam bahasa sundanya tuh bikin muka 'hinyai' atau kusem dan kelihatan berminyak gitu.

Baca Juga: Review Natur Hair Tonic & Hair Oil


Untuk efek melembabkannya aku bisa bilang oke, nggak terlalu kering tapi nggak terlalu lembab juga. Sedangkan untuk efek mencerahkan kulitnya setelah seminggu pake aku masih belum lihat hasilnya.

Overall, untuk melembabkan aja Natur Sleeping Mask Aloe ini oke, apalagi malam harinya aku nggak pake moisturizer lagi sebelum pakai sleeping masknya. Efek glowing dan brighteningnya, aku nggak rasain atau lihat perbedaan yang signifikan di kulit aku.

So, aku bisa simpulkan kalau kalian butuh extra moisture dan nutrition, Natur Sleeping Mask Aloe ini bisa jadi pilihan. Melihat dari packaging 'ekstra' dan harganya yang cukup terjangkau, produk ini worth it untuk dicoba.

Kalian bisa beli Natur Sleeping Mask Aloe di Official Store Natur di Shopee, ya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produknya bisa cek di IG @backtonatur & @naturbeautyid

Get to know more about Natur Hair Care
Website
Instagram
Facebook Fanpage

Score: 7/10
Where to buy? Natur Official Shopee
Price: Rp63.000




This is a sponsored post.  Natur sends me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter






Salah satu resolusi aku untuk tahun ini sebenernya pengen hidup lebih sehat, mulai dari ngurangin jajan manis-manis dan konsumsi makanan yang sehat. Tapi gimana dong boba memang menggoda, hahaha.

Untungnya aku kenalan sama Lemonilo, salah satu brand karya anak bangsa yang menyediakan produk-produk makanan sehat dengan harga yang terjangkau. Telat banget emang aku baru nyobain mi goreng Lemonilo yang fenomenal itu di tahun 2020 dong! Tapi better late than never lah, ya.

CEO & Co-Founders Lemonilo


MC event kali ini kak Dave Hendrik

By the way, kemarin (28/7) aku ikutan Online Press Conference Lemonilo bareng 100 blogger lainnya dari seluruh Indonesia. Wah, seru banget deh. Apalagi aku udah lamaaa banget nggak ngevent. Sebelum pandemi kan aku lahiran dan emang udah commit gak mau event-event dulu karena masih ngurusin bayi. Eh taunya pandemi dan semakin mendekam di rumah. Yah tapi aku kan introvert jadi gapapa lah ga keluar rumah juga happy-happy aja, lol.

Emang agak kagok gitu karena biasanya aku presscon sebagai media (sekarang aku jadi jurnalis di salah satu media parenting online) terus udah lama nggak nulis event report buat blog. Jadi kadang suka susah on-off switch blogger dan jurnalisnya.

Lemonilo, Enak, Sehat, dan Praktis!





Menurut CEOnya Lemonilo, Ronald Wijaya, Lemonilo memang dibuat khusus untuk masyarakat Indonesia yang pengen hidup lebih sehat tapi dananya terbatas sehingga produk-produknya diberi harga terjangkau. You know me so well deh, Lemonilo!

Kita bahas sedikit soal produknya, ya? Aku sendiri sebenernya sudah nyobain cukup banyak dari Lemonilo karena sempat kerjasama di Instagram beberapa waktu yang lalu. Produk best sellernya Lemonilo adalah mi instan dengan 3 varian rasa, yaitu mie goreng, mie kuah rasa ayam bawang, dan mie kuah rasa kari.


View this post on Instagram

#ResolusiSehatku tahun 2020 ini adalah ngurangin makan junk food dan mulai makan makanan yang lebih sehat. Apalagi aku lagi menyusui, makanya butuh asupan nutrisi yang baik dan tentunya bergizi. Makanya aku happy banget waktu dikirimin satu paket makanan dari @lemonilo! . Ada mi instannya yang fenomenal itu, Chilita Cabe Bubuk Rasa Original, Cold Brew Coffee, dan produk terbaru Lemonilo yang mau launching akhir bulan nanti yaitu Chimi Keripik Ubi 🍠 yang terbuat dari Ubi Madu dan Ubi Ungu! . Semua produk Lemonilo terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi dari petani lokal, serta bebas MSG dan bahan pengawet. Yuk ngemil sehat bebas rasa bersalah bareng-bareng Lemonilo! . #GaringGurihSehat #PatroliMicin #vsco #clozetteid #cleanflatlay #healthyfood #healthylifestyle
A post shared by Annisa Pertiwi | BLOGGER💄 (@akpertiwi) on Jan 20, 2020 at 11:54pm PST

Favorit aku sih yang kari soalnya rasa karinya tuh 'lekoh' banget, apalagi kalo dimakan bareng kerupuk udang beeeeuhhhhh nendang!

Bukan cuma enak, Lemonilo juga dibuat tanpa bahan-bahan 'tambahan' seperti pengawet, pewarna, penyedap rasa, perisa buatan, dan lain sebagainya. Kalau diperhatiin kan mie goreng Lemonilo warnanya ijo tuh, nah warna hijaunya itu berasal dari sayur.

Selain mie yang jadi andalannya, Lemonilo juga punya banyak produk lainnya seperti bumbu dapur, like blackpepper, garlic powder, dan kaldu bubuk. Oh iya, aku juga suka tuh bumbu nasi gorengnya Lemonilo, pokoknya satu rumah aku suka, kalau kita masak nasgor Lemonilo pasti ga ada sisa deh!

anak gue favoritnya chimi jagung bakar~


Terus ada produk cemilan juga kayak ini, Chimi Keripik Ubi yang terbuat dari ubi ungu dan ubi madu. Emang beneran literally ubi lho gengs soalnya kerasa banget rasa manis khas ubi madunya. Ada dua rasa yang jagung bakar sama yang pedes, anakku suka yang jagung bakar.

Nggak cuma itu, ada juga Cold Brew Coffee andalanku nih. Aku emang bukan coffee snob sih, malah punya maag juga jadi gak bisa minum kopi. Tapi kopinya Lemonilo ini kayaknya low acidity jadi aman banget buat lambung aku. Biasanya aku minum dicampur susu full cream lagi, bukan ala americano gitu jadinya gak bikin maag kambuh.


The Baldys, Brand Ambassador Barunya Lemonilo


The Baldys!


Okeee, jadi presscon Lemonilo kali ini memperkenalkan brand ambassador barunya yaitu The Baldys.

Pas banget kemaren aku baru nulis dikit soal keluarga ini di kerjaan kantor, hehehe. Jadi buat yang belum tahu, The Baldys ini adalah keluarganya Nola AB Three atau Be3 ya sekarang, yang terdiri dari ibu Nola, bapak Baldy, dan ketiga anaknya yaitu Naura, Neona, dan Bevan.

Sebagai keluarga yang aktif menjalani healthy lifestyle, kompak, dan harmonis, memang nggak salah lagi kalau Lemonilo memilih The Baldys untuk jadi Brand Ambassadornya.



The Baldys sendiri memang konsumen produknya Lemonilo sejak sebelum jadi BA. Nola juga cerita bahwa anak-anaknya memang sangat dibatasi makan makanan kemasan sejak dini. Dari MPASI pun ia sudah masak makanan untuk anak-anaknya sendiri.

Sekarang udah pada besar-besar kan ya, otomatis aktivitasnya bertambah banyak dan butuh asupan nutrisi yang oke untuk menjalani hari-harinya. Nah, Lemonilo jadi solusi praktis dan sehat bagi keluarga The Baldys.

Kayak tagline di iklannya, enak, praktis, sehat. "Abang pilih enak atau sehat? Dua duanya~" udah nempel nih di kupingku karena tiap hari liat iklannya di tv kabel di rumah, hehehe.

Anyways, jadi menurut Shinta Nurfauzia, Co-Founder Lemonilo, The Baldys akan berkolaborasi dengan Lemonilo untuk membuat gaya hidup sehat bisa diakses oleh siapa saja dan menjadikan hidup sehat sebagai sesuatu yang normal.

So, apakah kalian juga kepengen memulai gaya hidup sehat, dari mengonsumsi makanan tinggi nutrisi dan sehat, seperti aku? Lemonilo bakal jadi pilihan yang paling pas untuk kamu. Gak perlu jauh-jauh, kalian udah bisa nemuin mie gorengnya di minimarket. Terus kalau penasaran sama produk lainnya bisa main-main (pleus jajan cantik) di webstorenya Lemonilo, ya!

Trims Lemonilo sudah undang-undang akpertiwi.com ke Pressconnya. See you on the next event~

Get to know more about Lemonilo
Website/Webstore
Instagram
Facebook Fanpage
Twitter
Youtube Channel


Instagram | Facebook | Twitter


Selain stretchmark, masalah utama kulit yang aku hadapi setelah melahirkan adalah selulit dan kulit-kulit yang menggelambir gak jelas. Karena masih ngASI, jadinya aku gak bisa diet. Lagian juga berat badan aku sebenernya nggak berat-berat amat, tapi jeleknya tuh kalau nambah dikit aja berat badannya larinya ke paha sama ke perut.



Beberapa minggu yang lalu, aku dapat kesempatan dari Clozette Indonesia untuk nyobain salah satu produk bodycare dari Clinelle Indonesia yaitu Hot Body Cream. Kebetulan aku juga sudah beberapa kali kerjasama sama Clinelle dan puas sama produk-produk skincarenya yang memang bekerja sesuai dengan klaimnya.

Baca juga: Review Clinelle Age Revive Skincare Complete Set


Jadi Clinelle Hot Body Cream ini berfungsi sebagai pembakar lemak gitu. Aku sendiri belum pernah coba produk sejenis gini, so aku excited banget buat nyobain.

Dari klaimnya sendiri, Clinelle Hot Body Cream ini bisa membantu mengencangkan kulit di area lengan, paha, dan perut dengan kandungan PheoSlim G. Selain itu Brown Algae Extractnya bisa membantu menyamarkan selulit, sekaligus mencerahkan & melembabkan kulit dengan 3M3 Whiteris G & ekstrak Apricot.

Setelah pakai kurang lebih selama dua minggu di bagian paha & perut, berikut adalah review aku mengenai Clinelle Hot Body Cream.

Review Clinelle Hot Body Cream


Packaging


Perbandingan ukuran kemasan Clinelle Hot Body Cream 170ml dan 80ml


Clinelle Hot Body Cream tersedia dalam dua jenis kemasan, yaitu kemasan 170ml dan 80ml. Personally aku lebih suka yang 80ml karena gak sebulky yang besar dan gampang dibawa-bawa, misalnya kamu mau bawa ke gym untuk dipakai sebelum workout oke banget deh, bisa diselipin di tas,

 
 

Untuk yang 170ml ada boxnya dan kalian bisa lihat detailnya di foto di atas. Kalau yang 80ml cuma disegel menggunakan plastik aja. Di bagian belakang ada product information seputar cara pemakaian dan product knowledge.

 

Di box packaging yang 170ml di bagian sampingnya ada ingredient list, kalau yang kecil nggak ada. Terus di yang besar ada cara pemakaian lebih lengkap. Tapi kalau produknya dikeluarin dari box sama persis kok beda ukuran aja.





Di bagian ujung tubenya ada semacam roller ball untuk massage selama pengaplikasian krim. Berikut adalah cara pemakaian Clinelle Hot Body Cream




  1. Buka tutup plastiknya
  2. Putar bagian ujung tubenya sampai ke tanda ON (lebih jelasnya bisa lihat gambar, ya)
  3. Pencet tube untuk mengeluarkan krimnya
  4. Massage dengan gerakan memutar sembari meratakan cream di kulit. Disarankan massagenya selama 5 menitan atau sampai creamnya terserap.

Roller ball-nya terbuat dari stainless steel yang bisa memaksimalkan pemakaian creamnya sendiri. Saat dimassage itu suhu kulit jadi meningkatkan jadi creamnya bisa terserap dengan lebih optimal.
Karena udah include sama roller ball-nya ini pemakaiannya jadi praktis banget dan travel friendly.

Hasil lebih maksimal lagi bisa kamu dapetin dengan cara langsung workout setelah selesai pakai cream ini, jadi inside and outside gitu, lho. Clinelle Hot Body Cream ini juga bisa dipakai di malam hari & pagi hari.

Baca Juga: Review Clinelle Whiten Up Series


Ingredients




Berikut adalah ingredient listnya Clinelle Hot Body Cream yang aku ambil dari website Clinelle Indonesia.

Clinelle Hot Body Cream Ingredient List - Aqua (Water), Caprylic/Capric Triglyceride, Propylene Glycol, Glycerin, Phenoxyethanol, Acrylamide/Sodium Acryloyldimethyltaurate Copolymer, Parfum*, Isohexadecane, Vanillyl Butyl Ether, Carbomer, Triethanolamine, Polysorbate 80, Phyllacantha Fibrosa Extract, Sorbitan Oleate, Sphacelaria Scoparia Extract, Hydrolzyed Algae Extract. *Parfum is from natural sources.

Berdasarkan Skincarisma Ingredient Analyzer, Clinelle Hot Body Cream ini mengandung Sphacelaria Scoparia Extract atau Brown Algae Extract yang berfungsi sebagai emmolient (pelembab) dan antibacterial. Brown Algae yang dipakai di Clinelle Hot Body Cream ini adalah Eco-Certified Organic Brown Algae

Selain melembabkan, Brown Algae Extract bisa menjaga kelembaban, detoksifikasi dan peningkatan elastisitas kulit. Asam amino yang terkandung di dalamnya dapat membantu pembentukan jaringan baru, dikutip dari Vinevera Cosmetic.

Oh iya, Clinelle Hot Body Cream juga bebas paraben dan alkohol jadi aman juga untuk kulit sensitif.

Texture & Fragrance




Bisa dilihat di foto di atas teksturnya berupa cream yang menurut aku nggak terlalu ringan dan nggak terlalu thick juga. Warnanya putih susu dan agak susah juga diblend kalau cuma pakai tangan, kalau pakai roller ball-nya gampang banget meratakannya. Nggak begitu lengket juga setelah pengaplikasiannya dan nggak gampang menyerap juga, kira-kira sekitar 10 menitan baru bener-bener nyerep.

Wanginya sendiri aku deskripsiin ada sedikit sweet & fruity notesnya mirip wangi bubblegum. Not really my cup of tea sih, sebenernya.
Sillagenya masih termasuk moderate ya menuru aku, nggak terlalu bikin pusing juga karena wanginya agak mellow.

Bagaimana hasil penggunaan Clinelle Hot Body Cream?




Aku ngomong soal aftermathnya dulu ya, jadi awalnya aku berekspektasi rasa panas dari Clinelle Hot Body Cream ini bakalan mirip-mirip obat gosok atau minyak angin gitu, tapi ternyata salah sih. Jadi rasa panasnya tuh kaya di dalem kulit lho, bukan di permukaannya kayak kalau kita pakai balsem.

Aku sempet hitung-hitung juga rasa panasnya bertahan sekitar 10 sampai 15 menitan tergantung banyaknya krim yang dioles. Dari skala 1 sampai 10 menurut aku rasa panasnya ada di nomer 8 untuk 5 menit pertama dan perlahan turun.

Nah, sayangnya setelah beberapa kali coba Clinelle Hot Body Cream ini, aku ngerasa agak gatel di bagian kulit yang sudah diaplikasikan produk ini, tepat setelah rasa panasnya hilang. Nggak tau kulit aku yang emang sensitif atau aftermathnya gitu, sih. Atau mungkin aku yang pakainya kebanyakan? Hahaha.

Baca Juga: Happy Skin Happy Face With Clinelle Indonesia


Hasilnya Clinelle Hot Body Cream gimana? Menurut aku dia works banget untuk ngencengin kulit. Aku sih ngerasainnya gelambir-gelambir di kulit cukup berkurang, dan rasanya kulit kenceng. Padahal aku pakainya kebanyakan gak workout setelahnya dan kalaupun workout paling cuma jalan santai 30 menit sampai 1 jam yang nggak intense banget gitu.



Untuk selulit masih belum keliatan banget perbedaannya (dan nggak mungkin juga aku post foto before afternya kan aurat, ukhti). Oh iya, untuk postpartum ini tuh oke banget dicombine sama stretch mark cream supaya perut tambah mulus dan rata. Pokoknya ibu-ibu yang baru lahiran harus banget nyobain Clinelle Hot Body Cream ini, hehehe. Soalnya lumayan banget bisa bantu ngencengin badan (plus olahraga juga ya) tanpa mesti diet-dietan.

Overall, aku puas dengan hasil penggunaan Clinelle Hot Body Cream. Kulit paha & perut aku terlihat lebih kencang, plus penggunaannya juga praktis dan efisien banget.
Clinelle Hot Body Cream juga sudah tersedia di Guardian dan official Shopee-nya Clinelle.

Kalian bisa pakai kode voucher CLINCLZTT untuk diskon tambahan 10% setiap pembelian package Clinelle Hot Body Cream 80ml dengan minimum pembelian Rp 150.000.- dan maksimal diskon Rp 100.000.- sampai Jumat, 31 Juli 2020.

Get to know more about Clinelle Indonesia
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Youtube Channel

Score: 8/10
Where to Buy: Official Shopee Clinelle
Price:
170ml - Rp231.200
80ml - Rp135.150


This is a sponsored post. Clinelle Indonesia & Clozette Indonesia send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter


Sebagai seorang ibu yang anaknya sekarang udah dua, aku jadi kepengen lebih banyak belajar soal nutrisi untuk perkembangan anak. Nah, beberapa hari ke belakang ini aku sempet ikutan Webinar Tanggap Alergi di Masa Pandemi untuk Generasi Maju.

Aku dapet banyak banget ilmu dan informasi yang bermanfaat soal alergi anak, khususnya alergi susu sapi. Anakku sendiri emang nggak alergi susu sapi, tapi ada beberapa saudara yang anaknya alergi susu sapi dan informasi yang aku dapetin ini bisa berguna.

Tentunya aku juga mau share di blogku supaya makin banyak yang bisa cepat tanggap akan alergi ini. Mudah-mudahan bermanfaat, ya!

Alergi Anak - Sistem Imun yang Lebih Sensitif

Di masa pandemi ini, anak-anak jadi salah satu kelompok usia yang rentan, terutama anak dengan kondisi kesehatan yang berisiko tinggi seperti anak dengan alergi.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), ternyata kasus anak yang positif terinfeksi COVID-19 di Indonesia termasuk yang tertinggi dibandingkan negara ASEAN lainnya, lho! Nah lho, gimana nggak parno?

Alergi bisa disebabkan dari dua faktor. Yaitu faktor genetik dimana alergi tersebut diturunkan dari orangtuanya, lalu faktor lingkungan, misalnya anak sering terpapar polusi, asap rokok, dan yang lainnya.

Faktanya, 30% hingga 40% penduduk dunia memiliki alergi terhadap alergen tertentu. Terus, ada 550 juta orang di dunia yang punya alergi makanan.

Menurut Prof. DR. Budi Setiabudiawan, dr., SpA(k), M.Kes, Konsultan Alergi dan Imunologi Anak, alergi susu sapi merupakan salah satu jenis alergi yang paling banyak dialami oleh anak.
Berdasarkan data dari Klinik Anak RS Ciptomangunkusumo, sebanyak 23,8% pasien anak mengalami alergi susu sapi.

Anak yang punya alergi itu sistem daya tahan tubuhnya unik dan lebih sensitif dibandingkan anak lain. Nah, dalam kasus alergi susu sapi, terjadi respon sistem imun yang tidak normal pada protein susu sapi (whey dan kasein).

Padahal susu merupakan salah satu sumber nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang anak. Makanya, orangtua perlu mengenali sejak dini reaksi alergi susu sapi pada anak dan memberikan solusi yang tepat.

Kenali Gejala Alergi Susu Sapi Pada Anak


Seperti apa gejala alergi susu sapi? Biasanya akan timbul ruam-ruam merah di kulit tak lama setelah mengonsumsi susu sapi. Selain itu, akan ada gejala yang timbul pada sistem pernafasan, contohnya si kecil batuk-batuk atau bersin berulang kali.

Gejala alergi juga bisa muncul pada sistem pencernaan, anak bisa diare atau sakit perut setelah minum susu sapi.

Perlu diketahui juga kalau dampak dari alergi itu sendiri banyak, lho. Makanya kita harus cepat tanggap kalau udah mulai muncul gejala reaksi alergi ini.

Nggak cuma berpengaruh pada gangguan tumbuh kembang anak aja, ada risiko penyakit degeneratif seperti obesitas, hipertensi, dan sakit jantung juga. Terus psikologis orangtua & si kecil bisa terdampak karena alergi ini.

Maka dari itu, perhatikan baik-baik reaksi si kecil setiap habis mengonsumsi sesuatu. Ini bisa dimulai dari masa MPASI, ya!

Tapi tenang aja, alergi susu sapi ini biasanya berangsur pulih dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia, kok! Kemungkinan alergi susu sapi ini sembuh pada umur 5 tahun mencapai 97%.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Anak Mengalami Alergi Susu Sapi?


Pertama selain cepat tanggap kenali reaksi alerginya, hal selanjutnya adalah konsultasikan gejala yang diamati tersebut.

Konsultasi disini bisa langsung mengunjungi dokter atau menghubungi secara online supaya nantinya si kecil bisa dapat penanganan yang tepat.

Oh iya, sesuai rekomendasi IDAI, kalau anak alergi susu sapi akan diberikan dua cara untuk kendalikan alergi tersebut. Pertama, anak bakal diberikan obat-obatan sesuai indikasi.

Kedua, biasanya akan dihimbau untuk menghindari protein susu sapi dan produk-produknya. Kalau misalnya anak masih ASI, ibu yang harus pantang konsumsi protein susu sapi dan juga produk lainnya seperti keju atau yogurt.

Kalau anak sudah agak besar, susunya bisa diganti dengan susu formula kedelai, formula asam amino, atau formula terhidrolisis ekstensif.
Solusi paling gampang sih ya, susu kedelai dong.

Pernah denger nggak sih kalau ada mitos yang bilang anak laki-laki gak boleh banyak-banyak minum susu kedelai, nanti jadi 'kecewek-cewek'-an?

Ternyata itu mitos doang, lho.

Susu formula dari kacang kedelai yang dijual di pasaran tuh udah melewati semacam proses sehingga proteinnya bisa dikonsumsi dengan aman oleh anak. Menurut penelitian juga tidak ada efek negatif dari formula soya terhadap fungsi reproduksi dan sistem imun anak. Jadi nggak perlu khawatir lagi dong ya, kasih susu soya untuk anak laki-laki.

Oh iya, buibu bisa juga intip-intip http://www.generasimaju.co.id/alergianak dulu nih...

Lewat acara Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju, mendukung supaya para ibu-ibu Indonesia bisa jadi #BundaTanggapAlergi 

Digital Marketing Manager SGM Eksplor Advance+ Soya, Mediana Herwijayanti, mengungkapkan di Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju ini para orangtua bisa mengakses konten-konten digital yang sudah dipersiapkan sebaik mungkin, berisi edukasi nutrisi serta cara mengatasi dan mengendalikan faktor penyebab alergi susu sapi.

Konten ini bisa diakses dengan mudah lewat Instagram @soya_generasimaju dan Facebook Page Soya untuk Generasi Maju. Emang ada konten apa aja sih?

Para orangtua bisa interaksi langsung dengan ahli atau dokter melalui sesi Expert Chat yang bekerja sama dengan beberapa publishers seputar nutrisi dan penanganan anak alergi susu sapi. Selain itu juga ada kelas Zumba Tanggap Alergi dengan gerakan olahraga ringan supaya orangtua dan si kecil tetap aktif dan sehat.

Nggak cuma itu, ada juga banyak inspirasi kreasi resep sehat berbahan dasar SGM Eksplor Advance+ Soya dari para celebrity chef dan tips-tips lainnya agar anak yang alergi susu sapi bisa tetap sehat dan nyaman beraktivitas di rumah selama masa pandemi ini. Komplit banget, ya?

Anggi Morika Septie, Senior Brand Manager SGM Eksplor Advance+ Soya juga menambahkan bahwa rangkaian program edukasi di Pekan Tanggap Alergi Generasi Maju ini mengajak para Bunda untuk jaga kesehatan si kecil dengan Tanggap Alergi melalui gerakan 3K.

3K apaan sih? Yup, seperti yang sudah aku highlight di atas, gerakan 3K adalah Kenali gejala, Konsultasikan ke dokter, dan Kendalikan faktor penyebab alergi susu sapi dengan alternatif nutrisi yang tepat supaya si kecil bisa tetap tumbuh dan berkembang dengan optimal.

Bisa dicek juga di website yang sudah aku sebutkan di atas, ada Cek Resiko Alergi pada Anak dengan kuisioner sederhana yang hasilnya bisa langsung diterima via email dan konsultasi langsung kepada dokter soal alergi anak.

Enak ya, jaman sekarang semua bisa serba online. Kebetulan anakku yang sulung juga punya alergi yang memang turun dari ayahnya, yaitu alergi dingin. Dulu sih ketahuannya waktu baru lahir, sekitar umur 2 hari dia tuh bersin-bersin sama hidungnya meler seharian.

Kebetulan pas jadwal kontrol ke rumah sakit kan buat vaksin, jadi aku sekalian tanya, ternyata memang alergi dingin. Untung aja aku cepat tanggap alergi anakku jadi langsung tahu pencegahannya harus seperti apa.


Supaya informasinya lebih mudah tersampaikan, semuanya sudah aku rangkum dalam infografis di atas, ya! Mudah-mudahan dengan edukasi dari Pekan Tanggap Generasi Maju ini, dilengkapi dengan gizi seimbang, anak-anak dengan alergi susu sapi bisa tetap sehat dan optimal tumbuh kembangnya, menjadi Anak Generasi Maju.

Kalau kalian sendiri punya alergi, nggak? Atau alerginya turun ke anak? Share juga ya di kolom komentar di bawah!



Instagram | Facebook | Twitter





Memasuki usia di atas 25 tahun, skincare anti aging sudah masuk di dalam skincare routine aku. Karena masih cari-cari ingredients yang pas untuk kulit aku yang sudah mulai muncul smile lines dan fine lines, aku masih ganti-ganti sampe nemu ingredients yang cocok.

Sebelumnya aku sempet browsing dan coba-coba beberapa produk anti aging, Peptide jadi pilihan aku buat key ingredients. Nah, kebetulan banget beberapa waktu yang lalu SNP (Shining Nature Purity) Cosmetics menawarkan aku untuk cobain produk best sellernya yaitu SNP Prep Peptaronic Serum. Serumnya ini tuh sampai sold out di beberapa online platform saking lagi hitsnya. Sekarang udah restock lagi, lho!



Jadi sebenernya seri SNP Peptaronic ini terdiri dari beberapa produk, yaitu Toner, Serum, Cream, dan Tone Up Cream. Nama Peptaronic sendiri adalah singkatan dari Peptide dan Hyaluronic. Pas banget karena kulit aku yang memang normal to dry ini dari dulu cocok banget sama Hyaluronic Acid.
Langsung aku review aja ya untuk SNP Prep Peptaronic Serum ini!

Review SNP Prep Peptaronic Serum


Packaging


 
 

Pertama kita bahas packagingnya dulu ya, SNP Prep Peptaronic Serum ini dikemas dalam box dengan perpaduan warna pink dan putih. Ingredient list ada di bagian sisi kiri kotaknya, sementara di bagian belakang ada semacam product information yang ditulis dalam bahasa Korea. Tapi karena SNP ini sudah resmi masuk ke Indonesia diimpor oleh PT. Orion Beauty International, ada sticker dengan product information ditulis dalam bahasa Indonesia di belakangnya.

Product information yang ditulis dalam bahasa Indonesia ini meliputi kegunaan, cara pemakaian, dan sedikit keterangan mengenai importirnya di Indonesia. Produk ini juga sudah ada BPOMnya ya, gengs!

 

Kemudian kita buka kotaknya, tampaklah product packagingnya yang berupa botol plastik bening dengan tutup warna putih. Disini kita bisa lihat warna produknya tuh pink bening gitu. Expiration datenya bisa dicek di bagian dasar botolnya.

Cuma sayang aku gak nemu PAO (Period After Opening) baik di botol atau di dusnya. Menurut informasi yang aku dapatkan, PAOnya ternyata 6 bulan saja ya gengs.



Menurut aku tipe kemasannya unik sih, karena biasanya kan kalau serum bentuknya botol kecil pake pipet gitu, terus isinya nggak begitu banyak. Paling banter 50ml. Nah, serum ini isinya sampe 220ml, lho.

Ingredients SNP Prep Peptaronic Serum


SNP Prep Peptaronic Serum Ingredient List – Water, Dipropylene Glycol, Glycerin, Niacinamide, 1,2-Hexanediol, Betaine, Carbomer, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Arginine, Caprylyl Glycol, Hydroxyethylcellulose, Honey Extract, Centella Asiatica Extract, Hydroxyacetophenone, Xanthan Gum, Adenosine, Butylene Glycol, Fragrance, Disodium EDTA, Pentylene Glycol, Gardenia Florida Fruit Extract, Polyglyceryl-10 Laurate, Sodium Laurate, Maltodextrin, Sodium Hyaluronate, Sodium Hyaluronate Crosspolymer, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Hyaluronic Acid, Ethylhexylglycerin, hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Hexapeptide-9, Hydrolyzed Sodium Hyaluronate, Hexapeptide-9, Palmitoyl Pentapeptide-4, Palmitoyl Tripeptide-1, Tripeptide-1, Hexapeptide-11, Copper Tripeptide-1

Menurut Skincarisma Ingredient Analyzer, SNP Prep Peptaronic Serum ini cocok buat dry skin. Ya, diliat dari key ingredientsnya yaitu Peptide dan Hyaluronic Acid aja udah ketahuan dong ya. Yang menariknya, SNP Prep Peptaronic Serum ini mengandung 5 jenis Hyaluronic Acid yang bisa meningkatkan kelembapan kulit secara intensif tanpa rasa lengket dan 6 jenis Peptide yang dapat meningkatkan elastisitas kulit serta menyegarkannya.

Selain itu, SNP Prep Peptaronic Serum juga mengandung Niacinamide yang bisa mencerahkan kulit dan Adenosine yang juga berfungsi sebagai anti aging. Gak ketinggalan ingredients yang lagi hits (emang sekarang masih hits ya?) Centella Asiatica. Nggak cuma cucok buat kulit berjerawat dan berminyak, Centella Asiatica juga baik sebagai hydrating ingredients.

SNP Prep Peptaronic Serum ini tuh fungsi utamanya menghidrasi kulit dan menutrisi kulit. Uniknya, karena kuantitasnya yang banyak, serum ini bisa dipakai untuk seluruh bagian tubuh lho. Jadi kalau kamu punya kulit kering yang sampe ke tangan-tangan sama kaki, bisa banget pake serum ini. Oh iya, saat pakai di wajah, jangan lupa juga aplikasikan ke leher kamu supaya bagian leher juga terhidrasi dengan baik.

Texture & Fragrance




Kalian bisa lihat dari foto di atas, konsistensinya cukup kental dan teksturnya menyerupai gel, tapi more on the watery side. Sesuai dengan klaimnya sih, setelah diaplikasikan nggak begitu lengket, malah rasanya seger banget di kulit kayak habis pake essence yang ringan.

Fragrancenya menurut aku nggak begitu kenceng, dan masuk kategori soapy yang agak mild.

Nah, cara pemakaiannya gampang banget, cukup ambil secukupnya di tangan terus pijat di kulit wajah sampai merata. Kalau aku biasanya aku tambah pake Rose Quartz Roller supaya lebih adem dan tightening kulit wajah juga.


Bagaimana hasil pemakaian SNP Prep Peptaronic Serum?




Kebetulan di sini aku cuma pakai SNP Prep Peptaronic Serum aja dan nggak pake seluruh rangkaiannya. Aku campur juga pemakaiannya sama beberapa skincare yang mengandung AHA untuk ekzfoliasi dan SNP Prep Peptaronic Serum di skincare routine aku ini berperan sebagai hydrating dan soothing buat kulit aku.

Pertama aku suka banget ada sedikit cooling sensationnya beberapa detik setelah dipakai, rasanya kulit seger banget apalagi abis pake AHA yang rasanya agak cekit-cekit gitu kan. Gak lengket juga, jadi kalau aku pake cream yang agak heavy sesudahnya juga rasanya kulit aku gak ‘berat’. Kesimpulannya buat aku, SNP Prep Peptaronic Serum ini cocok buat layering skincare.



Overall, SNP Prep Peptaronic Serum ini oke buat bikin kulit lembab dan setelah pake selama 2 minggu ini kulit aku terasa lebih plump. Sayang aku ga lihat perubahan apa-apa buat fine lines dan smile lines, sepertinya masih harus ditambah lagi periode pemakaiannya.

Sejujurnya aku lebih penasaran gimana hasilnya kalau pake sepaket langsung karena SNP Prep Peptaronic Serum ini cucok banget buat dry skin tanpa rasa lengket, sesuai dengan kriteria skincare idaman aku, hahaha.

Oh iya, aku lupa mention kalau SNP Prep Peptaronic Serum ini harganya terjangkau banget lho, gengs. Jadi harganya tuh cuma RP160.000 aja buat semua produk yang ada di line Prep Peptaronic ini. Affordable banget kan? Cucok deh pokoknya buat sobat dry skin yang agak-agak tight budget kayak aku.
SNP Prep Peptaronic Serum ini bisa kamu beli di official store SNP di Shopee. Tersedia juga di Sociolla dan e-commerce lainnya.

Get to know more about SNP Cosmetics
Website
Instagram
Facebook Fanpage
Youtube Channel

Score: 9/10
Where to buy? SNP Official Shopee
Price: IDR 160.000





This is a sponsored post. SNP Cosmetics Indonesia send me the product to test and review and what i wrote is my honest review based on my personal experience

Instagram | Facebook | Twitter




Newer Posts Older Posts Home

ABOUT ME

A beauty enthusiast, copywriter, fanfiction author, and journalist who started blogging since 2016 to share about her beauty journey & passion. Hit me up on akpertiwi@gmail.com!

FOLLOW ME!

Followers

Pageviews

Member Of

Blogger PerempuanImage and video hosting by TinyPic
Komunitas Beauty Blogger & Vlogger

JBB INSIDER

JBB521338-1200-NANO-BLOGGER-BANDUNG

PUREMATES NPURE

ALTHEA ANGELS

Annisa Pertiwi is
Althea Angels
Althea Korea's Beauty Ambassador

Categories

beauty 378 review 225 lifestyle 126 event report 27 health 22 unboxing 16 beauty talks 12 personal 11 fashion 8 food 8 tutorial 8 clinic experience 7 make up tools 3 spa experience 3 tips 3 diet 2 haul 2

Blog Archive

  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January (1)
      • Haircare 1-2-3 Step untuk Rambut Rontok dan Rusak ...
  • ►  2025 (3)
    • ►  November (1)
    • ►  September (1)
    • ►  May (1)
  • ►  2024 (16)
    • ►  December (1)
    • ►  November (1)
    • ►  October (2)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (2)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (2)
    • ►  January (4)
  • ►  2023 (27)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (2)
    • ►  June (2)
    • ►  May (2)
    • ►  April (4)
    • ►  March (4)
    • ►  February (3)
    • ►  January (2)
  • ►  2022 (40)
    • ►  December (2)
    • ►  November (2)
    • ►  October (2)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (1)
    • ►  June (5)
    • ►  May (6)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2021 (46)
    • ►  December (5)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  September (2)
    • ►  August (6)
    • ►  June (7)
    • ►  May (1)
    • ►  April (7)
    • ►  March (2)
    • ►  February (2)
    • ►  January (5)
  • ►  2020 (37)
    • ►  December (5)
    • ►  November (3)
    • ►  October (5)
    • ►  September (3)
    • ►  August (3)
    • ►  July (3)
    • ►  June (1)
    • ►  May (1)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (4)
  • ►  2019 (65)
    • ►  December (8)
    • ►  November (5)
    • ►  October (3)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (7)
    • ►  June (4)
    • ►  May (3)
    • ►  April (2)
    • ►  March (8)
    • ►  February (5)
    • ►  January (3)
  • ►  2018 (91)
    • ►  December (9)
    • ►  November (6)
    • ►  October (5)
    • ►  September (13)
    • ►  August (2)
    • ►  July (6)
    • ►  June (9)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (11)
    • ►  February (4)
    • ►  January (9)
  • ►  2017 (84)
    • ►  December (8)
    • ►  November (4)
    • ►  October (8)
    • ►  September (11)
    • ►  August (6)
    • ►  July (5)
    • ►  June (7)
    • ►  May (9)
    • ►  April (8)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (8)
  • ►  2016 (31)
    • ►  December (4)
    • ►  November (4)
    • ►  October (6)
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
    • ►  July (1)
    • ►  June (3)
    • ►  May (4)
  • ►  2015 (6)
    • ►  June (2)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)

POPULAR POSTS

  • [REVIEW] Wardah Scentsation Eau de Toilette & Body Mist - Joyful
  • [REVIEW] Nivea Sensational Body Lotion - Vanilla & Almond Oil
  • [REVIEW] Take Me Back to The Sea - Tropical Bali Skincare Sun Kissed Shower Gel and Lotion & Coconut Dry Hair Oil
  • [SPA EXPERIENCE] Nadhira Rumah Lulur MTC Bandung
  • [REVIEW] VEET HAIR REMOVAL CREAM: #RAHASIAMULUS UNTUK TAMPIL CANTIK BEBAS BULU!

akpertiwi

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates